Indonesia meets Google Places and Facebook Places
Bandara Syukuran Aminuddin Amir, Kabupaten Banggai
Sabtu, 21 Maret 2015 06:36:03
photo: Djoni Pandeirot / panoramio
Bandara Bubung nama lamanya, sekaligus nama populernya. Nama barunya, yang berlaku sejak 2008, Bandara Syukuran Aminuddin Amir: dipetik dari nama raja Banggai terakhir. Berapa gaji karyawan di bandara yang bisa didarati pesawat sekelas Boeing 737 dan yang ruang tunggu VIP-nya berbentuk bola ala space-ship ini? Kalau Anda tak tahu, ya wajar. Para pekerja di sana pun tak tahu. Karena itu Februari 2015 lalu para pekerja kontrak disana beramai-ramai menggelar aksi protes. Mereka mempertanyakan SK yang tak pernah diberikan sejak mulai bekerja pada 2014. Karena tak ada SK, mereka tak tahu berapa gaji yang mestinya mereka terima. Juga, tanpa SK, pihak bandara pernah melakukan pemberbentian kerja sepihak.

Aksi protes itu kabarnya berjalan dengan damai. Mereka bisa berdialog dan sebagian dari mereka --tenaga security-- sempat dijanjikan akan diupayakan diberi gaji sesuai UMR daerah. Dan soal mengapa SK tak kunjung keluar, pihak bandara bilang kalau itu semua karena para pimpinan sedang punya kesibukan tinggi.

Berada di tepi pantai, dan berada di Desa Bubung (yang dulu jadi nama bandara), Kecamatan Luwuk, bandara ini punya landas pacu sepanjang 1.850 meter. Tercatat ada empat maskapai yang rajin mendatangi Bandara Syukuran Aminuuddin Amir: Express Air, Wings Air, Sriwijaya Air, dan Garuda Indonesia. Meski bandara bisa didarati pesawat jet sekelas Boeing 737, semua maskapai tadi hanya mengerahkan pesawat baling-baling.

Bandara Syukuran Aminuuddin Amir sekarang sudah tergolong bandara kelas II. Ini berkat upgrade yang dilakukan pada 2012 dengan dana dari APBN sebesar Rp 50,5 miliar. Tahun berikutnya, bandara ini dikucuri lagi dana dari APBN-P sebesar Rp 55 miliar.

Sekarang, ketika Kabupaten Banggai sudah bisa memproklamirkan diri sebagai 'kabupaten migas', berkat kehadiran Kilang LNG Doggi Senoro dan banyak blok migas, Bandara Bubung akan dipoles lagi. Akan jadi seperti apa? Januari 2015 lalu, pihak Dishubkoinfo Banggai bilang rancangannya sedang dibahas bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Kalau mau mengintip LPSE Banggai, pada November 2014 memang telah dlakukan penutupan lelang dua paket pekerjaan terkait bandara Banggai: Rancangan Tehnis Terinci (RTT) pada Pengembangan Baru Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir bernilai Rp 880 juta; dan Pembuatan Kajian Perpindahan Pengembangan Bandara Udara Syukuran Aminuddin Amir bernilai Rp 530 juta. Ada kata 'perpindahan' pada proyek ke-2. Bandaranya mau dipindah? Entahlah. Dan siapa yang menang lelang? LPSE bilang, tidak ada pemenang lelang.
Bandara Syukuran Aminuddin Amir - Bandara Bubung
Jl. Mandapar No. 2
Kelurahan Bubung
Kecamatan Luwuk
Kabupaten Banggai - 94711
Sulawesi Tengah

Tel: 0461-21524, 324538