Satu Indonesia, Berjuta-juta Places-nya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Pemerintah Kabupaten Toraja Utara

Selasa, 18 Maret 2014 06:36:56
photo: calvin a / foursquare

Februari lalu, selepas menengok pengungsi letusan Gunung Kelud di Malang, Presiden SBY langsung terbang ke Sulawesi Selatan. Salah satu kabupaten yang dikunjungi adalah Toraja Utara. Hanya saja, SBY tak singgah di kantor bupati di Rantepao. Maklum, kantor terpadu Pemkab Toraja Utara yang berbiaya Rp 100 miliar, yang sudah dikerjakan sejak 2010, masih jauh dari selesai. Walhasil, sejak kabupaten itu dibentuk pada 2008, Pak Bupati masih menghuni kompleks perkantoran bekas kantor Camat Rantepao.

Lambatnya pembangunan kantor terpadu itu konon memang disengaja. Ini sesuai 'strategi makan bubur' yang diterapkan Bupati Frederik Batti Sorring, yang resmi menjabat sejak Maret 2011. Lewat strategi itu, bupati yang tokoh Golkar itu ingin membangun kabupaten pemekaran dari Kabupaten Tana Toraja itu seperti orang makan bubur: mulai dari pinggir, baru kemudian ke tengah. Kongkritnya, mendahulukan pembangunan yang menyangkut kepentingan masyarakat luas, baru kemudian memoles pusat pemerintahan; atau dari desa lalu ke kota. Walhasil, kalau kita mampir ke LPSE Toraja Utara, lelang pengadaan amat sangat didominasi pembangun jalan, pembangunan puskesmas, pengadaan buku sekolah, pengadaan laboratorium sekolah, dan sejenisnya. Meski begitu, bekas kantor camat Rantepao yang ditempati Bupati dan jajarannya sempat juga sedikit bersolek. Tahun lalu ada lelang Pembangunan Tambahan Ruang Kerja Kantor Bupati Sementara senilai Rp 350 juta.

Kantor bupati yang baru, yang juga bakal jadi kantor 'gadis', alias 'gabungan dinas-dinas', pembangunannya masih berjalan. Tahun lalu, dana APBD senilai Rp 1,8 miliar dikucurkan untuk membiayai pembangunan atap gedung-gedung yang sudah jadi, agar gedung segara bisa dipakai. Gedungnya sendiri sudah dibangun lewat dana awal sebesar Rp 5,9 miliar yang dikeluar pada 2010 dan 2011. Dengan kata lain, sejak awal proyek, dana yang dikeluarkan belum mencapai Rp 10 miliar. Masih jauh dari dana yang dianggarkan untuk keseluruhan proyek yang Rp 100 miliar. Perkantoran terpadu itu dibangun di Desa Panga, Kecamatan Tondo, di sebelah utara kantor yang sekarang.

Presiden SBY akan membantu percepatan penyelesaiannya? Entahlah. Toh dia juga sudah mau lengser. Ketika bulan lalu berkunjung ke Toraja Utara, SBY lebih fokus pada potensi wisata khas Toraja. Dia menghadiri upacara pemakaman adat Rambu Solo; mengunjugi desa wisata Ke'te Kesu, tempat kuburan batu berusia 500 tahun lebih; dan meninjau obyek wisata Londa, yang merupakan gua tempat penyimpanan mayat, yang sudah berusia 25 generasi atau 550 tahun. SBY sempat bermalam di Toraja Utara dan bersama rombongan menginap di Hotel Missiliana.

Peta & Citra Satelit

Kantor Bupati Toraja Utara

Pemerintah Kabupaten Toraja Utara
Jl. Dr Sam Ratulangi No. 72
Kecamatan Rantepao - 91831
Toraja Utara
Sulawesi Selatan

Tel: 042321816

Website: www.pemkabtorajautara.com