Indonesia meets Google Places and Facebook Places
ANZ Tower, Sudirman, Jakarta Pusat
Senin, 31 Agustus 2015 16:32:29
photo: google street view
Banyak wisma di kawasan persimpangan Jalan Jenderal Sudirman dengan Jalan KH Mas Mansur. Ada Wisma Sudirman, Wisma Dharmala Sakti, Wisma Standard Chartered, dan di seberangnya ada Wisma Metropolitan. Dari sekian wisma tadi, yang masih bertahan dengan label wisma adalah Wisma Sudirman dan Wisma Metropolitan. Wisma Dharmala Sakti sudah jadi Intiland Tower. Wisma Standard Chartered sudah berganti label jadi ANZ Tower, merujuk nama bank swasta berdarah Australia-Selandia Baru. Dan sebelum bernama Wisma Standard Chartered, dia bernama Wisma BSD (Budiman Sejahtera Development).

Berlantai 23, ANZ Tower mengaku beralamat di Jalan Jenderal Sudirman Kavling 33-A, alias berbagai nomor dengan Intiland Tower atau Wisma Dharmala Sakti yang beralamat di Kavling 33 (tanpa A). Secara fisik, gedung yang berada di belakang Intiland Tower ini, lebih cocok beralamat di jalan di depan gedungnya, Jalan KH Mas Mansyur. Meski namanya berbau ANZ, tapi gedung ini sepenuhnya milik modal dalam negeri. Pengembangnya, PT Budiman Sejahtera Development, mendapat restu investasi dari BKPM pada 1991 dan dua tahun kemudian sudah mulai menyewakan ruang perkantorannya yang luas mencapai 21.919 meter persegi.

Di masa awal, gedung ini dikenal dengan nama sesuai nama sang pengembangnya: Wisma BSD, atau Wisma Budiman Sejahtera Development, atau BSD Building. Ketika sebagian ruang perkantorannya di sewa Bank Standard Chartered, bank swasta asing ini 'mendapat kehormatan' menyematkan namanya sebagai nama gedung. Ketika PT Bank ANZ Indonesia menyewa dan menjadika gedung itu kantor pusatnya, nama gedung pun berganti menjadi ANZ Tower. Adapun Bank Standard Chartered sendiri pindah ke seberang selatan, di Jalan Prof Dr Satrio, menempati Menara Satrio, yang kini berubah nama jadi Menara Standard Chartered.

ANZ Tower milik siapa? Atau PT Budiman Sejahtera Development itu milik siapa? Tak ada cerita eksplisit tentang individu pemiliknya. Kalau sedikit Googling, nama yang bisa dijumpai adalah adalah Muljadi Budiman, yang siapa pun tahu adalah bos PT Prospect Motor, ATPM mobil Honda. Oleh majalah Globe Asia, Muljadi Budiman pernah ditempatkan sebagai orang kaya Indonesia urutan ke-98. Sosok yang satu ini juga dikenal sebagai pemilik dua raksasa tekstil: PT Tifico Fiber Indonesia Tbk dan PT Century Textile Industry Tbk.
ANZ Tower
d/h Wisma Standard Chartered,
d/h Wisma BSD
Jl. Jenderal Sudirman Kavling 33-A
Jakarta Pusat -10220



Pengembang & Pengelola:
PT Budiman Sejahtera Development (BSD)
ANZ Tower, Lantai 16
Jl. Jendderal Sudirman Kavling 33-A
Jakarta Pusat - 10220‎
Tel: 021-5733007
Tetangga TerdekatKm
Intiland Tower, Sudirman, Jakarta Pusat 0,082
Wisma Sudirman, Sudirman, Jakarta Pusat 0,143
Wisma Metropolitan II, Jakland, dan Hongkong Land 0,226
Wisma Metropolitan I 0,249
Mayapada Tower 0,272
Bank Permata Tower 0,309
World Trade Center 0,367
Plaza Sentral, Sudirman, Jakarta Selatan 0,377
Bank Resona Perdania 0,430
Sahid Office Boutique, Sahid City, Jakarta Pusat 0,493
Gedung BRI I dan II. Gedung III Mana? 0,509
Citywalk Sudirman, Citylofts Sudirman 0,526
Gedung BRI II 0,585
Wisma GKBI, Sudirman, Jakarta Pusat 0,687
Bisnis Indonesia, Wisma Bisnis Indonesia 0,850
Hotel di Jakarta Pusat
TravellerS Hotel Jakarta, Pangeran Jayakarta
Hotel Tugu Asri, Tanah Abang
Hotel Banyuwangi Sintera, Pasar Baru
The Sultan Hotel & Residence, Senayan
Hotel Setiabudi, Karet, Setiabudi
Hotel Karsa Utama
Hotel Grand Cempaka
Hotel Mulia
Le Meridien Jakarta
Hotel Atlet Century Park
Berita Jakarta Pusat
Menhub Minta Maaf Jatuhnya Korban Meninggal Saat Mudik
KAI Daop Jakarta Berangkatkan 790.122 Orang Selama Mudik Lebaran 2016
Kemenag Gelar Sidang Isbat Tentukan 1 Syawal 1437 H
Presiden Jokowi Blusukan di Petamburan Jakpus
Peluncuran Satelit Ditunda Lagi, BRI: Tak Ada Kerugian
Menteri dan Pejabat Nonton Peluncuran BRISat di Rumah JK
Agar Pemudik Tidak Kepanasan, Stasiun Senen Pasang Lapisan Kaca Film
Stasiun Senen dan Gambir: Kereta Tambahan Mulai Dioperasikan
Pemudik Mulai Padati Stasiun Pasar Senen
Mulai 30 Juni 2014, eX Plaza Indonesia Stop Beroperasi