Indonesia meets Google Places and Facebook Places
Lombok Barat
Lombok Barat Peroleh Penghargaan Pencegahaan Pernikahan Anak
Sabtu, 08 April 2017 07:02:3317 klik
Antara NTB -- Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat menerima Anugerah Pangripta Nusantara 2017 sebagai kabupaten yang mampu mengatasi dan mencegah pernikahan anak di usia dini dengan baik. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH Muhammad Zainul Majdi, pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi NTB tahun 2017, di Mataram, Kamis (6/4).
Tunggak Pajak Rp8 Miliar, The Santosa Hotel Disegel
Sabtu, 10 Desember 2016 18:55:335 klik
Bisnis.com -- Pemerintah Kabupaten Lombok Barat akhirnya menyegel Hotel The Santosa Vilas yang berlokasi di kawasan wisata Senggigi lantaran menunggak pajak sebesar Rp 8 miliar. Penyegelan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid yang berlangsung pada Jumat, 9 Desember 2016.
Jelang Sidang Zaini Arony, Pemkab Lombok Barat Siapkan Data
Selasa, 26 Mei 2015 19:49:21842 klik
Pos Bali -- Kasus yang membelit Bupati Lombok Barat, Dr. H. Zaini Arony, M.Pd., terus bergulir. Rencananya, dalam waktu dekat orang nomor satu di Gumi Patut Patuh Patju itu akan disidangkan di Pengadilan Negeri Denpasar. Terkait rencana sidang itu, Kabag Hukum Pemkab Lombok Barat, Bagus Dwipayana, kepada Pos Bali, Senin (25/5) kemarin, menegaskan bahwa posisi pemkab masih menunggu. Sampai saat ini Pemkab Lombok Barat belum mengetahui apakah nomor perkaranya sudah keluar atau belum. Lagi pula, kata dia, kuasa hukum yang ditunjuk bukan berasal dari Pemkab Lombok Barat. ''Kuasanya bukan kami. Kami hanya mewakili kasus yang sifatnya perdata dan Tata Usaha Negara (TUN). Kalau pidana bukan ranah pemda,'' tegasnya.
Disidangkan di Denpasar, Bupati Lombok Dipindah ke Lapas Kerobokan
Selasa, 12 Mei 2015 15:31:40623 klik
Metro TV -- Kasus dugaan pemerasan Bupati Lombok Barat Zaini Arony masuk tahap penuntutan. Dia akan disidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Bali. Menjelang persidangan, Zaini dipindah dari Rumah Tahanan Guntur, Jakarta, ke Lapas Kerobokan Bali. ''Hari ini perkaranya dilimpahkan ke tahap dua kepenuntutan, sekaligus kepada tersangka dipindahkan selanjutnya dilakukan penahanan di LP Kelas II A Denpasar, Kerobokan,'' kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2015). Priharsa memastikan, Zaini akan diberangkatkan ke Bali pada Selasa ini. Jaksa penuntut umum di KPK juga memperpanjang masa penahanan Zaini. ''Selama 20 hari sejak hari ini sampai 31 Mei 2015,'' jelas dia.
Akbar Tandjung Datangi Gedung KPK Jenguk Bupati Lombok Barat
Kamis, 30 April 2015 12:34:22532 klik
Satu Harapan -- Dewan Pertimbangan Partai Golkar versi Munas Bali Akbar Tandjung pada Kamis (30/4) ini mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjenguk Bupati Lombok Barat. ''Saya datang mau menjenguk ke (rutan) Guntur Bupati Lombok Barat Zaini Arony, kata Akbar saat tiba di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada sekitar pukul 10.WIB. Akbar pun mengaku baru mengetahui mantan Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) ditahan di rutan yang sama. ''Saya baru tahu, jadi sekalian saya mau jenguk juga,'' kata dia sambil memasuki lobi KPK untuk memohon izin menjenguk kedua sosok itu.
