Satu Indonesia, Berjuta-juta Places-nya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Kedutaan Besar Australia, Patra Kuningan, Jakarta Selatan

Senin, 10 April 2017 19:55:18
photo: kedubes australia

April ini, entah tanggal berapa, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta bakal menganugerahkan 'Penghargaan IAI Jakarta 2017' kepada sejumlah karya arsitektur. Gedung Kedutaan Besar Australia, gedung baru yang diresmikan pada 21 Maret 2016, masuk nominasi. Yang mengikutkannya pada 'lomba arsitektur' itu tak lain perusahaan yang merancangnya: Denton Corker Marshall. Biro arsitektur dari negeri Kangguru ini hadir di Indonesia lewat PT Duta Cermat Mandiri. Bakal dapat anugerah IAI Jakarta? Kita tunggu saja. Yang pasti, gedung Kedubes Besar Australia di Jakarta sudah tercatat sebagai gedung Kedutaan Australia terbesar di dunia.

Yang mencatatnya sebagai Kedubes Australia terbesar, atau pos perwakilan diplomatik Australia terbesar, tentulah Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia. Dan itu dikatakan Menlu Ausralia Julie Bishop saat meresmikan komplek kedubes Australia yang berada di Jalan Patra Kuningan, Kuningan, Jakarta Selatan, yang menelan biaya Rp 4,15 triliun. Seberapa besar? Luas tanahnya 5 hektar atau 50 ribu meter persegi: menempati 4 kavling sekaligus, kavling 1 sampai 4, di area yang di-era Soeharto dulu dikenal sebagai komplek rumah para menteri. Kok sampai seluas itu? Maklum saja. Di komplek itu bukan hanya ada 'chancery' atau kantor kedutaan. Di sana hadir pula rumah Duta Besar Paul Grigson, serta 32 unit 'apartemen' bagi staf kedutaan dan 3 lapangan tenis (plus 1 kolam renang) di sisi selatan halaman kedutaan.

Dalam bahasa awam, arsitektur gedung di komplek Kedubes Australia bisa dibilang bergaya minimalis. Semuanya, totalnya ada 12 bangunan atau billets, yang cuma berbentuk kubus atau kotak, yang diberi bolong-bolong di banyak tempat, yang bolongannya berbentuk kotak-kotak pula. Kubus-kubus itu dibuat berkesan sebagai sesuatu yang mencuat dari tanah. Lantas, untuk mencitrakan Australia sebagai negeri yang kaya bahan mineral dan logam, berbagaibillet itu dilapisi dengan aneka logam: zinc, tembaga, kuningan, besi, dan aluminium. Tak ada yang berlapis emas.

Makna lain kehadiran lapisan logam itu adalah semua fasade bangunan itu tergolong sebagai blast resistant facade. Yang terakhir ini mengingatkan kita pada ledakan bom di depan gedung Kedubes Australia yang lama: 9 September 2004. Sedangkan sosok kotak-kotak ala Denton Corker Marshal bisa disimak pula karya lainnya di Indonesia: Hotel Alila Solo.

Peta & Citra Satelit

Kedubes Australia

Kedutaan Besar Australia di Indonesia
Jl. PatraKuninganRayaKavling1 - 4
Kelurahan Kuningan Timur
Kecamatan Setiabudi
JakartaSelatan- 12950
DKI Jakarta


Tel: 021-25505555
Fax: 021-29226775

Website: http://indonesia.embassy.gov.au


Beringin Tua di Kedubes Australia

Meski tak banyak pepohonan atau taman, komplek Kedubes Australia konon sudah tergolong bersahabat dengan lingkungan. Seluruh atap gedung dipasangi sel surya yang listriknya dipakai untuk water heater. Air hujan pun selalu ditampung: sebagian dipakai menyiram toilet, sebagian lagi diolah menjadi air kolam renang. Dan yang paling benar-benar hijau, mungkin, adalah Kedubes Australia tidak melenyapkan 4 pohon banyan tree (masih keluarga pohon beringin), yang ada di lokasi pembangunan, yang konon sudah berumur 100 tahun.

''Pohon-pohon Beringin berusia 100+ thn itu dipertahankan & dipindahkan dlm lokasi,'' kata cuitan Dubes Australia pada 2 Februari 2012 di Twitter, saat proyek pembangunan baru dimulai. Yang nge-tweet soal pohon beringin itu, plus fotonya, tentu bukan Paul Grigson, diplomat yang sekarang menjadi pemakai account Twitter resmi Dubes Australia. Soalnya, Paul Grigson baru menjadi Dubes Australia untuk Indonesia mulai Januari 2015.

Tak ada cerita apakah pohon beringin itu angker atau tidak, atau sulit dipindahkan atau tidak. Yang jelas, meski tweet-nya muncul Februari 2012, pemindahannya baru berlangsung lebih dari setahun kemudian: 15 Juni 2013, sesuai anguerah rekor yang diberikan Museum Rekor Indonesia (MURI) atas aksi pindah beringin itu. Rekor itu, kata MURI, untuk ''Pemindahan pohon beringin dengan diameter 6 meter dan dengan bobot 96 ton dengan menggunakan Crane Kobelco 7250 dengan kapasitas 250 ton''. Anugerah itu diberikan kepada kontraktor yang memindahkannya, dan juga yang membangun komplek kedutaan: Leighton - Total JO (joint operation alias kerjasama operasi PT Leighton Contractors Indonesia dengan PT Total Bangun Persada Tbk).
Places TerdekatKm
Kedutaan Besar Australia, Patra Kuningan, Jakarta Selatan 0,000
Graha Aktiva, Kuningan, Jakarta Selatan 0,169
Gedung Granadi, Kuningan 0,218
Indorama di Graha Irama 0,253
Adaro, Menara Karya, Kuningan, Jakarta Selatan 0,305
Menara Mega Syariah, Kuningan, Jakarta Selatan 0,488
Palma One, Kuningan, Jakarta Selatan 0,546
Ariobimo Sentral, Kuningan, Jakarta Selatan 0,601
Tempo Scan Tower, Kuningan, Jakarta Selatan 0,603
Gedung Kementerian Perindustrian 0,696
Hotel TerdekatKm
Gran Melia Jakarta, Kuningan, Jakarta Selatan 0,496
Puri Denpasar Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan 0,847
Manhattan Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan 0,859
Kartika Chandra Hotel 1,667
Hotel Maharani 1,730
Harris Hotel - Tebet 1,894
Hotel Setiabudi, Karet, Setiabudi 2,561
Hotel Cipta 2 2,685
Le Meridien Jakarta 2,711
The Ritz Carlton Jakarta, Pacific Place, Jakarta Selatan 2,828