Indonesia meets Google Places and Facebook Places
Pangkalan TNI-AU Iswahjudi, Kabupaten Magetan
Jumat, 19 Mei 2017 18:37:16
photo: lanud iswahjudi / google street view
Presiden Jokowi melantik Marsekal Madya Hadi Tjahjanto menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), sekaligus menaikkan pangkatnya menjadi Marsekal, bintang 4, pada 18 Januari 2017. Selanjutnya, orang nomor satu di TNI-AU ini melakukan perjalanan keliling ke berbagai pangkalan udara utama, termasuk ke Lanud Iswahjudi. Di pangkalan militer yang berada di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ini ada 'tugas' spesial yang diemban Marsekal Hadi Tjahjanto: ngadem-ngademin para pilot jet tempur F-5 Tiger yang sudah setahun menganggur karena pesawatnya dipensiunkan.

Jet tempur F-5 Tiger, senjata perang Skadron 14 Lanud Iswahjudi, yang semula 15 pesawat dan akhirnya tersisa 10, resmi di-grounded atau dipensiunkan sejak Juni 2016. Apesnya, kepensiunan jet buatan Amerika itu tak langsung disertai dengan kehadiran jet tempur pengganti. Walhasil, para pilot F-5 kemungkinan bakal nganggur hingga 4 tahun medatang. Nasib mereka tidak sebagus rekan mereka yang satu lanud: Skadron 15. Skadron yang terakhir ini, pada Maret 2015 juga memensiunkan jet tempur dan jet latih buatan Inggris: Hawk MK-53. Tapi enaknya, saat itu sudah hadir penggantinya: 15 jet tempur ringan dan jet latih advance Golden Eagle T50i buatan Korea Selatan.

Lantas, bagaimana Hadi Tjahjanto, yang pernah jadi Danlanud Adi Sumarmo (Solo) dan Danlanud Abdurrachman Saleh (Malang), ngadem-ngademin para pilot F-5 ketika bertandang ke Lanud Iswahjudi pada 3 Maret 2017? Marsekal kelahiran Malang ini meminta agar para pilot Skadron 14 bersabar. Pengadaan pesawat pengganti butuh waktu. ''Pesan pesawat itu tidak bisa hitungan satu atau dua tahun. Tapi pembuatannya bisa mencapai empat tahun,'' kata Hadi. Ia pun lantas berjanji bahwa pesawat pengganti F-5 Tiger yang akan hadir adalah pesawat yang lebih canggih. Dan sambil menunggu kedatangannya, ia minta para pilot untuk terus mempelajari segala pengetahuan tentang pesawat pengganti, serta bahasa negara asal sang pesawat.

Pesawat apa yang jadi bakal pengganti? Saat di Lanud Iswahjudi, Pak KSAU tak mau menyebutkan namanya. Tapi siapapun tahu, sudah sejak dua terakhir Indonesia ngebet untuk membeli jet tempur Sukhoi SU-35 dari Rusia. Dari semula hendak membeli 16, Indonesa akhirnya hanya sanggup membeli 8. Idealnya, satu skuadron terdiri dari 12-24 jet tempur. Meski sudah menurunkan angka pembelian, sampai sekarang kesepatakan jual-beli tak kunjung diteken. Tapi, Januari lalu, saat baru dilantik jadi KSAU, Hadi Tjahjanto bilang kalau pembelian itu harus dilanjutkan, karena sudah terlanjur masuk Renstra II (2015-2019) dan Renstra III (2020-2024) Kementerian Pertahanan. Yang juga berlanjut, para para perwira, bintara, dan tamtama di Lanud Iswahjudi terus sibuk kursus bahasa Rusia.

Jual-beli Sukhoi Su-35 berjalan alot, antara lain, karena Rusia enggan menjadikan alih teknologi sebagai bagian dari kontrak penjualan. Hal ini berbeda dengan Amerika, yang berkenan berbagi teknologi jet tempur F-16 Fihgting Falcon, yang sekarang jadi senjata perang skadron utama Lanud Iswahyudi: Skadron 3. Tapi Indonesia tidak beli. Amerika menghibahkan 24 pesawat F16 bekas. ''Meski hibah, bukan gratis. Biaya rekondisi sehingga kembali seperti baru, dibayari Pemerintah Indonesia,'' jelas Kepala Penerangan dan Perpusatakaan (Pentak) Lanud Iswahjudi Letkol TNI AU Luluk Herlina.

Amerika tidak mengirim 24 pesawat tempur bekasnya secara sekaligus ke Indonesia. 20 Maret 2017 lalu, setelah terbang selama 38 jam dari Lanud Restone, Huntsville, Alabama, dengan 3 kali berhenti, 2 jet F16 kembali datang dan mendarat di Lanud Iswahjudi. Semula, dalam pengiriman ke-5 ini, dari total 6 kali pengiriman, yang akan tiba sebanyak 4 pesawat. Sayangnya, yang 2 rusak dan harus diperbaiki di Lanud Andersen, Guam, dan akan menyusul dua hari kemudian. Adapun pengiriman pertama, 3 pesawat, berlangsung 25 Juli 2014.

Sekarang, dengan kehadiran 4 pesawat terakhir, berarti sudah 18 jet tempur F16 - Fighting Falcon yang tiba di Indonesia. Sebagian besar di tempatkan di Skadron 3 Lanud Iswahjudi, dan sebagian lagi di Skadron 16 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru. Untuk menerbangkannya, Lanud Iswahjudi pada 23 Februari 2017 baru saja 'mewisuda' pilot F-16 yang ke-14.

Adapun untuk urusan pemeliharaan pesawat, sebagai bagian dari alih teknologi, dipercayakan kepada Skadron Teknik 042 Lanud Iswahjudi. Skadron ini pula yang memperbaiki F-16 yang pada 17 Maret 2017 lalu, tergelincir dan terbalik di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru. Sedangkan untuk urusan persenjatannya, sebagian sudah memakai buatan PT Pindad, antara lain Rocket FFAR 2,75 dan bom klasik MK 82. Untuk smart-bomb-nya, kata Komandan Skadron 3 Letkol Penerbang Anjar Legowo, masih pakai buatan luar.
Pangkalan TNI-AU Iswahjudi
Jl. Raya Magetan-Madiun Km 1
Kecamatan Maospati
Kabupaten Magetan
Jawa Timur

Website: www.lanud-iswahjudi.mil.id