Satu Indonesia, Berjuta-juta Places-nya

SBY Tinjau RSS Atambua

Jumat, 11 Februari 2011 07:19:02
1772 klik
Send to a friend   Print Version
Atambua, Presidensby.info -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memilih bermalam di tenda dalam kunjungan ke Markas Komando Batalyon Infanteri 744/Satya Yudha Bhakti, Kabupaten Belu, NTT, karena merasa nyaman.

''Saya bermalam di tenda karena nyaman,'' ujar Presiden, dalam wawancara dengan stasiun televisi SCTV, di halaman Mako Yonif, Jumat (11/2) pagi, sebelum bertolak ke Kupang.

SBY menambahkan, memiliki banyak kenangan yang tidak terlupakan dengan kesatuan ini. Saat berpangkat mayor, SBY pernah menjadi komandan Yonif 744/SYB ini, yang saat itu bermarkas di Dili, ibukota Timor Timur yang kini menjadi negara Timor Leste.

''Banyak yang tidak terlupakan. Tapi yang tak terlupakan ketika menjalankan pertempuran karena harus bertahan dari lawan dan kadang harus kehabisan logistik,'' Presiden mengenang. ''Biasanya satu kali makan dan kemudian tidak makan, itupun kalau ada,'' SBY menambahkan.

Terkait alasan pemilihan jalan darat dari Kupang ke Atambua, SBY menjelaskan karena ingin memastikan laporan Pemda setempat, sekaligus ingin mengenal dan menyapa warga. ''Tadinya saya yakin NTT betul-betul tandus, tidak ada tempat bercocok tanam. Ternyata bervariasi. Ada rumah yang layak dan yang kurang layak,'' Presiden menjelaskan.

Kunjungan ke NTT ini merupakan upaya untuk menindaklanjuti pembahasan yang sudah dilakukan di Jakarta mengenai percepatan pembangunan NTT, pekan lalu. ''Maka bantuan pemerintah akan lebih tepat sasaran,'' kata SBY.

Alasan Presiden memilih kawasan timur Indonesia, meskipun juga ada persoalan di wilayah lain, karena jauh dari jangkauan dan masih banyak yang harus diperbaiki. ''Namun, di kawasan timur masih ada kawasan yang harus dibangun dan tidak seketika, tidak seperti membalik telapak tangan. Ada peran dari semua,'' Presiden menjelaskan.

Usai wawancara, Presiden langsung bertolak ke pelabuhan Atapupu untuk kembali ke Kupang menggunakan KRI Slamet Riyadi. Perjalanan laut ini akan memakan waktu 6-7 jam untuk sampai ke Kupang. Namun, sebelum sampai di pelabuhan, SBY terlebih dahulu meninjau Rumah Contoh Layak Huni tipe 36, yang lokasinya tidak jauh dari kompleks Batalyon Yonif/744.

Terlihat mendampingi Presiden, antara lain, Mensesneg Sudi Silalahi, Mendiknas M. Nuh, Menpora Andi A. Mallarangeng, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Menhub Freddy Numberi, dan Seskab Dipo Alam. (yun)

Places di Belu

Embung Sirani

Selasa, 15 Februari 2011 22:38:33
Embung Sirani, di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, terbilang embung ukuran besar. Selain untuk menapung air, embung itu juga dijadikan area budi daya ikan air tawar oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Belu. Pada 2006, m...

Embung Haekrit

Senin, 14 Februari 2011 18:40:09
Embung Haekrit --yang tak dikunjungi SBY saat melawat ke NTT-- bagaikan bendungan di Tanggul Angin, yang dibuat untuk menahan lumpur Sidoarjo di Jalan Raya Porong. Dikerjakan oleh PT Waskita Karya, 2007-2009, dengan biaya Rp 34,8 miliar, embung atau ...

Markas Komando Batalyon Infanteri 744/SYB - Samodok

Kamis, 10 Februari 2011 22:15:47
Presiden SBY hari ini sampai ke garis finish kunjungan kerjanya ke Nusa Tenggara Timur. Bersama rombongan, SBY tiba di Markas Komando Batalyon Infanteri 744/Satya Yudha Bakti di Dusun Tofi, Desa Wedomu, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. Saat ...

Bandara A A Bere Tallo, Kabupaten Belu

Kamis, 10 Februari 2011 16:49:41
Update -- Mulai Februari 2013, nama Bandar Haliwen diubah menjadi Bandara Haliwen diubah menjadi Bandara A A Bere Tallo. Nama ini d...

Pemkab Belu

Kamis, 10 Februari 2011 16:43:32
Kabupaten Belu terdiri dari 17 Kecamatan, dengan Atambua sebagai Ibukota Kabupaten. Totalnya ada 168 desa dan kelurahan di Belu. Kabupaten Belu ini menjadi kabupaten yang berbatasan langsung dengan Timor Leste: mantan Provinsi Timor Timur. Perdaga...

Pelabuhan Atapupu

Kamis, 10 Februari 2011 16:22:55
Pelabuhan Atapupu merupakan pelabuhan internasional yang dibangun di era Soeharto untuk mengantisipasi meningkatnya aktivintas bisnis, sebelum Timor Timur terpisah. Pelabuhan Atapupu masuk ke dalam wilayah Kecamatan Kakuluk Mesak.