Satu Indonesia, Berjuta-juta Places-nya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Fort Marlborough

Jumat, 29 April 2011 11:52:01
photo: yaya ariadi/indoplaces

Benteng warisan masa penjajahan Inggris terbilang jarang di Indonesia. Benteng Marlborough atau Fort Marloboroguh adalah salah satunya. Ketika pertama kali dibangun, tak lama setelah Inggris masuk pada 1714, benteng ini dinamai Benteng York. Baru belakangan namanya diganti menajadi Marlboroguh. Juga, karena pernah jadi markas Sir Thomas Stamford Raffles (1817), benteng ini kerap disebut Benteng Raffles.

Ketika pertama kali dibangun, 1713-1719, Fort Malborouh dibuat menghadap ke daratan, memunggungi Samudera Hindia. Ketika Rafles berkuasa, benteng ini direnovasi, 1818-1824. Usai renovasi, 1825, sesuai Perjanjian London, Raffles harus hengkang dari Bengkulu, dan wilayah koloninya diserahkan ke Belanda. Belanda menempatinya sampai kedatangan Jepang pada 1942.

Setelah Jepang keok, polisi Indonesia menjadikan Benteng Marlborough sebagai markas. Ketika Belanda mencoba berkuasa lagi di Indonesia, pada 1948 Benteng ini pun diambil Belanda lagi. Pada 1950, ketika Belanda resmi keluar dari Indonesia, benteng ini dijadikan marka TNI, hingga 1977. Tahun itu pula benteng diserahkan ke Depdikbud, direnovasi, dan dijadikan cagar budaya. Dan akhirnya, pada 1984, Benteng Marlborouh dijadikan obyek wisata untuk umum, satu paket dengan kawasan wisata alam Pantai Tapak Paderi.

Peta & Citra Satelit

Benteng Marlborough

Benteng Marlborough
Jalan Benteng
Kota Bengkulu


Disbudpar Provinsi Bengkulu
Jalan P Tendean No. 17
Kota Bengkulu
Tel: 0736-21272
Fax: 0736-342200

Website: www.pariwisatabengkulu.com www.wisatabengkulu.com