Indonesia meets Google Places and Facebook Places
Menara Siger, Bakauheni
Rabu, 18 Januari 2012 09:39:39
photo: jeemack / panoramio
Berada di kawasan perbukitan tak jauh dari terminal ferri Bakauheni, Menara Siger telah menjadi ikon atau landmark baru bagi Lampung. Gedung pusat kegiatan seni, budaya, dan keagamaan ini mengabil inspirasi arsitekturnya dari Mahkota Siger, alias mahkota pengantin wanita adat Lampung. Dirancang sejak 2005, Menara Siger yang menelan biaya Rp 15 miliar itu diresmikan gubernur Lampung pada 1 Mei 2008.

Menara Siger juga dijandikan tanda 'kilometer 0' pulau Sumatra sebelah selatan, menandingi 'kilometer 0'-nya Indonesia yang ada di Pulau Sabang. Melengkapi fungsinya sebagi penanda, di halaman Menara Siger juga terdapat lantai bermotifkan kompas dengan 8 penjuru mata angin. Masyarakat Lampung juga suka menyebutnya sebagai gerbang masuk Lampung dari timur.

Tinggi Menara Siger mencapai 32 meter. Gedung 5 tingkat ini panjangnya 50 meter x 10 meter. Adapun lahan yang dipersiapkan bagi kawasan wisata dan 'rest-area' bagi orang yang hilir mudik Jawa-Sumatera ini seluas 150 hektar. Lokasi Menara Siger berada 110 meter di atas permukaan laut.