Indonesia meets Google Places and Facebook Places Home | Places | Hotel | Berita
Indoplaces.com
Asbisindo Cemplung.com
Menara Saidah
Senin, 07 Maret 2011, 09:24:36
photo: jobojero/indoplaces
Ketika Ineke Koesherawati menikah pada awal April 2004, nama Menara Saidah pun ikut dibawa-bawa. Soalnya, Menara Saidah ini dikabarkan milik mertuanya. Meski begitu, pada kesempatan lain, sang suami --Fahmi Darmawansyah-- selalu bilang kalau dia hanya keponakan. Benar atau tidak, terserahlah. Yang jelas, ketika keduanya menikah, KSAD Jenderal TNI Endriartono Sutarto menjadi saksi dari pihak mempelai laki-laki.

Berlantai 27, Menara Saidah terbilang unik. Arsitekturnya bergaya Romawi, tapi namanya 'Islami'. Dia juga unik karena menjadi gedung tertinggi di kawasan Jalan MT Haryono. Lokasinya di 'bukit' kawasan cawang, dengan rel kereta api Bogor-Manggarai berada di samping bawahnya. Kereta biasanya melambat di sini karena biasanya akan berhenti di seberang utara sana: Stasiun Cawang, Kebon Baru, Tebet.

Meski sekarang sepi, gedung milik Merial Group (PT Merial Esa, PT Merial Medika, Dewa.com, dll) ini sempat laris dan jadi perkantoran favorit. Tak hanya disewa sebagai perkantoran perusahaan swasta, ketika baru berdiri pun Kementerian Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia pun pernah berkantor di lantai 18 Menara Saidah. Sekarang kementerian ini sudah berganti nama jadi Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) dan pindah kantor ke Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat.


Menara Saidah
Jalan Letjen MT Haryono Kav. 29-30
Jakarta Selatan 12770
 Hotel di Jakarta Selatan
Harris Hotel - Tebet
Manhattan Hotel
Kartika Chandra
Hotel Maharani
Hotel Cipta 2
 Berita Jakarta Selatan
Foke: Buka Minimarket Baru di Jakarta Tetap Dilarang!
Alumni ESQ Resmikan Menara 165
Manajemen RIM Jadi Tersangka Insiden Pacific Place
Gedung Baru Nan Eksklusif Buat Densus 88
Proyek Mal Kuningan City Habiskan Dana Rp 3,5 Triliun
  © 2010-2014 IndoPlaces.com  |  Redaksi - Panduan
Web Services : Bengkel Web - Registrasi Domain - Web Hosting

Powered by eNdonesia 8.5