Indonesia meets Google Places and Facebook Places
Losari Beach Hotel, Kota Makassar
Selasa, 29 Agustus 2017 00:51:04
photo: losari beach hotel / google street view
Losari Beach Hotel merupakan hotel ke-dua di lingkungan Losari Hotel Group, setelah Losari Beach Inn. Kinerja hotel bintang 3 ini terbilang oke, karena terbukti bisa menggandakan pendapatannya dalam jangka waktu singkat. Pada 2008, nilai penjualan 65 kamar hotel yang lokasinya dekat dengan Pantai Losari, Makassar, ini tercatat sebesar Rp 2,48 miliar. Pada 2010, penjualannya sudah berlipat dua menjadi Rp 4,71 miliar. Penyumbang terbesar penjualan, pada 2010, adalah kamar Standard yang mencapai Rp 1,44 miliar dan kamar Deluxe Seaview yang tercatat sebesar Rp 1,63 milliar.

Nilai penjualan yang berlipat dua itu tentu bagus mengingat Losari Beach Hotel terbilang sudah berumur. Hadir sejak 1 Juli 1992, hotel ini merupakan hotel milik Arwan Tjahjadi, pengusaha berdarah Tionghoa yang belakangan dikenal pula sebagai politikus karena dua kali menjadi anggota DPRD Kota Makassar: 1999-2004 dan 2004-2009. Sekarang, menyebut usaha perhotelannya sebagai Losari Hotel Group, Anwar Tjahjadi sudah punya 9 hotel di Makassar, Jakarta, dan Bali. Termasuk di antaranya Losari Blok M dan Losari Blok M2 di Jakarta Selatan.

Ketika pertama kali hadir, Losari Beach Hotel hanya berstatus bintang 2 dan hanya punya 37 kamar. Setelah punya Kareba Music Cafe, sebagai syarat hotel bintang 3, hotel ini akhirnya bisa menyandang status hotel bintang 3 mulai 27 Maret 2000. Pada 2008 hotel 5 lantai di kompleks ruko ini diperluas dengan membeli ruko di sebelahnya, dan menambah jumlah kamar menjadi 65 kamar (atau resminya 66 kamar). Jumlah kamarnya belum bertambah lagi hingga sekarang. Adapun fasilitas penunjangnya masih tetap sama. Untuk layanan kuliner, tersedia Samalona Coffee Shop dan Terrace 24. Untuk konvensi, hanya tersedia satu ruang pertemuan berkapasitas 80 orang: Tanaberu Room.

Soal kamar Standard dan kamar Deluxe Seaview yang bisa menciptakan penjualan lebih banyak, hal itu bisa terjadi karena jumlah kamarnya memang lebih banyak. 65 kamar yang ada di Losari Beach Hotel dipilah menjadi beberapa kelas: Mini Standard (6 kamar, total penjualan 2010 Rp 287 juta), Standard (24 kamar, Rp 1,44 miliar), Superior Bayview (12 kamar, Rp 923,5 juta), Deluxe Seaview (19 kamar, Rp 1,63 miliar), dan Suite (4 kamar, Rp 431,3 juta). Adapun pendapatan penjualan usaha restoran pada 2010 mencapai Rp 495 juta dan usaha Tabaneru Room sebesar Rp 207,7 juta. Penjualan Tanaberu Room ini hampir 3 kali lipat dari tahun 2008 yang hanya Rp 78.68 juta.

Tak cuma penjualan satuan usaha yang meningkat, laba usaha hotel secara keseluruhan juga meningkat pada periode 2018-2010. Pada 2008, labanya tercatat Rp 396, 30 juta. Pada 2009 labanya naik sedikit, Rp 24,73 juta, menjadi Rp 421 juta. Tapi pada 2010 melonjak drastis sebesar Rp 481,66 juta menjadi Rp 902,71 juta. Tentang mengapa terjadi lonjakan itu, menurut skripsi tentang Losari Beach Hotel yang dibuat Nelly Wiharjo di Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin (2011), karena pada 2008 dan 2009 hotel menjalani renovasi.
Losari Beach Hotel
Jl. Penghibur No. 10
Kelurahan Bulogading
Kecamatan Makassar
Kota Makassar
Sulawesi Selatan

Tel: 0411-3626062, 3636363
Fax: 0411-3613978

Website: www.losarihotels.com