Satu Indonesia, Berjuta-juta Places-nya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara

Sabtu, 01 Desember 2012 12:25:12
photo: pangeran mahmood / panoramio

Oktober 2012 lalu, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara baru saja menerima anugerah 'Innovative Government Award' (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri. Alasan pemberian award itu tentu banyak. Tapi yang pasti, rasanya bukan karena pak bupatinya giat dalam melaksanakan UU tentang Keterbukaan Informasi Publik. Soalnya, sampai sekarang website Pemkab Minahasa Utara yang beralamatkan go.id masih belum ada. Yang ada hanya website beralamat .com yang masih tampil ala kadarnya.

7 Januari mendatang, Minahasa Utara --biasa disingkat Minut-- akan memperingati hari jadinya yang ke-9 (sembilan). Kabupaten ini memang terbilang muda, karena baru lahir berdasarkan UU No. 33 Tahun 2003, yang diteken Presiden Megawati pada 18 Desember 2003. Kabupaten ini baru benar-benar eksis ketika Mendagri meresmikan dan mengangkat Plt bupati pada 7 Januari 2004. Hari peresmian inilah yang lantas dijadikan hari lahir dan hari ulang tahun Kabupaten Minahasa Utara.

Kamis lalu, para wakil rakyat di Minut baru saja mensahkan RAPBD Minahasa Utara yang nilainya mencapai Rp 586 miliar: belanja langsung Rp 241,17 miliar, belanja tidak langsung Rp 345 miliar. Adapun soal pendapatannya: pendapatan asli daerah (PAD) ditetapkan sebesar Rp 22,79 miliar; dana perimbangan dari pemerintah pusat Rp 474 miliar; pendapatan lain yang Rp 68,63 miliar, dan pendapatan pemiayaan Rp 21 miliar.

Minut tergolong kabupaten yang lumayan makmur. Selain hasil pertanian (kelapa, kopi, jambu mete, cengkeh, rumput laut, dan lada), pemasukan terbesarnya juga berasal dari sektor tambang. Selain memiliki tambang emas Tokatindung di Kecamatan Likupang Timur, Minut juga kaya akan tambang pasir bijih besi di Pulau Bangka di Kecamatan Likupang Barat. Tambang ini digarap oleh PT Mikgro Metal Perdana, anak perusahan Aempire Resource Group (Hongkong). Selain bijih besi, perusahaan Hongkong itu juga menggarap tambang batubara di Kaltim (PT Allindo Kaltim, dan PT Abang Resource Indonesia) dan tambang nikel di Maluku Utara (PT Allindo Indonesia).

Tambang bijih besi di Pulau Bangka itu --yang masih dalam tahap eksplorasi dan kabarnya akan mencakup separoh pulau-- kini sedang getol jadi sasaran aksi protes dan demo masyarakat dan LSM Walhi. Petisi online Safe Bangka Island, Stop the Mining ! juga banyak mendapat dukungan. Yang jadi sasaran tembak tak hanya Bupati Minahasa Utara, tapi juga Gubernur Sulawesi Utara. Keduanya sama-sama sudah mengeluarkan berbagai surat dan keputusan yang merestui tambang bijih besi itu. Protes masyarakat dan LSM masih terus dikaji. Sementara itu, Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang juga terus mempromosikan tambang itu, dengan mengumandangkan kabar bahwa di Pulau Bangka juga akan hadir pabrik baja. Sebelum ramai protes, selama ini Pulau Bangka dikenal sebagai daerah tujuan wisata pantai dan laut, serta sudah punya banyak resort.

Peta & Citra Satelit

Kantor Bupati Minut

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara
Kompleks Perkantoran Pemkab Minahasa Utara
Jalan Arnold Mononutu
Kecamatan Air Madidi
Kabupaten Minahasa Utara
Sulawesi Utara

Tel: 0431-891111

Website: www.minahasautara.com

Kecamatan di Minut

Kecamatan di Kabupaten Minahasa Utara (Minut):
  1. Airmadidi
  2. Kalawat
  3. Kauditan
  4. Kema
  5. Dimembe
  6. Talawaan
  7. Likupang Selatan
  8. Likupang Timur
  9. Likupang Barat
  10. Wori