Satu Indonesia, Berjuta-juta Places-nya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Puri Denpasar Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan

Selasa, 10 Maret 2015 14:33:10
photo: jobojero/indoplaces

Berada di kawasan yang di zaman Orde Baru dulu dikenal sebagai kompleks menteri dan diplomat, hotel butik berbintang empat ini tidak neko-neko dalam membuat slogan. Cukuplah berbunyi: A Touch of Bali in Jakarta. Ke-Bali-an hotel Puri Denpasar hadir tidak hanya lewat nama, tapi juga via eksterior dan interiornya. Kalau kemudian nama sang hotel mencomot kata Denpasar, itu mungkin karena lokasinya berada di Jalan Denpasar Selatan, Kuningan, Jakarta Selatan.

Hadir sejak 2009, Hotel Puri Denpasar yang berada di belakang Jalan Gatot Subroto dan Tol Cawang Grogol ini punya 71 kamar dan suite. Kamar-kamarnya dipilah ke dalam kelas Superior, Deluxe, Premier, Executive Suite, dan Presiden Suite. Hotel ini juga punya 27 ruang rapat dan banquet. Sebagai pelengkap, tersedia restoran dan kafe Padi, bar dan lounge, karaoke, kolam renang, gym, dan spa.

Tertarik menginap di sini? Atau ingin membeli hotelnya sekalian? Kalau mau, harga jualnya tak sampai satu triliun kok. Entah serius entah tidak, ada beberapa iklan jual hotel ini di beberapa website. Ada yang menawarkan seharga Rp 150 miliar, ada juga yang mematok harga dua kali lipatnya: Rp 310 miliar. Rasanya, harga seperti itu terbilang super murah untuk properti di kawasan Kuningan.

Peta & Citra Satelit

Hotel Puri Denpasar

Puri Denpasar Hotel
Jl. Denpasar Selatan No.1
Kecamatan Kuningan
Jakarta Selatan - 12950
DKI Jakarta

Tel: 021-5275542, 70723211

Website: www.puridenpasar.com

Padi Restaurant & Cafe

Berada di bagian kiri depan hotel, atau termasuk lobi kiri, Padi Restauran & Cafe buka 24 jam saban harinya. Selain menyediakan masakan Indonesia, restoran di Puri Denpasar Hotel ini juga menyodorka menu Asia dan Eropa, termasuk juga pizz, pasta, dan sandwich.

Pemilik hotel Puri Denpasar adalah Teuku Andwar Djohansyah. Beberapa tahun silam, ketika Dr Ir H Mustafa Abubakar MSi --mantan penjabat Gubernur Aceh pasca Tsunami-- terpilih sebagai Menteri BUMN periode 2009 - 2014, pengusaha Tionghoa bergelar Teuku ini pernah menggelar syukuran di restoran Padi. Acara itu juga dihadiri pengusaha H Ibrahim Risjad --almarhum bos Indocement-- dan tokoh Aceh HT Safli Didoh. Anwar Djohansyah sendiri sudah lama dikenal dekat dengan pejabat negeri ini sejak Orde Baru, terutama lewat perusahaan propertinya: PT Sasana Kwarta Putra.

'Ke-aceh-an' hotel Puri Denpasar juga terasa pada November 2014 lalu, ketika Teuku Anwar Djohansyah kembali menjadikan hotelnya sebagai tuan rumah pertemuan masyarakat Aceh di Jakarta. Tepatnya, pertemuan antara anggota DPR/DPD RI asal Aceh, Menteri Kabinet asal Aceh, Gubernur Aceh, serta tokoh masyarakat Aceh. Kali ini, petinggi negara yang hadir, selain Gubenur Aceh Zaini Abdullah, adalah Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan. Mustafa Abubakar yang sudah disebut tadi --dan yang juga mantan Dirut Bulog--juga hadir dengan statusnya sekarang sebagai penasehat Taman Iskandar Muda (TIM).