Kejagung Tangkap Guru SD yang Peras Kepala Dishub Lombok Barat
Selasa, 28 April 2015 17:03:55595 klik
Tribun News -- Tim intelijen Kejagung berhasil menangkap dua tersangka yang diduga melakukan pemerasan terhadap Kepala Dishub Kab Lombok Barat. ''Mereka membuat surat panggilan pada Kepala Dinas Perhubungan Lombok Barat untuk dipanggil menghadap ke Jampidsus karena ada satu kasus. Tersangka mengaku bisa mengurus perkaranya‎. Kedua tersangka ditangkap di Blok M,'' tegas Kapuspenkum Kejagung, Tony Spontana, Selasa (28/4/2015). ''Kedua tersangka saat ini masih diperiksa. Tersangka S mengaku sebagai seorang guru di Lombok Barat. Sementara rekannya LSP, seorang anggota LSM,'' kata Tony.
KPK Tahan Bupati Lombok Barat
Rabu, 18 Maret 2015 11:04:07487 klik
Republika -- Komisi Pemberantasan Korupsi menahan Bupati Lombok Barat 2009-2019 Zaini Arony sejak Selasa (17/3) malam seusai diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait permohonan izin pengembangan kawasan wisata di Lombok Barat. ''Tersangka ZA (Zaini Arony) ditahan di rumah tahanan Jakarta Timur kelas 1 cabang KPK di Detasemen Polisi Militer (Denpom) Guntur untuk 20 hari ke depan,'' kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi Priharsa Nugraha di Jakarta, Selasa (18/3). Zaini yang keluar dari gedung KPK sekitar pukul 22.00 WIB tampak sudah mengenakan rompi tahanan berwarna oranye. Namun ia enggan berkomentar apapun terkait penahanannya tersebut. Politisi Partai Golkar itu tampak menenteng tas berwarna biru dan langsung masuk ke dalam mobil tahanan. Pengacara Zaini, Setiyono mengaku kliennya kaget dengan penahanan tersebut.
KPK Panggil Bupati Lombok Barat sebagai Tersangka
Selasa, 17 Maret 2015 12:20:34441 klik
Antara -- Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil Bupati Lombok Barat 2009-2019 Zaini Arony sebagai tersangka dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan terkait permohonan izin pengembangan kawasan wisata di Lombok Barat. Perusahaan yang diduga diperas adalah PT Djaja Business Group (DBG) dengan usaha yang berlokasi di Desa Buwun Mas, kecamatan Sekotong, kabupten Lombok Barat. DBG diketahui sedang membangun The Meang Peninsula Resort di Dusun Meang pantai selatan Pulau Lombok, Kabupaten Lombok Barat dengan fasilitas untuk menyelam, berselancar, hotel, wisata budaya dan petualangan alam.
Diperas Zaini Arony, Bos Djaja Business Group Diperiksa KPK
Senin, 02 Februari 2015 12:37:49578 klik
Merdeka -- Penyidik pada Komisi Pemberantasan Korupsi terus mendalami kasus pemerasan disangkakan kepada Bupati Lombok Barat, Zaini Arony. Hari ini, Komisi memeriksa dua saksi yang disebut sebagai pihak diperas oleh politikus Partai Golkar itu. Saksi itu adalah Direktur Utama PT Djaja Business Group, Agus Eka Indrajaya, dan Direktur Teknik PT Djaja Business Group Ir. Gede Mayun Ardana Putra. Gede Mayun bahkan diketahui pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bali dari Partai Karya Peduli Bangsa.
Petugas KPK Tenteng Koper dan Kardus Usai Geledah Kantor Bupati Lombok Barat
Rabu, 14 Januari 2015 14:54:50432 klik
Tribun News -- Petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Bupati Lombok Barat, di Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (14/1/2015). Selain Kantor Bupati, KPK juga menggeledah pendopo Bupati Zaini Aroni. Penggeledahan ini dilakukan menyusul ditetapkannya Bupati Lombok Barat Zaini Aroni sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dalam pengembangan kawasan wisata di Lombok Barat.
‹‹ 1 2 3 ››
Hotel di Lombok Barat
No Hotel
Places di Lombok Barat
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat