Satu Indonesia, Berjuta-juta Places-nya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Gedung Bulog

Jumat, 11 Februari 2011 18:09:26
photo: jobojero/indoplaces

Di zaman Orba dulu, kemana pun kita pergi, ke pelosok desa mana pun, rasanya pasti kita akan berjumpa dengan yang namanya gudang Bulog. Sekarang? Masih ada juga, walau banyak yang rusak dan tak terpakai. Meski begitu, kalau kita datang ke website Bulog, dengan bangga Bulog memamerkan mempunyai: 26 divre, 101 subdivre, 20 kanlog, dan 463 gudang.

Bulog dianggap sebagai lembaga penting, atau perusahaan penting, di Indonesia. Hal ini tak lepas dari fungsinya untuk menjaga ketersediaan, distribusi, dan stabilisasi harga bahan pangan pokok. Sekarang ini, hanya beras yang diurusnya. Di waktu sebelumnya, komoditi bisnisnya pernah melar amat luas: gula pasir (1971), terigu (1971), daging (1974), jagung (1978), kedelai (1977), kacang tanah (1979), kacang hijau (1979).

Di era Soeharto, Bulog menjadi salah satu lembaga pemerintah non-departemen. Baru pada 20 Januari 2003 LPND Bulog berubah jadi perusahaan umum (Perum). Dan kini Bulog tengah berupaya untuk menjadi persero (PT) seperti BUMN bagus lainnya.

Peta & Citra Satelit

Perum Bulog

Kantor Pusat Perum BULOG
Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav 49
Jakarta Selatan

Tel: 021-5252209
Fax: 021-5256482

Website: www.bulog.go.id