Satu Indonesia, Berjuta Placesnya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Pemerintah Kota Cirebon

Senin, 06 Mei 2019 16:06:01
photo: kantor walikota cirebon / google sv

Hampir dua tahun memimpin Kota Cirebon, Walikota Ano Sutrisno wafat pada 19 Februari 2015. Sebulan kemudian, 26 Maret, Wakil Walikota Nasrudin Azis dilantik untuk menuntaskan jabatan walikota hingga 2018. Seperti pendahulunya, Nasrudin Aziz pun lantas menempati rumah dinas walikota yang berada di samping Kantor Walikota, tapi terpisah dua rumah. Salah satu rumah, yang persis di samping kiri, ternyata lokasi calon Hotel Ibis Budget Cirebon. Walhasil, ketika Januari 2016 konstruksi hotel dimulai, Pak Walikota keberisikan. Tak tahan bising, ia pindah rumah di bulan April.

Drs Ano Sutrisno MM dan Drs Nasrudin Azis SH dilantik untuk memimpin Kota Cirebon pada 16 April 2013. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menjadi pimpinan yang melantik keduanya, dan juga yang melantik Nasrudin Azis menjadi walikota Cirebon pada 26 Maret 2015. Bedanya, pada yang pertama pelantikan berlangsung di Griya Sawala, atau gedung DPRD Kota Cirebon, sementara yang kedua berlangsung di Gedung Sate, Bandung.

Soal rumah dinas yang berisik tentunya bermula dari saat dimulainya pembangunan Hotel Ibis Budget Cirebon. Hotel 8 lantai ini adalah hotel milik Manoj Dhamoo Punjabi, sosok yang populer sebagai bos rumah produksi sinetron MD Entertainment, yang kini sudah go publik dan bernama PT MD Pictures Tbk. Bisnis hotelnya dijalankan lewat PT AMD Siliwangi Properti (AMD Property Group). Ground breaking atau peletakan batu pertama Hotel Ibis Budget Cirebon berlangsung pada 20 Januari 2016.

April 2016, protes mulai bermunculan terhadap proyek hotel. Warga kesal dengan jalan di depan proyek yang kotor dan berdebu akibat keluar-masuk truk, padahal jalan itu adalah jalan protokol, serta dekat dengan kantor walikota dan rumah dinas walikota. Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Cirebon juga telah melayangkan teguran karena pekerjaan konstruksi dilaksanakan 24 jam non-stop. Walikota Nasrudin Azis pun sudah pasti ikut bersuara. ''Sedang enak tidur, tiba-tiba ada suara seperti gempa. Mengganggu istirahat saya,'' katanya, melukiskan kebisingan pekerjaan konstruksi tetangga sebelah rumahnya. Yang tak kalah heboh dalam berkomentar adalah anggota Komisi A DPRD Kota Cirebon, Harry Saputra Gani. Menurutnya, semestinya tak boleh ada bangunan yang lebih tinggi dari rumah walikota yang hanya 2 lantai. ''Kalau dari lantai 8 ada yang lempar bom ke rumah walikota, bagaimana coba?'' tanya Harry.

Proyek hotel terhenti? Ternyata tidak. Yang 'mengalah' adalah Pak Walikota. Pada 18 April 2016, Nasrudin Azin mengumumkan kalau ia sudah mengirim surat kepada Setda Kota Cirebon agar mencarikan rumah baru. ''Kalau saya merasa terganggu terus, bagaimana saya bisa menjalankan tugas pemerintahan dengan baik,'' bilang Azis. Ia juga khawatir dengan crane yang sibuk naik-turun mengangkut material proyek. ''Kalau bandul crane sampai jatuh ke rumah gimana ya?” tanya Azis. Sepekan kemudian, keinginannya dikabulkan. Ia pindah ke rumah dinas wakil walikota di Penggung, alias rumah yang dulu pernah ia tempati sebelum dilantik menjadi walikota. Rumah itu kebetulan kosong karena sampai saat itu Kota Cirebon belum punya wakil walikota.

Nasrudin Aziz hingga masa baktinya berakhir pada 18 April 2018 memang tak pernah punya wakil walikota. Tapi sebelum berhenti jadi walikota, ia sudah menggandeng Eti Herawati sebagai calon wakil walikota guna mengikut pemilihan walikota pada pilkada serentak Juni 2018. Ia mendaftarkan pencalonan dirinya ke KPU pada tanggal 10 Januari 2018. Saat pilkada, persaingan berlangsung amat ketat dan KPU harus menyelenggarakan pemilihan ulang di 24 TPS pada 22 September 2018. Hasil akhirnya Nasrudin Azis dan Eti Herawati menang dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil melantik pasangan ini pada 12 Desember 2018.

Tinggal di mana Pak Walikota pasca pelantikan? Untunglah, proyek Hotel Ibis Budget Cirebon sudah rampung dan hotel sudah beroperasi sejak Agustus 2017. Walhasil sehari setelah pelantikan, Walikota Nasrudin Azis langsung menempati rumah dinas di Jalan Siliwangi, di samping Hotel Ibis Budget Cirebon. Sedangkan Eti Herawati mulai menempati rumah dinasnya di Penggung --yang semula ditempati Nasrudin Azis--pada 19 Januari 2019. Kepindahannya terbilang ramai karena acara syukuran pindahan rumah diramaikan oleh ratusan warga sekitar yang memang sengaja diundang.

Selama ditinggalkan walikota, rumah dinas di samping hotel dan di belakang Stasiun Cirebon itu dibiarkan kosong? Awalnya memang begitu. Tapi setelah masa jabatan walikota berakhir pada April 2018, penerusnya --Penjabat Walikota Cirebon Dedi Taufikurohman-- menjadikan rumah dinas itu sebagai ''obyek wisata''. Meledek walikota terdahulu? Tentu tidak. Ia tetap menempati rumah itu, sekaligus menjadikannya obyek wisata di akhir pekan. Kongkritnya, mulai 13 Mei 2018, rumah di atas lahan 2.020 meter persegi itu dijadikan galeri seni mural.

Untuk menghadirkan galeri seni itu, dinding pagar bagian dalam, dan juga sebagian dinding rumah dinas walikota, disulap menjadi kanvas lukisan mural 3 dimensi bertemakan Kota Cirebon. Temanya mulai dari yang serius sampai yang gaul. Mulai dari Pelabuhan Cirebon, Goa Sunyaragi, Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman, Keraton Kacirebonan, Makam Sunan Gunung Jati, Tari Sintren, Kisah Baridin dan Ratminah, Kebun Binatang, dan Kisah Dilan 1990. Masyarakat dipersilakan datang ke rumah walikota, menikmati lukisan, dan ber-foto-ria, setiap hari Car Free Day' yang diberlakukan pada hari Minggu di Jalan Siliwangi.

Peta & Citra Satelit

Rumah Dinas Walikota Cirebon

Pemerintah Kota Cirebon
Jl. Siliwangi No. 84
Kelurahan Kebonbaru
Kecamatan Kejaksan
Kota Cirebon
Jawa Barat


Tel: 00231-206011

Website: www.cirebonkota.go.id


Rumah Dinas Walikota Cirebon
Jl. Siliwangi No 90
Kelurahan Kebonbaru
Kecamatan Kejaksan
Kota Cirebon
Jawa Barat

Kecamatan di Kota Cirebon

Kecamatan di Kota Cirebon
1. Kejaksan
2. Kesambi
3. Harjamukti
4. Lemahwungkuk
5. Pekalipan