Satu Indonesia, Berjuta-juta Places-nya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Aston Kupang Hotel & Convention Center, Kota Kupang

Kamis, 03 Agustus 2017 16:46:16
photo: aston kupang hotel / google street view

Pabrik Semen Kupang mulai berproduksi lagi pada 1 Agustus 2011. Martin Fanggidae, lewat CV Kupang Bangun Persada, menjadi distributor tunggal Semen Kupang untuk wilayah Kota Kupang. Sembari mengurus bisnis semen, ia pun mengembangkan proyek yang mengkonsumsi amat banyak semen: Aston Kupang Hotel & Convention Center. Hotel 18 lantai dan berbintang 4 ini dibangun lewat perusahaan yang ia jadi presiden direkturnya: PT Sinar Global Investama. Sedangkan lahan sang hotel, 3.235 meter persegi, tercatat dimiliki Marcel Fanggidae, yang menjabat sebagai komisaris perusahaan.

Kesibukan membangun Aston Kupang Hotel & Convention Center terlihat sejak 3 September 2010. Hari Itu adalah hari saat Marselina Nahak, Lurah Kelapa Lima , yang wilayahnya jadi lokasi pembangunan hotel, menggelar sosialiasi UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup) sang hotel. Marselina Nahak bilang kalau hotel itu akan dibangun setinggi 14 lantai dan bakal punya 155 kamar. Lurah ini mengaku senang wilayahnya makin ramai ditumbuhi hotel. Beberapa hari sebelumnya, ia pun baru saja mensosialisasikan UKL-UPL On The Rock Hotel yang ada di seberang jalan.

Saat proyek pembangunan sudah berjalan, para wakil rakyat Kota Kupang sempat mempersoakan ada-tidaknya IMB Aston Kupang Hotel pada September 2011. Mereka bersuara karena ketiadaan IMB itu diungkap Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kota Kupang Thomas Balukh. Disebutkan bahwa ada 2 hotel yang dibangun tanpa IMB; Aston Kupang Hotel dan Imperium Hotel. Khusus hotel yang terakhir, tak diketahui apakah akhirnya eksis atau tidak. Pemilik hotel sendiri belakangan mengungkap kalau hotelnya sudah memiliki IMB yang diteken Walikota Kupang pada 19 April 2011. Adanya IMB ini diketahui dari keputusan Mahkamah Agung 3 Maret 2014, yang memenangkan Marcel Fanggidae dan PT Sinar Global Investama dalam kasus sengketa kepemilikan lahan seluas 3.235 meter persegi yang jadi lokasi Aston Kupang Hotel.

Meski tanah hotel sedang disengketakan di pengadilan, pembangunan Aston Kupang Hotel jalan terus. Pada 7 Juni 2013, Archipelago International, perusahaan pemegang merek Aston dan yang bakal jadi pengelola, bersama PT Sinar Global Investama, menggelar topping-off Aston Kupang Hotel. Berbeda dari yang pernah dibilang Lurah Kelapa Lima, Archipelago International bilang kalau hotel terbesar di Kupang itu, dan hotel bintang 4 pertama di provinsi Nusa Tenggara Timur, punya 179 kamar.

Hampir setahun setelah topping-off, Aston Kupang Hotel akhirnya bisa menggelar soft opening pada 3 Mei 2014. Walikota Kupang Jonas Salean mendapat kehormatan untuk menggunting pita peresmian, dengan didampingi Martin Fanggidae, presiden direktur PT Sinar Global Investama, yang juga dirut CV Kupang Bangun Persada, disributor Semen Kupang wilayah Kota Kupang. Saat soft opening itu, hotel belum seratus persen mampung. Masih banyak pekerja proyek menyelesaikan aneka bagian hotel. Termasuk 50 orang pekerja yang menginap di mess yang ada di belakang hotel. Di akhir bulan, 28 Mei 2014, mess-nya dilalap api. 11 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mematikan api. Tapi malang: 2 pekerja tewas dan 6 pekerja lainnya mesti dirawat di RSU Kota Kupang. Hotelnya sendiri kabarnya tak terusik api.

Sekarang Aston Kupang Hotel & Convention Center hadir dengan 18 lantai, lebih tinggi 4 lantai dari yang disosialisakan Lurah Kelapa Lima. Lantai teratas, atau lantai 18, dipakai untuk menghadirkan Leet Sky Dining & Lounge, restoran 80 kursi bernuansa terbuka dan full kaca yang nyaman untuk menikmati panorama Teluk Palu dan keramaian kota dari puncak hotel. Selain restoran di atap hotel, Aston Kupang Hotel juga punya Gourmet Restaurant & Balcony: restoran 200 kursi yang ada di samping lobby hotel. Di lantai lobby itu pula ada Lung Hoa Chinese Restaurant yang punya 120 kursi.

Kamar hotelnya, kalau mau menghitung total kamar yang disebutkan di website Aston Hotels International, hanya ada 178 kamar. Rinciannya: 77 kamar Superior berukuran 28 meter persegi; 95 kamar Deluxe berukuran 28 meter persegi; dan 6 Executive Suite berukuran 56 meter persegi yang ada di lantai 16 dan 17. Berbeda dari Suite yang hanya ada di 2 lantai teratas, kamar Deluxe dan Superior tersebar di seluruh lantai.

Untuk keperluan konvensi, Aston Kupang Hotel & Convention Center punya Palacio Ballroom: ballroom tanpa tiang yang luasnya 1.000 meter persegi, dan bisa menampung 1.600 tamu. Ballroom besar di samping lobby ini bisa disekat menjadi 3 ruang pertemuan lebih kecil: Palacio 1 dan 2 yang berukuran 218 meter persegi; dan Palacio 3 berukuran 426 meter persegi. Di lantai 3, juga ada sarana konvensi bernama Regal Meeting Room, yang punya luas 285 meter persegi. Mirip dengan Palacio Ballroom, Regal Meeting Room juga bisa disekat menjadi 5 ruang rapat kecil berukuran 57 meter persegi: Regal Meeting Room 1, 2, 3, 4, dan 5. Di lantai 3 ini pula hadir kolam renang berkedalaman 1,2 meter dan Heartland Health Club & Fitness Center.

Peta & Citra Satelit

Hotel Teluk Kupang

Aston Kupang Hotel & Convention Center
Jl. Timor Raya No.142
Kelurahan Kelapa Lima
Kecamatan Kelapa Lima
Kota Kupang
Nusa Tenggara Timur

Tel: 0380-8586333

Website: www.astonhotelsinternational.com
.