Satu Indonesia, Berjuta-juta Places-nya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

PLTU Waii

Rabu, 05 April 2017 14:35:38
photo: karadeniz powership yasin bey / karadeniz holding
Catatan: Info ini bagian dari Places : MV Karadeniz Powership Yasin Bey, Pembangkit Listrik Terapung Maluku Tengah

PLTU Waii di Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, menjadi 'tuan rumah' bagi MV Karadeniz Powership Yasin Bei. Seberapa besar tenaga listrik yang dihasilkan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) ini? Jawabnya adalah nol besar. Meski kompleks dan bangunannya sudah ada, PLTU Waai adalah salah satu dari 34 proyek percepatan pembangunan kelistrikan 35.000 MW yang mangkrak. PLTU Waai dirancang sebagai pembangkit listrik berkapasitas 2X15 MW. Proyek berbiaya Rp 800 juta dolar itu tiang pancang pertamanya dibenamkan pada 17 Agustus 2010 dan ditargetkan selesai pada 2012. Tapi ternyata proyek pembangkit berbahan bakar batubara itu tak kunjung selesai, kontraktornya angkat tangan, dan akhirnya berhenti total pada Febuari 2014.

Pada 9 Februari 2017 lalu, Presiden Jokowi jalan-jalan ke Maluku Tengah dan mampir ke PLTU Waai. Di sana ia mengutarakan keprihatiannya atas nasib proyek itu. Ia pun sempat bertanya kepada Gubernur Maluku Said Assagaff soal apakah proyek itu perlu dilanjutkan atau tidak? Pak Gubernur dengan jelas bilang: ''Tidak perlu''.

''Pak Presiden tanya kenapa? Saya jawab karena di bawah tempat kami berdiri (lokasi PLTU) ada sumber air panas yang kekuatannya 100 megawatt geothermal. Kenapa tidak ambil dari sini saja,'' kata Said Assagaff. Keberatan lainnya: untuk melanjutkan proyek PLTU Waai perlu bahan baku yang harus didatangkan dari luar pulau. ''Lagian bahan bakunya di ambil dari Kalimantan, ya untuk apa Pak? Lagi pula 7-8 tahun lagi kita sudah pakai gas Masela, imbuh Gubernur Maluku.

PLTU Waai tamat riwayatnya? Hanya dimanfaatkan SUTET-nya saja, untuk mengalirkan listrik dari MV Karadeniz Powership Yasin Bei ke seantero Pulau Ambon? Pak Gubenur boleh geleng-geleng kepala. Soalnya, keesokan harinya, 10 Februari 2017, saat coffee morning di gedung Ditjen Ketenagalistrikan, Dirut PLN Sofyan Basir mengumumkan kalau PLN akan melanjutkan pembangunan PLTU Waai. PLN akan mengambil alih proyek itu dari kontraktor lamanya dan menugaskan anak perusahaannya, PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB), untuk menjalankan proyek. Ditargetkan, PLTU Waai bisa menghasilkan listrik pada 2019.

Peta & Citra Satelit

Hotel Bagus di Bali