Indonesia meets Google Places and Facebook Places
Tjahjo Ancam Tolak Pengunduran Diri Kepala Daerah jika Salahi Etika Politik
Kamis, 18 Juni 2015 18:13:52 Clicks: 1610 Send to a friend Print Version
Tribun Jateng -- Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan bahwa pihaknya dapat menolak pengunduran diri kepala daerah menjelang pemilihan kepala daerah serentak. Kemendagri bisa tidak mengizinkan pengunduran diri apalagi jika Dewan Perwakilan Rakyat Daerah menolak pengunduran diri tersebut.

Kendati demikian, Kemendagri mau tak mau harus memberikan persetujuan jika DPRD telah menyetujui pengunduran diri kepala daerah tersebut. Setidaknya sudah tiga kepala/ wakil kepala daerah yang siap mundur dari posisinya semata agar keluarganya bisa maju dalam pilkada tahun ini. Ketiganya adalah Wali Kota Pekalongan Basyir Ahmad, Bupati Ogan Ilir Mawardi Yahya, dan Wakil Wali Kota Sibolga Marudut Situmorang.

Mundurnya para kepala daerah ini dicurigai agar keluarganya bisa maju dalam pemilihan kepala daerah. Mereka harus mundur karena Pasal 1 Angka 6 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota menyebutkan, calon kepala/wakil kepala daerah tidak boleh memiliki konflik kepentingan dengan petahana.

Baca selengkapnya

 
Berita Jawa Tengah lainnya
. Beringin Rumah Dinas Bupati Karangayar Roboh
. Temanggung TV Mengudara Agustus 2017
. Purbalingga akan Kembangkan 6 Desa Wisata
. Mobil Wali Kota Pekalongan Diseruduk Truk di Salatiga
. Ganjar: Ahok Janji Gaji Juara MTQ itu Salah Besar
. Air Asia Tutup Rute Solo-Kuala Lumpur
. Kabupaten Pekalongan Masuk Daftar Daerah Terkumuh
. Omzet Telur Asin Brebes Rp 64 Miliar per Bulan
. JK: Pemerintah Minta Maaf atas Kemacetan Arus Mudik
. Buntut Macet Brexit, Menhub Jonan Didesak Mundur