Satu Indonesia, Berjuta Placesnya

Pelabuhan Teluk Lamong Ditarget Beroperasi 2014

Rabu, 13 Februari 2013 09:26:36
11999 klik
Send to a friend   Print Version
Surabaya, Setkab -- Pelabuhan Internasional Teluk Lamong yang terletak di perbatasan Kota Surabaya dengan Kabupaten Gresik, Jawa Timur, ditargetkan beroperasi April 2014. Kita optimistis karena semua berjalan sesuai perkiraan, kata Harry Dharmawan, Pemimpin Proyek Terminal Multipurpose Teluk Lamong, di Surabaya, Selasa (12/2).

Terminal Multipurpose Teluk Lamong, yang terdiri atas lima paket, salah satu paket telah mencapai 100 persen. ''Paket A yang merupakan pekerjaan pembangunan dermaga internasional saat ini posisinya telah 100 persen, dermaga itu sudah jadi dan masih dalam tahap perawatan oleh kontraktor,'' kata Harry Dharmawan.

Pengerjaan pembangunan Terminal Multipurpose Teluk Lamong terbagi dalam lima paket pekerjaan, meliputi Paket A yang merupakan pembangunan dermaga internasional dikerjakan oleh PT Adhi Karya. Paket B berupa pembangunan jembatan penghubung (causeway), lapangan penumpukan, dan lapangan parkir dikerjakan oleh kerjasama operasi antara PT Pembangunan Perumahan dan PT Wijaya Karya (PP-WIKA KSO).

Paket pekerjaan selanjutnya adalah Paket C yang merupakan pembangunan jembatan penghubung dikerjakan oleh PT Nindya Karya; Paket D berupa pembangunan gedung perkantoran; dan Paket E berupa penyediaan alat bongkar muat.

''Untuk Paket B realisasi proyek per 31 Januari 2013 mencapai 11,52 persen, Paket C 49,24 persen, Paket D saat ini masih dalam tahap penjelasan detail proyek (aanwijzing), dan Paket E dalam proses penandatanganan kontrak oleh Kone Crane (perusahaan alat berat asal Finlandia) sebagai pemenang lelang,'' tambahnya.

Terminal Multipurpose Teluk Lamong menurut rencana akan dioperasikan untuk penanganan kegiatan bongkar muat petikemas internasional dan curah kering internasional. Selain itu, untuk mendukung program Pendulum Nusantara yang melibatkan Pelindo I-IV, maka terminal ini juga akan melayani kegiatan petikemas domestik.

''Kami membangun dermaga tambahan yang kami sebut sebagai Paket Aí sebagai fasilitas untuk petikemas domestik, paket ini juga dikerjakan oleh PT Adhi Karya dan saat ini realisasi proyeknya sudah mencapai 37,12 persen,'' jelas Harry.

Pada 2014 mendatang, fasilitas yang tersedia di Terminal Multipurpose Teluk Lamong berupa dermaga sepanjang 500 X 80 Meter, lapangan curah kering seluas 6 Ha, lapangan penumpukan petikemas 15 Ha, kantor dan lapangan parkir truk 7,2 Ha, 5 unit Container Crane (CC), 2 unit Ship Unloader, 2 unit conveyor, 10 unit Automatic Stacking Crane (ASC), dan 30 unitHead Truck dan Chassis.

Butuh Akses Jalan

Direktur Utama Pelindo III, Djarwo Surjanto
menyebutkan bahwa menurut kajian internal Pelindo III, pada awal pengoperasian Terminal Multipurpose Teluk Lamong, terminal tersebut akan menampung 6,5 Juta Ton curah kering, 300 TEUís petikemas internasional, dan 400 TEUís petikemas domestik.

''Itu artinya pada awal pengoperasian Terminal Multipurpose Teluk Lamong akan ada tambahan kendaraan sebanyak 1.500 unit per hari,'' kata Djarwo.

Penambahan kendaraan dengan jumlah besar dikhawatirkan dapat menyebabkan kemacetan di jalan akses Terminal Multipurpose Teluk Lamong. Selama ini jalan akses Terminal Multipurpose Teluk Lamong mengandalkan Jalan Tambak Osowilangun-Margomulyo, dimana sering terjadi kemacetan di ruas jalan tersebut.

Mengantisipasi kemacetan di jalan akses Terminal Multipurpose Teluk Lamong, Djarwo mengatakan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan kepada Menteri Pekerjaan Umum terkait pembangunan akses jalan khusus menuju Terminal Multipurpose Teluk Lamong.

Jalan itu berupa simpang susun di pertemuan antara Jalan Tambak Osowilangun dan akses ke Terminal Multipurpose Teluk Lamong, serta pembangunan jalan penghubung dari Terminal Multipurpose Teluk Lamong ke Jalan Tol Surabaya-Gresik sepanjang 1 Km.

''Surat permohonan sudah kami kirimkan 29 Maret 2012 lalu, saat ini masih menunggu jawaban dari Menteri Pekerjaan Umum,'' tambahnya.

Djarwo berharap pembangunan akses jalan khusus dapat segera direalisasikan, sehingga permasalahan kemacetan yang membayangi Terminal Multipurpose Teluk Lamong dapat dihilangkan. (Kemen BUMN/WID/ES)
Test Kit Demam Berdarah untuk Klinik

Places di Lamongan

Pemerintah Kabupaten Lamongan

Kamis, 27 Juli 2017 07:18:06
Maret 2016, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan panen raya jagung di lahan seluas 192 hektar di Desa Banyubang, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan. Hasilnya: 7 ton per hektar. Pak Menteri senang. Bupati Lamongan H Fadeli juga senang. ...