Satu Indonesia, Berjuta Placesnya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Telkom Landmark Tower, Jakarta Selatan

Kamis, 30 Mei 2019 17:37:49
photo: telkom landmark tower / indoplaces

Telkom Landmark Tower merupakan gedung setinggi 48 lantai yang jadi rumah bagi berbagai perusahaan anggota keluarga besar PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Pada awalnya, ada 2 gedung yang menggunakan nama nama Telkom Landmark Tower, dengan imbuhan Menara 1 dan Menara 2. Belakangan, Telkom Landmark Tower Menara 1, yang hanya setinggi 21 lantai, dan sudah beroperasi lebih awal sejak Januari 2015, diganti namanya menjadi Telkomsel Smart Office. Sedangkan Menara 2, yang punya 48 lantai, menjadi gedung yang mendapat kehormatan untuk menyandang nama Telkom Landmark Tower.

Pembangunan Telkom Landmark Tower diawali dengan pembentukan PT Telkom Landmark Tower pada tahun 2012, yang akan jadi pemilik dan pengelola. Perusahaan ini merupakan usaha patungan antara PT Graha Sarana Duta (Telkom Property, 55 persen) dengan Yayasan Kesehatan Pegawai (Yakes Telkom, 45 persen). Di lingkungan Telkom --sebutan singkat bagi PT Telkomunikasi Indonesia Tbk--, pembangunan gedung yang akan menampung semua perusahaan anggota keluarga besar Telkom yang ada di Jakarta itu disambut dengan gembira. Harapannya, seperti diungkap Persatuan Pensiunan Telkom pada 2013, ''agar kantor-kantor Telkom tidak lagi berserakan di setiap pojok jalan''.

Telkom Landmark Tower --Menara 1 dan 2-- dibangun di atas lahan seluas 26.395 meter persegi di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Tepatnya, dibangun di area belakang Gedung Merah Putih (d/h Grha Citra Caraka) atau yang dulu dikenal sebagai ''kantor pusat Telkom di Jakarta'', mendampingi Graha Merah Putih atau GKP Telkom (Gedung Kantor Pusat Telkom) yang ada di Kota Bandung. Desain arsitektur Telkom Landmark Tower dirancang oleh Woods Bagot (San Fransisco, AS) bersama mitra lokal PT Pandega Desain Weharima. Totalnya, kedua gedung memiliki luas lantai 115.500 meter persegi. Rinciannya: Menara 1 seluas 55.000 meter persegi dan Menara 2 seluas 59.600 meter persegi. Woods Bagot mencatat proyek ini selesai pada 2017. Luas lantai keduanya sekilas tak jauh beda karena Menara 1, meski pendek, bersosok lebar dan berbentuk huruf L.

PT Adhi Karya Tbk (persero) dipercaya menjadi kontraktor yang mengerjakan pembangunannya. BUMN ini mengajak juga anak perusahaannya, PT Adhi Persada Gedung untuk mengarap pekerjaan struktur dan plumbing. Menurut catatan PT Adhi Persada Gedung, Telkom Landmark Tower terdiri dari 2 menara setinggi 20 lantai dan 47 lantai (plus 1 roof top dan podium 7 lantai). Kedua gedung atau menara itu sama-sama dilengkapi dengan 3 lantai basement. Perusahaan lain yang terlibat antara lain PT Trimatra Jaya Persada, sebagai penanggung jawab manajemen konstruksi.

Untuk membangun kedua menara itu PT Telekomunikasi Indonesia Tbk mengucurkan dana tak kurang dari Rp 1,4 triliun. Saat gedungnya tengah dibangun, Juli 2014, Dirut PT Telkom Landmark Tower Bayu Utomo bilang kalau Menara 1 akan bisa beroperasi mulai September 2014 dan Menara 2 pada September 2015. Ia juga bilang kalau 75 persen dari luas lantai akan dipakai sendiri oleh keluarga besar Telkom dan sisanya akan disewakan sebagai ruang kantor komersial kepada pihak lain. Pemasaran kantor sewanya dipercayakan kepada PT Jones Lang LaSalle Indonesia. Target operasional itu akhirnya mundur dari jadwal. Pada Januari 2016, Bayu Utomo bilang kalau Menara 1 sudah beroperasi sejak Januari 2015 dan Menara 2 akan berberoperasi pada Juli 2016. Terlaksana? Seperti dicatat Woods Bagot, seluruh proyek baru selesai pada 2017. Hal ini juga bisa disimak pada Laporan Tahunan Telkom 2017 yang sudah menggunakan alamat Telkom Landmark Tower. Adapun pada Laporan Tahunan Telkom 2016, Telkom sudah mulai menyebut Menara 1 sebagai Telkomsel Smart Office, alis mentasbihkannya sebagai kantor pusat bagi PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), anak perusahaan di bisnis telekomunikasi selular.

Pada 2 November 2018, lahan atau kawasan tempat semua gedung itu berada --Graha Merah Putih, Telkom Landmark Tower, dan Telkomsel Smartoffice-- disatukan dalam satu label bernama The Telkom Hub'. Peresmian label kolektif itu dilakukan Presiden Jokowi dan Dirut Telkom Alex J Sinaga. Bukan sekedar nama kawasan secara fisik, The Telkom Hub juga bermakna sebagai hub atau pusat bisnis teknologi telekomunikasi dan teknologi digital Telkom. Atau lebih spesifik lagi, kawasan itu tediri dari 6 komponen: Pusat Pembinaan Budaya Inovasi Digital; Manajemen Infrastruktur dan Layanan Pintar; Pusat Pengembangan Entrepreneur Digital (Jakarta Digital Valley); Pusat Edukasi Sosial dan Teknologi; Pusat Pelayanan Pelanggan Digital; dan Masjid Pintar (Masjid Al-Istiqomah.

Peta & Citra Satelit

Graha Merah Putih

Telkom Landmark Tower
The Telkom Hub
Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 54
Kelurahan Kuningan Barat
Kecamatan Mampang Prapatan
Jakarta Selatan
DKI Jakarta

Website: www.tlt.co.id






Pengelola:
PT Telkom Landmark Tower
Telkom Landmark Tower, Lt. 3
The Telkom Hub
Kelurahan Kuningan Barat
Kecamatan Mampang Prapatan
Jakarta Selatan
DKI Jakarta

Tel: 021-22533000

Website: www.tlt.co.id

Pemilik:
PT Graha Sarana Duta
(Telkom Property)
Menara Multimedia
Jl. Kebon Sirih No.10
Kelurahan Gambir
Kecamatan Gambir
Jakarta Pusat
DKI Jakarta

Yakes Telkom
(Yayasan Kesehatan Pegawai Telkom)
Jl. Cisanggarung No.2
Kota Bandung
Jawa Barat

Tel: 022-20521318

Website: www.yakestelkom.or.id