Indonesia meets Google Places and Facebook Places Home | Places | Hotel | Berita
Indoplaces.com
Fimelle.com Cemplung.com
Kebun Kelapa Sawit Mekarsari
Minggu, 06 Februari 2011, 07:16:03
photo: che/indoplaces
Sudah pernah ke Taman Wisata Mekarsari di Cileungsi? Mungkin anda menjawab sudah. Sudah pernah menengok kebun atau perkebunan kelapa sawit Mekarsari yang luasnya mencapai ratusan hektar? Bisa dipastikan Anda akan menjawab belum.

Kalau sedikit mau jeli, tak susah menemukan kebun kelapa sawit yang masih satu keluarga dengan Taman Wisata Mekarsari ( www.mekarsari.com ). Lokasinya pun masih di situ-situ juga. Tepatnya, di belakang Taman Buah Mekarsari.
 
Mekarsari Oil Palm Research Center
Jalan Mampir-Palasari
Desa Mampir, Cileungsi
Bogor

Website: www.oilpalm-mekarsari.com

Legenda:
M = Taman Wisata Mekarsari
K = Kebun kelapa sawit
W = Peternakan Sapi PT Widodo Makmur
G = Perumahan Grand Nusa Indah
V = Perumahan Pesona Vista 1
2 = Perumahan Griya Cileungsi 1
3 = Perumahan Griya Cileungsi 2
L = Kantor Kepala Desa Mampir
S = SDN Palasari 03
 
S = SDN Palasari 03
P = Pos satpam kebon kelapa sawit
 
Sebenarnya ada 3 (tiga) kebun atau perkebunan kelapa sawit milik Mekarsari. Yang pertama, kebun pembibitan kecil, yang berada di sisi kanan belakang Taman Wisata Mekarsari. Kalau Anda berkeliling naik kereta atau bis keliling, Anda pasti akan melihat ada petak-petak penuh rumah plastik, atau petak-petak yang dikelilingi oleh air. Itulah kebun pembibitan kelapa sawit pertama.

Kebun kedua dan ketiga, tepatnya perkebunan kedua dan ketiga, berada di luar area Taman Wisata Mekar Sari. Kalau Anda sekali waktu keluar dari Taman Wisata Mekarsari lewat pintu belakang, Anda bakal menjumpai lahan kosong penuh alang-alang yang terkesan luas. Nah, dibalik area alang-alang yang sebenarnya hanya sekitar 100 meter dari pagar belakang itu, akan terhampar ratusan hektar kebun kelapa sawit. Di lahan itulah terdapat dua perkebunan sawit. Disebut dua karena jenis kelapa sawit yang ditanam berbeda, dan perlakuan terhadapnya pun berbeda.
 
Perkebunan kelapa sawit kedua luasnya konon 40 hektar. Areanya di kelilingi pagar beton. Diperlakukan seperti itu karena kelapa sawit yang ditanam di sana adalah 'barang mahal' : bibit kelapa sawit impor. Lahan itu juga siang malam dijaga oleh satpam.

Perkebunan kelapa sawit yang ketiga lebih luas lagi, di atas 150 hektar, dan masih terus di perluas. Mungkin karena saking luasnya, kebun yang satu ini tidak diberi pagar beton. Alasan lain, bibit sawit yang ditanam adalah bibit kelapa sawit lokal yang memang lebih murah.

Menurut data resmi Departemen Pertanian, perkebunan itu adalah milik PT Sasaran Ehsan Mekarsari. Namanya terkesan unik? Berbau melayu? Harap maklum. Perusahaan itu memang perusahaan patungan dengan Sasaran Ehsan Utama Bhd yang bermarkas di Malaysia ( www.seu.com.my ).
 
Luas lahan milik PT Sasaran Ehsan Mekarsari, lagi-lagi menurut Deptan, totalnya mencapai 300 hektar dan menampung sekitar 1.200 bibit induk kelapa sawit impor. Mulai 2010, lahan tersebut diharapkan sudah bisa menghasilkan tak kurang dari 10 juta benih kelapa sawit.

Benih? Betul. Ratusan hektar kebun atau perkebunan kelapa sawit itu memang pusat pembibitan. Bukan kebun yang kelapa sawitnya untuk diperas jadi minyak goreng.
 
Alkisah, usaha pembibitan kelapa sawit memang sedang dipacu pemerintah. Soalnya, Indonesia memang selalu tekor benih kelapa sawit dan terus mengimpor. Pada 2007 misalnya, Indonesia butuh 224 juta (224.992.000) kecambah benih kelapa sawit. Yang bisa terpenuhi akhirnya hanya 168.700.000 benih. Dari jumlah itu, 139.900.000 benih diproduksi dalam negeri, sisanya yang 28.800.000 benih dipenuhi lewat impor.

Pada 2008, kebutuhan benih kelapa sawit mencapai 239.921.000 benih. Perkiraan realisasi: 174.648.000 benih (170.640.000 benih dalam negeri dan 65.273.000 benih impor). Alias Indonesia masih kekurangan 28 juta bibit kelapa sawit lagi. ***
 
Sebagian besar lahan kelapa sawit Mekarsari tadinya adalah tanah perkampungan dan sawah. Tanah perkampungan yang kebetulan berada di atas lantas digaruk dengan buldozer agar tercipta lahan kelapa sawit yang rata. Termasuk yang dikeduk dan digusur adalah lapangan sepakbola yang ada di Desa Mampir.
 Hotel di Cileungsi
Mekarsari Indah Hotel
Hotel Sinar Mutiara
Hotel Wisata
Hotel Pondok Mawar
Hotel Genggong 2
 Berita Cileungsi
Setelah Ludes Terbakar, Pasar Cileungsi Dibangun Lagi
Holcim Buka Layanan Pengadaan Rumah Ramah Lingkungan
HBC Buka Outlet di Cileungsi
Pasar Cileungsi Terbakar
Kantor Samsat Sambangi Cileungsi
© 2010-2013 IndoPlaces.com  |  Redaksi - Panduan
Web Services : Bengkel Web - Registrasi Domain - Web Hosting

Powered by eNdonesia 8.5