Satu Indonesia, Berjuta-juta Places-nya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Lumire Hotel & Convention Center, Senen, Jakarta Pusat

Kamis, 03 Agustus 2017 20:37:02
photo: lumire hotel senen / google street view

Hotel berlabel Aston semakin bertebaran. Tapi yang mencopot label Aston juga ada. Hotel 15 lantai di kawasan segitiga Senen ini, yang bertetangga dengan Plaza Atrium, alias Atrium Senen, dulu bernama Aston Atrium Senen Hotel & Convention Center. Setelah 10 tahun berjalan, pemiliknya, PT Segitiga Plaza Hotel, mulai 1 Mei 2009, memutuskan untuk mengelola sendiri hotel bintang 4 miliknya. Nama Lumire Hotel & Convention Center pun disematkan. Sekarang, hotel yang dulu milik Ongko Group ini dikelola perusahaan milik Santini Group: kelompok usaha kepunyaan Sofjan Wanandi.

Lumire Hotel terbilang hotel yang sudah berumur. Hotel yang berada di seberang Pasar Senen ini lahir di era Soeharto dan beroperasi mulai 1 Desember 1993. Ketika itu, sang pemilik menggandeng Dai-Ichi Hotel yang berdarah Jepang sebagai pengelola. Walhasil, saat lahir hotel ini diberi nama Dai-Ichi Hotel Jakarta. Kerjasama dengan Dai-Ichi berakhir pada Juli 1998. Setelah 10 bulan dikelola sendiri, pengelolaanya akhirnya dipercayakan kepada Aston International mulai Mei 1999. Nama hotel pun diubah jadi Aston Atrium Senen Hotel & Convention Center. Kerjasama dengan Aston International, perusahaan manajemen hotel asal Indonesia yang sejak 2013 berganti nama jadi Archipelago International, hanya berlaku selama 10 tahun. Ketika kontraknya habis, PT Segitiga Plaza Hotel tak memperpanjangnya dan memilih untuk melenggang sendiri. Maka, mulai 1 Mei 2009, nama Lumire Hotel & Convention Center pun dipasang di muka hotel.

PT Segitiga Plaza Hotel dulu merupakan salah satu perusahaan di lingkungan Ongko Group (PT Arya Mustika Mulia Abadi), kelompok usaha milik Kaharuddin Ongko. Sosok yang satu ini populer sebagai komisaris Bank Umum Nasional, bank swasta yang tamat di era krismon akhir 1990-an. Kaharudin Ongko sempat disidang karena dituduh menikmati dana BLBI, tapi akhirnya divonis bebas. PT Segitiga Plaza Hotel sendiri, bersama Atrium Senen, sempat dicap sebagai perusahaan yang tidak kooperatif, saat Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) mulai beraksi menagih utang BLBI. Tapi akhirnya ada juga yang berhasil disita. Termasuk yang Februari 2015 lalu dilelang Ditjen Kekayaan Negara: saham PT Arya Mustika Mulia Abadi di PT Segitiga Plaza Hotel senilai Rp 4,6 miliar. Kecil? Maklum, itu cuma 2,82 persen dari total saham.

Lumire Hotel & Convention Center sendiri, entah sejak kapan, sekarang dikelola oleh Luwansa Hotel Group (PT Santini Kelola Persada). Hotel lain yang dikelola Luwansa Hotel Group adalah Luwansa Hotel Palangkaraya, Luwansa Beach Resort (Labuan Bajo, NTT), Villa Ombak Kedungu (Tabanan, Bali), dan JS Luwansa & Convention Center (Kuningan, Jakarta Selatan). Perusahaan manajemen hotel ini merupakan anak perusahaan Santini Group, kelompok usaha milik Sofjan Wanandi, yang dulu dikenal dengan nama Gemala Group. Tak diketahui apakah kepemilikan hotel juga beralih ke Santini Group.

Sebagai hotel, Lumire Hotel hadir setinggi 15 lantai dengan 343 kamar. Kamar Superior dan kamar Deluxe-nya, yang punya luas 37 meter persegi, tersebar di lantai 4 hingga lantai 14. Lantai teratasnya, lantai 15, dipergunakan untuk kamar Executive (38 meter persegi), Suite (74 meter persegi) dan Presidential Suite (187 meter persegi). Di lantai 15 ini pula hadir Executive Lounge yang khusus diperuntukkan bagi para tamu yang menginap di lantai 15.

Peta & Citra Satelit

Hotel Pasar Senen

Lumire Hotel & Convention Center
Jl. Senen Raya No. 135
Kelurahan Senen
Kecamatan Senen
Jakarta Pusat
DKI Jakarta

Tel: 021-3442828

Website: www.lumirehotel.com

Link:
Plaza Atrium - www.plazaatrium.com
Luwansa Hotel Group - www.luwansahotels.com
Santini Group - www.santini-group.com