Satu Indonesia, Berjuta-juta Places-nya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Rabu, 21 Maret 2018 18:28:05
photo: kantor gubernur sumsel / google street view

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin sudah pamitan. Saat menghelat ''Kaleidoskop Akhir Tahun 2017'' akhir Desember lalu, ia bilang kalau tahun depan bukan dirinya lagi yang akan menyampaikan potret perjalanan tahunan provinsi Sumatera Selatan. Alex Noerdin --yang sempat bertarung melawan Jokowi-Ahok pada Pilkada DKI Jakarta 2012 dan kapok untuk bertarung lagi di Jakarta pada Pilkada 2017-- pamit karena memang tak bisa lagi menjadi gubernur Sumsel. Gubernur yang sukses menggratiskan sekolah negeri dan swasta pada 2009 ini sudah dua kali memimpin Sumsel sejak 2008.

Alex Noerdin terbilang pegawai negeri yang setia. Ia mengawali ke-PNS-nya sebagai staf Bappeda Sumatera Selatan pada 1981, seusai meraih 2 gelar sarjana di 2 univeristas di Jakarta: S1 Teknologi Industri dari Universitas Trisaki (1980) dan Sarjana Hukum dari Unika Atmajaya (1981). Setelah 20 tahun malang-melintang di berbagai jabatan di lingkungan pemerintahan Sumatera Selatan --di tingkat kabupaten, kota, maupun di tingkat provinsi--, pria kelahiran Palembang, 9 September 1950 ini akhirnya bisa menjadi Bupati Musi Banyuasin pada 2001. Pada 2007 ia kembali ikut pilkada Musi Banyuasin dan menang.

Periode kepemimpinan ke-2 di Musi Banyuasin tak dituntaskannya. Pada 2008 ia pamit untuk bertarung di Pemilihan Gubernur Sumatera Selatan dan sukses. Kiat kemenangannya tak lain berkat program populis yang berhasil ia jalankan di Musi Banyuasin: sekolah gratis. Tak lupa janji kampanye, program sekolah gratis ini pada 2009 diterapkan di seantero Provinsi Sumatera Selatan, berlaku bagi sekolah negeri maupun swasta. Pada 2015, Alex Noerdin mencoba memperluas program itu dengan memulai program kuliah gratis. Wujudnya berupa beasiswa penuh untuk kuliah di sejumlah perguruan tinggi di tanah air, China, dan Korea Selatan.

Merasa punya nama dan karir politik bagus, pada Juli 2012 atau sebelum periode kepemimpinan pertamanya di Sumsel berakhir, dengan dukungan Parai Golkar, Alex Noerdin mencoba keberuntungan politik di provinsi yang jadi ibukota negara. Ia ikut bertarung pada Pilkada DKI Jakarta yang antara lain melawan pasangan Jokowi-Ahok. Perolehan suara Alex Noerdin--yang saat itu tengah bolak-balik diperiksa KPK terkait korupsi Wisma Atlet di Palembang-- ternyata tak terlalu bagus. Hanya berada di urutan ke-5 dari 6 pasangan calon. Saat Jakarta menggelar Pilkada 2017, ia pun tak ikutan. ''Kapok nyalon gubernur DKI,'' bilangnya.

Kalah di Jakarta, Alex Noerdin bertarung lagi di Sumatera Selatan pada pilkada Sumatera Selatan Juni 2013. Tokoh Golkar ini bernasib baik dan bisa kembali memimpin Sumsel untuk kedua kalinya. Bersama wakilnya, Ishak Mekki, ia dilantik menjadi gubenur periode ke-2 di Palembang Sport Convention Center, 7 November 2011. Tanggal pelantikan ini, yang berarti pula sebagai tanggal akhir masa jabatannya pada 2018, punya makna istimewa lain: Alex Noerdin masih akan menyaksikan 'karya-besar'-nya yang diwarnai banyak korupsi, yakni pembangunan stadion dan fasilitas olahraga di Sumsel, dipakai sebagai ajang gelaran Asian Games 2018 yang akan berlangsung mulai 18 Agustus 2018. Meski begitu, seperti yang diungkapnya di Griya Agung --gedung yang sehari-hari menjad tempatnya menjalankan pemerintahan---, ia tak akan menjadi orang yang menyampaikan Kaleidoskop Sumatera Selatan Akhir Tahun 2018.

Sekarang, Sumatera Selatan sedang hangat menyongsong Pilkada Serentak yang bakal berlangsung Juni 2018. Wagub Ishak Mekki ikut maju sebagai salah satu calon gubernur. Sementara Gubernur Alex Noerdin, yang sudah tak bisa ikut pilkada lagi, menjadi pemberi restu bagi calon yang saat ini berstatus seperti dirinya dulu: Bupati Musi Banyuasin. Calon yang didukungnya tak lain putra sulungnya sendiri: Doddy Reza Alex Noerdin. Sang bapak melantik anaknya menjadi Bupati Musi Banyuasin pada 2 Mei 2017. Pada pilkada Musi Banyuasin sebelumnya, Doddy Reza Alex Noerdin juga pernah ikut, tapi gagal. Selain menjadi pengusaha, putra Alex Noerdin ini pernah mengisi hidupnya dengan menjadi anggota DPR-RI di Senayan sejak 1 Oktober 2009 hingga 22 Oktober 2016.

Peta & Citra Satelit

Pendopo Griya Agung

Kantor Gubernur Sumatera Selatan
Jl. Kapten A Rivai No 3
Kelurahan Sungai Pangeran
Kecamatan Ilir Timur I
Kota Palembang
Sumatera Selatan

Tel: 0711-352388

Website: www.sumselprov.go.id

Alex Noerdin - www.alexnoerdin.info


Pendopo Griya Agung
Jl. Demang Lebar Daun No 9
Kelurahan Demang Lebar Daun
Kecamatan Ilir Barat I
Kota Palembang
Sumatera Selatan