Satu Indonesia, Berjuta-juta Places-nya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Indomobil Group, Wisma Indomobil, MT Haryono

Selasa, 26 April 2016 21:28:29
photo: che/indoplaces

Ford hengkang dari Indonesia. Harley-Davidson juga. Chevrolet pun tak lagi dibikin di Bekasi. Singkat kata, merek-merek kendaraan non-Jepang terpuruk di awal 2016. Bagaimana dengan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk, alias Indomobil Group, yang notabene banyak memegang merek mobil non-Jepang: Volvo, Audi, VW, dan Renault? Kata Presiden Komisaris Indomobil Soebronto Laras, ya setali-tiga-uang. Hanya saja, karena perusahaannya merupakan group of companies, semua merek bisa saling mendukung. ''Kami saling support. Yang ini subsidi yang itu, karena kami group,'' bilang sosok yang sejak dulu, apapun jabatannya, identik dengan Indomobil.

Selain identik dengan Soebronto Laras, Indomobil juga identik dengan Suzuki: mobil maupun motor. Atau, karena memang sudah terlalu mendarah-daging, Soebronto Laras juga identik dengan Suzuki. Kelekatan 'tiga hal' itu memang tak bisa dipungkiri. Maklum, Soebronto Laras lah yang pada 1975 mulai mengasuh dan membesarkan Suzuki. Sukses dengan Suzuki, pada 1976 PT Indomobil Investment Corporation, nama lama sang perusahaan, mengambil alih ke-ATPM-an (sekarang APM, agen pemegang merek) VW dan Audi dari Kostrad, dan ATPM Nissan dari Pepabri. Pada 1981, giliran Mazda dan Hino masuk Indomobil. Setahun kemudian, Indomobil menjadi bagian dari Salim Group, jadi semakin berkibar, dan akhirnya go public menjadi PT Indomobil Sukses Internasional Tbk pada 1997.

Krismon merayapi Indonesia pada 1998, Salim Group tersuruk. Untuk membereskan masalah Bank BCA, Indomobil harus dilepas. Tapi sekarang, atau tepatnya sejak Mei 2013, Indomobil sudah kembali ke pangkuan Salim Group. Kepemilikan ulangnya itu dilakukan via Gallant Venture Ltd, perusahaan investasi Singapura yang mayoritas sahamnya dimiliki Salim Group.

Bagaimana kinerja Suzuki dan Indomobil sekarang? Masih berada di belakang. Sepanjang 2015, Suzuki hanya bisa menjual 122.348 unit mobil, atau turun 23,76 persen dari angka 160.490 unit pada 2014. Walhasil, Suzuki menempati posisi ke-empat setelah Toyota (321.344 unit), Daihatsu (166.567 unit), dan Honda (166.258 unit).

Per Februari 2016, posisi Suzuki digeser oleh Mitsubishi. Data penjualan otomotif Februari menunjukkan: Toyota berada di urutan pertama karena sukses menjual 25.539 mobil, disusul Honda (18.500 mobil), Daihatsu (14.764 mobil), Mitsubishi (10.678 mobil), Suzuki (9.275 mobil), dan --satu lagi anggota keluarga Indomobil lainnya-- Nissan (1.783 mobil).

Peringkat bulanan itu tentu akan berubah dari bulan-ke-bulan. Penjualan Indomobil dengan Suzuki dan Nissan-nya mungkin masih akan membaik. Gaikindo sendiri yakin pasar mobil 2016 akan lebih baik dari tahun lalu: menjadi 1.050.000 unit atau naik sedikit dari angka tahun sebelumnya yang 1.013.291 unit. Namun kedua angka target ini masih kalah jauh dari angka penjualan mobil pada 2014 yang mencapai 1,2 juta unit.

Peta & Citra Satelit

Wisma Indomobil

PT Indomobil Sukses Internasional Tbk
Wisma Indomobil I
Jl. MT Haryono Kav. 8
Jakarta Timur - 13330
Jakarta

Tel: 021-8564850, 8564860, 8564870

Website: www.indomobil.com


Mobil:
Suzuki - www.suzuki.co.id
Nissan - www.indomobilnissan.com
VolksWagen - www.vw.co.id
Renault - www.renault.co.id
Audi - www.audi.co.id
Volvo - www.volvoindonesia.com
Volvo Truck - www.indotruck-utama.co.id
Hino - www.Hino.co.id

Pembiayaan:
PT Indomobil Finance Indonesia - www.indomobilfinance.com
PT Hino Finance Indonesia - www.hinofinance.co.id
PT Nissan Financial Service Indonesia - www.nissan.co.id
PT Swadharma Indotama Finance - www.ptsif.com

Jasa:
Indorent - www.indorent.co.id
PT Indomobil Multi Jasa Tbk - www.indomobilmultijasa.com