Satu Indonesia, Berjuta Placesnya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Wisma Sudirman, Sudirman, Jakarta Pusat

Jumat, 28 Agustus 2015 21:48:59
photo: che/indoplaces

Update : Mulai Mei 2017, PT Indonesia Prima Properti Tbk menghapus Wisma Sudirman dan gedung Annex-nya dari aset penghasil pendapatan. Bisa begitu karena kedua gedung ini akan dihancurkan total, diratakan dengan tanah, untuk dibangun gedung mix-used yang terdiri dari apartemen, perkantoran, dan pusat perbelanjaan. Kalau mau lihat Google Street View, pada September 2017 gedung anek sudah mulai dipreteli atau dibongkar sebagian. Pada April 2018, baik gedung Annex maupun Wisma Sudirman sudah benar-benar lenyap dari horizon Jalan Jenderal Sudirman.

Kelak di area eks-Wisma Sudirman itu akan dihadirkan sejumlah bangunan baru. Antara gedung apartemen setinggi 64 lantai, gedung perkantoran setinggi 51 lantai, bangunan mall setinggi 7 lantai, dan gedung parkir setinggi 6 lantai. Khusus gedung parkir, 2 lantai di antaranya akan tersambung ke stasiun MRT (mass rapid transport) yang kebetulan hadir di depan gedung. Soal nama apa yang kelak bakal dipakai untuk komplek gedung baru itu masih belum diketahui. Adapun desain gedungnya bisa disimak pada foto di bawah.

- - - - -

Wisma Sudirman masih saudara dekat Apartemen Puri Casablanca. Sama-sama milik PT Indonesia Prima Property Tbk. Bedanya, kalau tingkat hunian Puri Casablanca baru 69 persen pada 2014, Wisma Sudirman --yang dikelola salah satu anak perusahaannya, PT Panen Lestari Basuki-- tingkat huniannya atau sewanya sudah mencapai 99,3 persen. Tapi soal mendatangkan pendapatan, tahun lalu gedung perkantoran berlantai 17 di Jalan Jenderal Sudirman ini cuma bisa menghasilkan pendapatan Rp 29 miliar, masih kalah dari apartemen Puri Casablanca yang bisa mencetak pemasukan Rp 59 miliar.

Gedung tinggi Wisma Sudirman tak hadir sendirian. Gedung yang eksis sejak 1995 itu kini ditemani anaknya yang berada di samping kanan, yang disebut Annex. Gedung anak yang jauh lebih pendek ini pada puncaknya tersemat label besar Dayin Mitra, sebutan singkat bagi perusahan asuransi PT Asuransi Dayin Mitra Tbk. Adapun gedung di sebelah kirinya, yang arsitekturnya lebih cantik dan sosoknya sedikit lebih tinggi, adalah Intiland Tower Jakarta, atau yang dulu biasa dikenal dengan nama Wisma Dharmala Sakti.

PT Asuransi Dayin Mitra Tbk, yang menjadikan Wisma Sudirman Annex sebagai kantor pusatnya, tak sekedar menjadi penghuni gedung itu. Selama dua tahun terakhir (2013 dan 2014) dia juga menjadi mitra PT Indonesia Prima Property Tbk dalam mengasuransikan seluruh asset propertinya (non-tanah): asuransi kebakaran, bencana alam dan risiko lainnya. Nilai asuransi keseluruhannya tak diketahui. Meski begitu, khusus asuransi 'persediaan hotel' (perlengkapan, makanan, minuman dll), laporan tahunan 2014 PT Indonesia Prima Properti Tbk menyebut nilainya Rp 2,391 miliar.

Wisma Sudirman dibangun di atas lahan seluas 1,6 hektar, alias masih banyak lahan kosong yang tersedia di sana. Karenanya, dalam public expose Juni 2015 lalu, diungkapkan adanya rencana untuk mengembangkan lebih lanjut Wisma Sudirman. Perencanaannya sedang disusun dan konsultan arsitektur Arquitectonia dari Miami, USA, juga sudah ditunjuk untuk merancang sosok bangunannya.

Peta & Citra Satelit

Wisma Sudirman Annex

Wisma Sudirman & Annex
Jl. Jenderal Sudirman Kavling 34-35
Kecamatan Tanah Abang
Jakarta Pusat

Pengembang dan Pengelola:
PT Panen Lestari Basuki


Induk Perusahaan:
PT Indonesia Prima Property Tbk
Wisma Sudirman Lt. 10, 11, 12
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 34
Jakarta Pusat - 10220

Tel: 021-5706745
Fax: 021-5709045

Website: www.ipp.co.id

Ometraco Realty

PT Prima Indonesia Property Tbk, d/h PT Ometraco Realty, mayoritas sahamnya dimiliki First Pacific Capital Group Limited. Saat ini kelompok usaha ini hanya dua gedung perkantoran yang disewakan: Wisma Sudirman dan gedung Annex-nya. Di sektor properti lainnya, bangunan miliknya lumayan beragam, yang dikelola berbagai anak perusahaan. Di sektor apartemen, perusahaan ini memiliki Apartemen Puri Casablanca, yang dikelola PT Angkasa Interland.

Di sektor mall, perusahaan ini jadi pemilik Blok M Mall di Jakarta Selatan dan Plaza Parahyangan di alun-alun Kota Bandung. Untuk hotel, perusahaan ini memiliki Novotel Surabaya Hotel & Suites di Surabaya dan Grand Tropic Suites Hotel di Slipi, Jakarta Barat. Properti lain yang dimiliknya adalah Perumahan Bukit Tiara di Cikupa, Tangerang.

Wisma Sudirman Versi Baru

Wisma Sudirman versi baru akan hadir dengan 2 pencakar langit setinggi 51 lantain dan 64 lantai. Total ketinggian Wisma Sudirman akan mencapai 300 meter. Desain gedungnya dibuat oleh KPF (New York). Elevating Studio dari Hongkong kebagian tugas merancang sistem transportasi vertikal untuk Wisma Sudirman versi baru.