Satu Indonesia, Berjuta Placesnya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Pemerintah Kabupaten Pandeglang

Rabu, 02 Januari 2019 19:13:16
photo: kantor bupati pandeglang / google street view

Tsunami Selat Sunda menghantam wilayah pesisir Kabupaten Pandeglang. Mendagri Tjahjo Kumolo pun lantas meninjau lokasi bencana dan menyempatkan diri mampir ke Posko Penampungan Bantuan yang dipusatkan di Kantor Bupati Pandeglang. Bukannya disambut langsung oleh bupati Pandeglang, Mendagri hanya disambut mantan Bupati Pandeglang Achmad Dimyati Natakusumah. Tjahjo Kumolo kesal? Ternyata tidak. Soalnya, mantan bupati 2 periode (2000-2009) yang menyambutnya --yang sejak 2009 menjadi anggota DPR-RI di Senayan-- tak lain adalah suami bupati yang sekarang: Irna Narulita.

Tjahjo Kumulo juga tak kesal karena bupati Pandeglang periode 2016-2021 itu akhirnya datang dengan terengah-tengah 10 menit kemudian. Keterlambatannya itu karena saat itu, 28 Desember 2018, Ibu Bupati memang sedang sibuk mengurusi warganya yang jadi korban tsunami yang terjadi pada 22 Desember 2018. Mendagri pun mengaku tahu --dan melihat langsung di televisi-- kalau sejak hari pertama bencana Bupati Irna Narulita sudah langsung turun ke lokasi bencana bersama seluruh aparat pemda.

Irna Narulita, sebagaimana sang suami, Achmad Dimyati Natakusumah, bukan tokoh asing di dunia politik nasional. Sebelum menjadi bupati, Irna Narulita adalah anggota DPR-RI periode 2014-2019 (Fraksi Partai Persatuan Pembangun). Hanya saja, karena mencalonkan diri sebagai calon Bupati Pandeglang pada Pilkada Serentak Desember 2015, ia mesti meninggalkan kursi legislatif di Senayan. Saat pilkada, meski ia dan calon wakilnya, Tanto Warsono Arban , tak ikut mencoblos karena tak ber-KTP Pandeglang, pasangan yang didukung 7 partai politik ini menang jauh dari 2 pasangan calon lainnya: meraih 367.547 suara dari total suara yang masuk: 529.281 suara.

Saat menang pilkada, yang banyak jadi judul berita bukan kemenangan Irna Narulita. Yang lebih populer adalah 'kemenangan menantu Gubernur Banten Ratu Atut'. Irna menantu Ratu Atut Chomsyiah, gubernur Banten yang non-aktif karena ditahan KPK dan kemudian digantikan oleh wakilnya, Rano Karno? Bukan. Yang jadi menantu adalah pasangannya: calon wakil bupati Tanto Warsono Arban. Saat pelantikan pemenang pilkada pun, tak sedikit media yang lebih suka menuliskan judul 'Rano Karno Lantik Menantu Ratu Atut Jadi Wakil Bupati Pandeglang.

Meski 'kalah populer' di era pilkada, berbagai media toh akhirnya kembali memfokuskan sorotan kepada kiprah sang kepala daerah: Bupati Irna Narulita. Maret tahun lalu misalnya, Obsession Media Group memberi Irna Narulita anugerah Best Achiever in Women Regional Leaders. Di lingkungan pemerintah pun, tak sedikit anugerah yang diraih selama kepemimpinannya: Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Daerah naik dari Predikat CC menjadi B, opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam Tata Kelola Keuangan Daerah, dan penghargaan Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia.

Akankah Irna Narulita mengikuti jejak suaminya: memimpin Kabupaten Pandeglang selama 2 periode? Ibu bupati konon belum mau bicara soal itu. Tapi suaminya, Achmad Dimyati Natakusumah, sudah secara publik berpesan agar sang istri cukup satu periode saja menjadi Bupati Pandeglang. Alasannya, ia khawatir istinya tidak bisa menjalankan fitrahnya sebagai istri jika terlalu lama menjabat bupati. Juga, jika istrinya terlalu lama berkuasa, ia takut istrinya menjadi seperti Ratu Atut Chosiyah yang akhirnya terjerat kasus korupsi.

Peta & Citra Satelit

Kantor Bupati Pandeglang

Pemerintah Kabupaten Pandeglang
Jl. Mayor Widagdo
Kelurahan Pandeglang
Kecamatan Pandeglang
Kabupaten Pandeglang
Banten


Tel: 0253-203800


Website: www.pandeglangkab.go.id

Kecamatan di Pandeglang

Kecamatan di Kabupaten Pandeglang:
1. Angsana
2. Banjar
3. Bojong
4. Carita
5. Cibaliung
6. Cibitung
7. Cigeulis
8. Cikedal
9. Cikeusik
10. Cimanggu
11. Cimanuk
12. Cipeucang
13. Cisata
14. Jiput
15. Kaduhejo
16. Karang Tanjung
17. Koroncong
18. Labuan
19. Majasari
20. Mandalawangi
21. Mekarjaya
22. Menes
23. Munjul
24. Pagelaran
25. Pandeglang
26. Panimbang
27. Patia
28. Picung
29. Pulosari
30. Saketi
31. Sindangresmi
32. Sobang
33. Sukaresmi
34. Sumur