Satu Indonesia, Berjuta-juta Places-nya

Kalah Pilkada Kolaka, Farhat Abbas Gugat KPUD ke MK

Rabu, 30 Oktober 2013 07:36:28
889 klik
Send to a friend   Print Version
Liputan 6 -- Dua pasangan cabup-cawabup menggugat Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, atas hasil pilkada setempat ke Mahkamah Konstitusi (MK). 1 Dari 2 pasangan itu adalah pengacara Farhat Abbas yang berpasangan dengan Sabaruddin Labamba. Pasangan lainnya, yakni Amir Sahaka dan Parmin Dasir.

Hasil rapat pleno KPU atas perolehan suara pilkada itu menempatkan pasangan Ahmad Safei-Muh Jayadin memperoleh 69.925 suara atau 41,82%, disusul Amir Sahaka-Parmin Dasir meraih 58.619 suara (35,06%).

Selanjutnya posisi ketiga ditempati pasangan Harun Rahin-Rustam Pettanyalla mendapatkan 19.462 suara (11,64%), keempat Najmuddin-Rusman memperoleh 13.778 suara (8,24%) dan kelima Farhat Abbas-Sabaruddin Labamba hanya mengumpulkan 5.404 suara (3,23%).

Hotel di Sulawesi Tenggara

Hotel Ratu Rajawali

Jumat, 27 Mei 2011 19:27:49
Hotel Ratu Rajawali berada di dekat pelabuhan Bau-bau. Area hotel berbintang 1 ini terbilang luas dan dikenal sebagai hotel yang nyaman dan asri. Di seberang hotel, gedung besar beratap biru, adalah Kantor Bappeda Kabupaten Buton (bukan Kota Baubau)....

Places di Sulawesi Tenggara

Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur

Kamis, 29 Mei 2014 15:00:14
Farhat Abbas, pengacara yang getol jadi selebriti, punya kenangan tak enak dengan warga Kabupaten Kolaka Timur. Mereka dianggapnya ikut andil sebagai penyebab kekalahannya dalam pemilihan Bupati Kolaka pada

Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara

Sabtu, 10 Maret 2012 12:05:09
Kantor Bupati Kaloka Utara terbilang masih fresh. Diresmikannya entah kapan. Yang jelas, pada Mei 2008 Setda Kolaka Utara masih menggelar lelang lanjutan pembangunan kantor tersebut senilai Rp 3,465 miliar. Juga lelang lanjutan pembangunan gedung DPR...

Pemerintah Kabupaten Kolaka

Sabtu, 10 Maret 2012 11:20:09
Kabupaten Kolaka termasuk kabupaten makmur. Pendapatan Asli Daerah (PAD) di berbagai sektor sering melampaui target. November 2011, lalu misalnya, Dispenda Kolaka melaporkan bahwa per November PAD dari sektor tambang sudah mencapai Rp 30 miliar: mele...