Indonesia meets Google Places and Facebook Places
Laboratorium Klinik Prodia Kampung Melayu, Jakarta Selatan
Sabtu, 23 Juli 2016 17:01:59
photo: che/indoplaces
Tahun 2015 lalu jaringan usaha Laboratorium Klinik Prodia berhasil membukukan pendapatan lebih dari Rp 1 triliun. Maka, Februari lalu, dengan gembira Dewi Muliaty, Presiden Direktur PT Prodia Widyahusada, perusahaan yang menaungi Prodia, mengabarkan rencana perusahaannya untuk go-public di penghujung 2016. Yang gembira tentu bukan cuma Ibu Presdir. Putra-putri para pendiri Prodia --sebutan singkat bagi sang klinik dan perusahaan--- juga senang. Sebab boleh jadi mereka kelak bakal menerima 'hadiah saham' dari orang tuanya, setelah selama ini tak satu pun anak dari tiga orang pendiri yang boleh bergabung di Prodia.

''Mungkin kalau sudah IPO, mungkin lho… Kami akan diberi saham, '' bilang Rini Mariani Widjaya, putri tunggal Andi Widjaja, pendiri yang sekarang jadi Komisaris Utama Prodia. Harapan Rini diutarakan saat berbincang-bincang dengan majalah Swa pada Maret 2013. Tapi inti perbincangan bukan soal bagi-bagi saham, bagi-bagi harta, atau pun bagi-bagi posisi dalam perusahaan. Ia bicara dalam konteks manajemen perusahaan. Rini bangga Prodia Group tidak mengalami peralihan kepada ''generasi ke-dua''. Artinya, sejak para pendiri lengser dari jajaran eksekutif, perusahaan itu sekarang dikelola oleh para profesional non-keluarga. Tak satu pun anak pendiri yang jadi generasi penerus atau ikut campur dalam bisnis Prodia.

Kalau pun ada keterlibatan anak pemilik, sifatnya hanya minor. Rini, misalnya, yang berprofesi arsitek dan menjadi direktur keuangan sebuah perusahaan kontraktor bangunan (PT Catur Bangun Mandiri), terkadang berfungsi sebagai 'konsultan' saat Prodia ingin membangun gedung baru untuk kantor-kantor cabangnya. Dan soal bagi-bagi saham ke anak-anak pendiri saat go-public, kata Rini, ia yakin itu penting demi kelangsungan Prodia di masa datang..

Berkantor pusat di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Laboratorium Klinik Prodia dibidani kelahirannya oleh Andi Widjaja dan 2 rekannya di Solo pada 1973. Pada 1975, barulah Prodia masuk ke Jakarta dan Bandung. Selepas itu, Prodia terus berkembang dengan menambah banyak cabang. Sekarang ada 120 cabang di 78 kota di 29 provinsi. Kantor pusatnya yang berlantai 10 di Kramat Raya, Prodia Tower, baru dihadirkan pada 7 Mei 2009. Tahun lalu, Maret 2015, Prodia meresmikan satu lagi gedung kantornya yang serius: Graha Prodia, di Jalan Diponegoro, Surabaya. Sebagaimana kantor pusatnya di Jakarta, rencananya Graha Prodia akan dijadikan juga sebagai 'Pusat Rujukan Nasional' bagi berbagai pemeriksaan klinis.

Dari semula hanya PT Prodia Widyahusada sebagai pengelola Laboratorium Klinik Prodia, Prodia sudah berkembang menjadi Prodia Group. Dua anak perusahaan dilahirkan pada 2008: PT Prodia Occupational Health Institute International, yang menyediakan layanan kesehatan klinis bagi karyawan; dan PT Prodia Diacro Laboratories, perusahaan jasa uji klinik obat (clinical trial), sebagai pengembangan Unit Uji Klinik Obat yang sudah eksis sejak 1997. Dua tahun kemudian, 2010, Prodia menerjuni bisnis bank darah tali pusar (stem cell) lewat PT Prodia Stemcell Indonesia. Pada 2012, perusahaan ini menjadi perusahaan stem cell pertama yang mendapat izin resmi dari Kementerian Kesehatan. Dan akhirnya, pada Oktober 2011, Prodia menerjuni industri alat kesehatan dengan membentuk PT Prodia Diagnostic Line, yang pabriknya di Kawasan Indusri Jababeka memproduksi berbagai produk IVD (in vitro diagnostic) alias alat uji klinis dan reagensia. Produk IVD dibuat berdasarkan lisensi dari Diasys (Jerman).
Laboratorium Klinik Prodia - Kampung Melayu
Jl. KH Abdullah Syafiie No. 28
Kelurahan Kebon Baru
Kecamatan Tebet
Jakarta Selatan - 12830

Tel: 021-8308055
Fax: 021-8304268


Kantor Pusat:
PT Prodia Widyahusada
Prodia Tower
Jl. Kramat Raya No. 150
Jakarta Pusat

Tel: 021-3144182

Website: www.prodia.co.id


Prodia Group:
PT Prodia Diagnostic Line (Proline) - www.proline.co.id
PT. Prodia Occupational Health Institute International (Prodia OHI) - www.prodiaohi.co.id
PT Prodia Diacro Laboratories (Prodia the CRO) - www.prodiathecro.com
PT Prodia Stemcell Indonesia (Prostem) - www.prostem.co.id
Places TerdekatKm
Bank BCA KCP Gudang Peluru, Kebon Baru, Jakarta Selatan 0,105
Masjid Al-Makmur, Tebet, Jakarta Selatan 0,612
Plaza Kaha, Tebet, Jakarta Selatan 0,659
Jakarta Gems Center - Mal Batu Akik 1,393
Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur 1,464
Alfamart - DI Panjaitan 1,601
Wisma IKPT, MT Haryono, Jakarta Selatan 1,865
Indomobil Group, Wisma Indomobil, MT Haryono 1,895
Hino Indonesia, MT Haryono, Jakarta Timur 1,903
Menara MTH, MT Haryono, Jakarta Selatan 2,011
Hotel TerdekatKm
Harris Hotel - Tebet 1,509
Park Hotel, Hotel Pembangunan Perumahan 2,597
Dafam Teraskita Hotel, Cawang, Jakarta Timur 2,650
Manhattan Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan 3,325
Gran Melia Jakarta, Kuningan, Jakarta Selatan 3,623
Puri Denpasar Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan 3,989
Marcopolo Hotel, Teuku Cik Ditiro, Jakarta Pusat 4,300
Hotel Setiabudi, Karet, Setiabudi 4,390
Hotel Maharani 4,514
Kartika Chandra 4,648
Berita Jakarta Selatan
Massa Pendukung Ahok Lakukan Aksi Long March ke Cipinang
Hakim Vonis Ahok Dua Tahun Penjara
Ledakan Gas di Mal Gandaria City, 3 Teknisi Jadi Korban
Potong Teralis, Lima Tahanan Kabur dari Polsek Jagakarsa
Foke: Buka Minimarket Baru di Jakarta Tetap Dilarang!
Alumni ESQ Resmikan Menara 165
Manajemen RIM Jadi Tersangka Insiden Pacific Place
Gedung Baru Nan Eksklusif Buat Densus 88
Proyek Mal Kuningan City Habiskan Dana Rp 3,5 Triliun
Stadion Lebakbulus Digusur Akhir 2011