Satu Indonesia, Berjuta Placesnya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Sotis Hotel Kupang, Kota Kupang

Jumat, 12 April 2019 17:03:58
photo: sotis hotel kupang / google sv

Gubernur NTT Viktor Laiskodat pekan lalu ngambek. Gara-gara Hotel Sotis Kupang tak ikut kerja bakti bersih-bersih sampah pantai di Hari Peduli Sampah Nasional, hotel bintang 4 milik anggota DPR-RI Herman Hery ini diancam bakal ditutup. Serius? Mungkin sekedar teguran. Yang pasti, 'hotel asli' NTT ini sejak Desember 2018 lalu sudah jadi perusahaan publik. Tepatnya. saham pemiliknya, PT Satria Mega Kencana Tbk, mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada 10 Desember 2018, dengan kode SOTS. Selain di Kota Kupang, perusahaan ini juga punya Sotis Hotel Blok M, Sotis Villa Canggu, dan Sotis Residence Pejompongan.

Herman Hery, sang pemilik, juga pria asli Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia lahir di Ende, Flores, 26 November 1962. Dikenal sebagai bos Dwi Mukti Group, ia sudah mengabdi di DPR-RI sejak 2004, alias sudah 3 periode, sebagai anggota Komisi III (bidang hukum, hak asasi manusia, dan keamanan), mewakili Partai PDI Perjuangan. Pada perusahaannya yang baru go public, PT Satria Mega Kencana Tbk, ia tak sungkan menampilkan kehadirannya sebagai Komisaris Utama. Hanya saja, di website perusahaannya, ia lebih suka menuliskan namanya dengan nama versi panjang: Herman Herry Adranacus.

PT Satria Mega Kencana Tbk resmi hadir sebagai badan hukum sejak 16 Juni 2004. Beberapa tahun belakangan perusahaan ini melakukan konsolidasi dan membuahkan dua anak perusahaan: PT Tanjung Karoso Permai dan PT Dwimukti Mitra Wisata. Perusahaan pertama boleh dibilang belum beoperasi penuh, tapi diniatkan untuk mengembangkan kawasan pariwisata terpadu di lahan miliknya di Desa Tanjung Karoso, Sumba Barat Daya, NTT. Adapun perusahaan kedua, PT Dwimukti Mitra Wisata, tak lain adalah perusahaan yang membawahi semau hotel yang ada di jaringan Hotel Sotis, lewat label Sotis Hospitality Management.

Kata Sotis pada nama sang hotel konon bermakna kain tenun tangan tradisional, atau kain songket, khas NTT atau Timor. Sebagai nama hotel, kata itu disematkan pada hotel pertama milik Herman Hery yang hadir pada 26 November 2013 di samping Terminal Bus Blok-M, Jakarta Selatan, yakni Sotis Hotel Blok-M. Dua tahun kemudian, 6 Desember 2015, barulah Sotis Hotel Kupang hadir sebagai hotel bintang 4. Menurut Cindy Angelina Adranacus, putri Herman Herry yang ketika itu disebut sebagai Direktur Dwi Mukti Group (sekarang juga mendampingi bapaknya sebagai komisaris di PT Satria Mega Kencana Tbk), Sotis Hotel Kupang yang berlantai 6 itu dibangun dengan cepat, 10 bulan, dan menelan investasi Rp 100 miliar. Sebelum jadi hotel, sejak 2014 di lokasi itu sudah hadir 'Beer & Barrel Beach Club', yang kini disatukan dengan sang hotel.

Saat ini Hotel Sotis Kupang punya 81 kamar, 5 suites, dan 1 penthouse. Penthouse-nya berukuran 200 meter persegi, berlantai tinggi dan bermezanin, serta punya 2 kamar timur. Dilengkapi dengan teras privat menghadap ke pantai seluas 50 meter persegi, Penthouse ini ditawarkan dengan harga Rp 6 juta per malam. Kamar termahalnya adalah Executive Suite yang dipromosikan seharga Rp 2.9 juta per malam. Kelas kamar lainnya adalah Junior King Suite (Rp 1,4 juta), Junior Suite (Rp 1,3 juta), Premiere Twin (Rp 878 ribu), Premiere King (Rp 878 ribu), Deluxe Twin (Rp 788 ribu), Deluxe Queen (Rp 788 ribu), Superior Twin (Rp 688 ribu), dan Superior Queen (Rp 688 ribu). Untuk keperluan konvensi, Sotis Hotel Kupang punya ballroom dan 4 ruang rapat: Lasiana Room, Kolbano Room, Alor Room, dan Kelimutu Room.

Bagaimana dengan ancaman Gubernur Viktor Laiskodat menutup Sotis Hotel Kupang? Pak Gubernur tentu tak akan sembarangan menutup. Ia memerintahkan aparatnya untuk mengecek IMB dan Amdal hotel itu. Apa tanggapan pihak hotel? Herman Hery hanya bilang, ''Silakan saja kalau itu sudah sesuai aturan dan hukum.'' Sedangkan GM Hotel Sotis Kupang Sari Sedu bilang kalau pihaknya tak ikut karena memang tak ada pemberitahuan. Meski begitu, tanpa ada Hari Peduli Sampah Nasional pun, pihaknya sudah menjadikan bersih-bersih pantai sebagai kegiatan rutin setiap hari Sabtu. Hari Peduli Sampah Nasional itu sendiri resminya diperingati setiap tanggal 21 Februari.

Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore, sebagai tuan rumah, mengaku sudah mendengar kabar keberangan Pak Gubernur pada aksi bersih-bersih pantai yang berlangsung 4 Maret 2019 itu. Terutama terkait dugaan pelanggaran garis sepadan pantai publik. Karena itu ia kana segera mengadakan pengecekan kembali IMB dan Amdal Hotel Sotis Kupang.

Peta & Citra Satelit

Hotel di Kupang

Sotis Kupang Hotel
Jl. Timor Raya Km 3
Kelurahan Pasir Panjang
Kecamatan Kota Lama
Kota Kupang
Nusa Tenggara Timur

Tel: 0380-8438000, 8438888
Fax: 0380-8438887

Website: www.sotishotels.com


PT Satria Mega Kencana Tbk
Wisma Dwi Mukti
Jl. Panglima Polim No. 28
Kebayoran Baru
Jakarta Selatan

Tel: 021-72781822, 7399127
Fax: 021-72796653

Website: www.satriamegakencana.com