Indonesia meets Google Places and Facebook Places
Pemerintah Kabupaten Paniai
Selasa, 11 Agustus 2015 20:07:39
photo: humas pemkab paniai
Kabupaten Paniai berada di daratan tinggi Papua. Rata-rata wilayahnya berada di ketinggian 1.700 meter DPL. Berhawa dingin, api pun kerap muncul 'menghangatkan' suasana. Kantor bupati Paniai terbakar. Rumah dinas wakil bupati terbakar. Kantor KPUD juga. Kantor Bapedalda pun disikat si jago merah. Dan yang terbaru, pertengahan Juli lalu, Pasar Enarotali di ibukota Paniai, juga terbakar. Sudah dibangun kembali? Kantor bupati, yang terbakar menjelang Pilpres 2009, sudah dibangun kembali dan sudah selesai. Rencananya diresmikan Juli lalu, namun belum ada kabar lanjutannya.

Kabupaten Paniai terbentuk lewat UU No 45 tahun 1999, yang juga membentuk Provinsi Irian Jaya Barat dan Provinsi Irian Jaya Tengah. Kantor bupati di Kota Enarotali, Desa Madi, diresmikan Gubernur Papua JP Solossa pada Juli 2004, serentak dengan peresmian amat banyak kantor pemerintahan dan sarana publik lainnya: Kantor Bappeda, Kantor DPRD, Kantor DPU, Kantor Dinas Pertanian, Kantor Dinas Pendidikan dan Pengajaran, Kantor Kesehatan, Kantor Sosial, Kantor Bawasda, Kantor Perindag, Kantor Pariwisata, Kantor Kependudukan, Kantor BPMD, Mesjid Al Mubaraq Enarotali, dan Gereja Pantekosta Enarotali.

Menjelang Pilpres Juli 2009, kantor bupati Paniai terbakar habis. Semua dokumen ludes terbakar. Kerugian akibat kebakaran pada 14 Juni 2009 malam itu ditaksir mencapai Rp 15 miliar. Polisi saat itu tidak bisa memastikan apakah kebakaran itu disebabkan oleh sabotase atau disengaja menjelang pilpres. Akibat lain itu, sejak saat itu unit kerja bupati dan dinas jadi berpencaran kantornya.

Desember 2014 lalu, Gubernur Papua Lukas Enembe melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kabupaten di wilayah Pegunungan Tengah, termasuk ke Kabupaten Paniai. Selain meninjau proyek perluasan Bandara Enarotali, Pelabuhan Aikai (pelabuhan di danau Eikai di tengah wilayah Paniai), dan RSUD Paniai, Lukas Enembe juga menyempatkan diri meninjau proyek pembangunan kantor bupati. Ketika itu Bupati Paniai Hengki Kayame menjelaskan bahwa proyek yang sudah dimulai sejak 2012 itu sudah rampung 90 persen dan ditargetkan bisa diresmikan pada pertengahan atau akhir 2015.

Sekda Paniai Petrus Tangke Rombe, Mei 2015 lalu mengabarkan kalau kantor bupati sudah selesai. Bulan itu hanya tinggal pembuatan taman dan halaman parkir saja yang masih dituntaskan pengerjaannya. Ia juga bilang kalau ia sedang berkoordinasi dengan Pak Bupati untuk mencari waktu yang tepat guna melakukan peresmian kantor bupati yang baru itu pada bulan Juli.

Bagaimana dengan kebakaran lain yang disebut di awal tadi? Kemungkinan sudah dibereskan juga. Yang sudah lama terjadi adalah rumah dinas wakil bupati Paniai, yang terbakar di akhir tahun, dini hari 31 Desember 2011. Rumah itu diduga dibakar orang tak dikenal. Kebakaran lain kejadiannya relatif lebih baru. Kantor Bapedalda terbakar pada 20 November 2014 dan bupati meminta polisi mengusut siapa pelakuanya. Sebulan kemudian, 7 Desember 2014, giliran Kantor KPUD Paniai yang dibakar sekelompok orang yang kalah dalam pemilu legislatif. Menurut Ketua KPUD Paniai Yulius Gobai, pihaknya akan segera membangun kembali kantor itu karena sudah mendapat bantuan dana Rp 1,5 miliar dari bupati, serta bantuan dana dari KPU pusat.

Yang lebih baru adalah kebakaran Pasar Enarotali. Terjadi 16 Juli 2015, kebakaran ini melumat belasan kios dan rumah warga yang menjadi tetangga pasar. Tak seperti kebakaran lain yang diduga ada pelakunya, kebakaran pasar ini diyakini akibat korsleting listrik. Pasar Enarotali, sebagaimana pasar lainnya, dan juga toko-toko, sejak Maret 2015 lalu punya kebiasaan baru: tutup pada hari Minggu, dari pagi sampai sore. Pasar baru boleh buka setelah pukul 15.00 atau sore hari. Kebiasaan baru ini merupakan dampak dari imbauan bupati yang akan menetapkan Paniai sebagai kota Injil dan menjadikan Minggu pagi sebagai saat untuk beribadah. Imbauan ini akhirnya resmi jadi Instruksi Bupati Paniai Nomor 01 tahun 2015 pada awal Mei 2015. Hal serupa juga sudah diberlakukan di Jayapura dan Wamena.
Pemerintah Kabupaten Paniai
Jl. Enarotali
Desa Madi
Distrik Paniai Timur
Kabupaten Paniai
Papua

Website: www.paniai.go.id
Distrik di Kabupaten Paniai:
1. Aradide
2. Bibida
3. Bogoboida
4. Paniai Barat
5. Paniai Timur
6. Yatamo
7. Dumadama
8. Ekadide
9. Kebo
10. Siriwo

Jumlah distrik di Kabupaten Paniai terbilang sedikit karena sebagian distrik aslinya sudah dimekarkan menjadi dua kabupaten baru: Kabupaten Intan Jaya (UU Nomor 54 tahun 2008) dan Kabupaten Deiyai (UU No 55 tahun 2008).