Indonesia meets Google Places and Facebook Places
Terminal Kampung Rambutan
Kamis, 28 April 2011 14:51:05
photo: centhini/indoplaces
Jakarta Timur sepertinya paling banyak punya terminal. Selain dua yang besar, Terminal Pulogadung dan Terminal Kampung Rambutan, adapula dua terminal kecil: Terminal Rawamangun dan Terminal Pinang Ranti. Dan kalau mau ditambahkan, karena kini berfungsi kembali, Terminal Cililitan. Dari kelima terminal itu dua diantaranya dekat dengan Taman Mini Indonesia Indah: Kampung Rambutan dan Pinang Ranti.

Terminal Kampung Rambutan mulai dipergunakan pada 1992. Terminal ini diresmikan Gubernur Wiyogo pada 1 Oktober 1992, atau 5 hari sebelum menyudahi masa jabatannya. Wiyogo pula yang meletakkan batu pertama pembangunannya pada Agustus 1991. Bisa cepat kabarnya karena Wiyogo memang berharap terminal itu bisa rampung dalam waktu 11 bulan. Terminal yang diresmikannya itu baru tahap pertama, seluas 8,5 ha, dari total area yang 20 hektar.

Siapapun yang dulu sempat menikmati hari-hari awal Kampung Rambutan, pasti ingat bahwa hanya dalam waktu seminggu jalan seantero terminal sudah menjadi lautan gelombang dan aspalnya hancur di berbagai tempat. Dan akhirnya, 4 bulan kemudian, Gubernur Surjadi Sudirja pun beraksi: 20 pejabat DKI dicobot karena diduga terlibat penyimpangan pembangunan Terminal Kampung Rambutan. Akibat penyimpangan itu, terminal berbiaya Rp 8,6 miliar itu harus diperbaiki dengan biaya Rp 4 miliar.
Terminal Kampung Rambutan dikembangkan oleh PT Wahyu Permata Jaya, sebagai ruislag bagi lahan Terminal Cililitan. Lahan strategis di Cililitan itu sebagian lantas disulap menjadi Pusat Grosir Cililitan dan sebagian lagi untuk 'terminal lintasan' bis dan angkot.

PT Wahyu Permata Jaya dulu merupakan perusahaan milik konglomerat Hendra Rahardja, yang tersangkut kasus BLBI. Ia memilikinya lewat BHS Group, dan mendanai proyek Pusat Grosir Cililitan lewat pinjaman dari Bank BHS. Belakangan perusahaan ini berganti nama menjadi PT Wahana Cipta Sejahtera.

Link: Pusat Grosir Cililitan - www.pgc.co.id