Satu Indonesia, Berjuta-juta Places-nya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Monument Cinta Sejati Habibie-Ainun, Parepare

Sabtu, 02 Mei 2015 03:06:50
photo: lpse parepare

Update 13 Mei 2015 - BJ Habibie jadi meresmikan monumen ini. Nama resmi yang akhirnya disematkan adalah 'Monumen Cinta Sejati Habibie-Ainun' dan sosok patungnya adalah badan ukuran penuh.

- - -

Lapangan Andi Makassau berada di Jalan Veteran, pusat kota Parepare. Lapangan sepakbola ini berfungsi pula sebagai alun-alun kota. Di sudut barat daya lapangan inilah, atau di pojok kiri bawah kalau dilihat di peta, Patung Cinta Ainun-Habibie bakal ditempatkan. Landasan tempat patungnya sudah selesai pembuatannya. Patungnya yang berharga Rp 1,8 miliar baru akan dipasang sepekan sebelum peresmian pada 12 Mei 2015 mendatang. Seluruh landasan dan patung itu kelak bakal dinamai Monument Cinta Ainun-Habibie.

Berada di sudut barat daya, kelak patung akan diposisikan menghadap ke arah tengah lapangan, atau menyilang lapangan ke arah timur laut. Dudukan patung, selebar 423 x 187 cm, akan ditempatkan di tengah kolam air berbentuk lingkaran. Tinggi patung, ujung rambut, diperkirakan sekitar 5,82 meter. Area bagian belakang patung akan dikelilingi pilar beton dan ornamen berbentuk pintu warna-warni. Pilar dan ornamen ala pintunya berpola cekungan dengan titik tertinggi sekitar 8 meter dan titik terendah --di belakang badan sang patung-- setinggi 3,5 meter.

Patung Cinta Ainun-Habibie dibuat dengan menggunakan dana APBD Parepare 2015 senilai Rp 1,8 miliar. Sedangkan landasannya dibuat dengan anggara tahun lalu, sebesar Rp 447 juta. Mantan Presiden BJ Habibie sendiri yang akan meresmikannya 12 Mei mendatang, bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-53 pernikahan BJ Habibie dengan almarhum Hasri Ainun Besari (Ainun Habibie). Walikota Parepare Taufan Pawe mempersembahkannya sebagai penghormatan bagi Habibie, yang memang kelahiran Parapare, sekaligus untuk menambah obyek wisata di kota Parepare.

Lapangan Andi Makassau merupakan lapangan multi-fungsi. Berukuran lapangan sepakbola, dia biasa dipakai pertandingan sepakbola. Di pinggir lapangan sudah tersedia jalur untuk jogging. Untuk mempernyaman warga yang memanfaatkannya untuk kongkong-kongkow, Pemerintah Kota Parepare sudah lama menyediakan free wifi dan arena bermain anak-anak. Dan tak cuma untuk menservis warganya, Pemkot Parapare juga menservis burung-burung merpati, dengan membuatkan kandang dan sarang di tepi lapangan.

Sebagai alun-alun, Lapangan Andi Makassau biasa dipakai untuk berbagai kegiatan pertunjukkan seni dan budaya. Maret 2015 lalu pun, rombongan sirkus gajah menggelar pertunjukkan di sana. Sedangkan di saat lebaran Idul Fitri, Pengurus Daerah Muhammadiyah Kota Parepare biasa menjadi tuan rumah penyelenggaraan sholat Id.

Peta & Citra Satelit

Lapangan Andi Makassau

Patung Cinta Ainun-Habibie --selain kandang merpati-- bakal menjadi bangunan fisik pertama yang ada di Lapangan Andi Makassau. Tapi tahun ini juga, di sisi kiri tengah lapangan, dengan anggaran Rp 1,5 miliar, akan dibangun tribun mini, serta bangunan pelengkapnya: kios makanan dan minumun, serta wc umum. Bangunan tribunnya sendiri akan dibuat bernuansa masjid. Soalnya, selain akan jadi panggung kehormatan upacara, area tribun itu juga jadi tempat imam dan khotib saat sholat Jumat yang rencananya akan digelar rutin di sana.

Waria Parepare

Bencong silang Monas. Sebutan ini dulu melekat pada kaum waria atau bencong yang saban malam nongkrong di kawasan Monas, Jakarta, alias alun-alunnya Jakarta (atau mungkin alun-alunnya Indonesia). Sekarang, setelah monas dibentengi pagar besi tinggi, mereka sudah hilang. Di Parepara, waria juga biasa menghabiskan malam di alun-alun atau Lapangan Andi Makassau. Tapi sekarang mungkin sudah hilang. Soalnya, sudah sejak Januari tahun lalu Wali Kota Parepare Taufan Pawe mencanangkan tekad 'menyingkirkan waria' dari alun-alun.