//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Istana Presiden Tampaksiring

Sabtu, 9 April 2011 19:49:50
photo: jobojero/indoplaces / panoramio

Istana Tampaksiring kabarnya jadi satu-satunya istana presiden yang dibangun sendiri oleh bangsa Indonesia: bukan menggunakan gedung warisan Belanda. Mulai dibangun pada 1957, istana yang rancangannya tak nyaman dilihat dari langit ini terhampar di lahan seluas 19 hektar. Dia dibangun di kawasan berbukit di atas Pura Tirta Empul. Selain jadi tempat ibadah, pura ini juga memiliki kolam pemandian yang airnya bersumber dari mata air suci.

Di kawasan istana setidaknya teradapat 5 bangunan utama. Dua yang paling utama adalah Wisma Merdeka dan Wisma Negara. Wisma Merdeka, seperti tampak pada foto di atas, berada di bukit di atas Pura Tirta Empul.

Luas Wisma Merdeka mencapai 1.200 m2. Panjang bangunannya 70 meter. Wisma ini dihadirkan untuk tidur dan kerja presiden. Sedangkan Wisma Negara diperuntukkan bagi tamu negara. Wisma Negara luasnya, 1.476 m2. Panjang bangunan mencapai 60 meter. Kedua wisma ini terpisahkan oleh ceruk atau jurang kecil, yang kemudian dihubungkan oleh sebuah jembatan beratap yang disebut 'jembatan pershabatan'.

Dua bangunan lagi: Wisma Yudhistira, untuk rombongan presiden atau rombongan tamu negara; dan Wisma Bima, untuk para ajudan presiden maupun ajudan tamu negara. Wisma Yudhistira terletak di kawasan tengah kompleks Istana Tampaksiring. Luasnya 1.825 m2. Terdapat jalur bertangga menuju kawasan istana dari Pura Tirta Empul yang ada di bawahnya.

Adapun bangunan kelima, Gedung Konferensi, baru dibangun belakangan di era Presiden Megawati, untuk menggelar KTT Asean ke-15, tahun 2003. Oleh Presiden SBY, pada 7 Desember 2010, bangunan di samping Wisma Negara ini disulap jadi arena nonton bareng Piala AFF 2010: Indonesia vs Thailand.

Peta & Citra Satelit

Istana Presiden di Bali

Istana Tampaksiring
Desa Tampaksiring
Kecamatan Tampaksiring
Kabupaten Gianyar
Bali

Website: http://www.presidenri.go.id/istana

Istana Kepresidenan Tampak Siring