Indonesia meets Google Places and Facebook Places
Bazda Purbalingga, Rumah Zakat
Senin, 24 Februari 2014 03:40:00
photo: jobojero/indoplaces
Jagad layanan kesehatan gratis ternyata sudah padat. Banyak pemain, banyak pesaing. Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Purbalingga sudah merasakannya. Mobil Layanan Kesehatan Dhuafa (LKD) miliknya, yang semula diniatkan jadi klinik kesehatan gratis, akhirnya banting setir. Mobil itu sekarang difungsikan sebagai mobil 'shuttle service' alias antar-jemput pasien dhuafa: dari dan ke rumah sakit. Pada 2012, misalnya, mobil LKD tercatat mengarungi jalan sejauh 15.563 kilometer, untuk memberikan layanan antar-jemput sebanyak 460 kali, bagi 233 pasien dhuafa.

Selain untuk antar-jemput pasien dhuafa, mobil LKD Bazda Purbalingga, yang mulai dioperasikan pada 2010, juga didayagunakan untuk kegiatan bernuansa medis non-reguler lainnya. Semisal untuk pertolongan pertama pada korban kecelakaan, pertolongan bagi korban bencana, serta pengiriman logistik bencana.

Bazda Purbalingga tahun ini memasuki usianya yang ke-13. Perlahan tapi pasti, sejak berdiri 2001, lembaga ini berhasil meningkatkan dana yang diperoleh dari zakat, infaq, dan shodaqoh (ZIS). Totalnya, selama 13 tahun sudah terkumpul Rp 5,68 miliar. Peroleh terbesar diraih tahun 2013 lalu, Rp 1 miliar lebih. Rinciannya: zakat Rp 941,7 juta, infaq Rp 68,4 5 juta, dan shodaqoh Rp 35,9 juta. Tahun sebelumnya, 2012, dana ZIS yang terkumpul hanya Rp 893 juta.

Adapun penyalurannya, sedari awal hingga tahun kemarin, tercatat sebesar Rp 5,47 miliar. Untuk program apa saja? Banyak tentunya. Antara lain: rehab rumah tidak layak huni (Remahtilani), zakat produktif, aksi cepat tanggap (ACT), mobil layanan kesehatan dhuafa (LKD), dan nikah massal.

Lewat program Remahtilani, sejak digelar pada 2003 hingga akhir 2014, Bazda Purbalingga sudah memugar 442 rumah tidak layak huni dan 1 rumah singgah lansia. Dana yang terpakai untuk Remahtilani tercatat sebesar Rp 669,9 juta. Sedikit? Mungkin. Soalnya, dana yang diberikan hanyalah dana stimulan. Hingga 2012, keluarga sasaran Remahtilani menerima dana stimulan sebesar Rp 1,5 juta per KK. Baru pada 2013 dinaikkan jadi Rp 1,75 juta.

Siapa yang paling banyak menyetorkan ZIS kepada amil zakat pelat merah ini? Siapa lagi kalau bukan PNS di lingkungan Pemkab Purbalingga. Tahun 2013 lalu, peroleh ZIS dari PNS mencapai Rp 518,8 juta. Dana sebanyak itu berasal dari 46 instansi yang rutin menyetor setiap bulan. Kalau dirata-rata, masing-masingnya menyetor Rp 40 jutaan per bulan.
Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Kabupaten Purbalingga
Rumah Zakat
Jl. Letkol Isdiman No. 32
Purbalingga
Jawa Tengah
Tetangga TerdekatKm
SBS FM, Radio Purbalingga 0,106
BPR BKK Purbalingga 0,164
RSKBD Panti Nugroho, Purbalingga 0,206
Gereja Kristen Indonesia Purbalingga 0,256
SMPN 2 Purbalingga, Jawa Tengah 0,267
PLN UPJ Purbalingga, Jawa Tengah 0,428
Markas PMI Purbalingga 0,464
Rumah Tahanan Negara Purbalingga 0,554
SMA Muhammadiyah 1 Purbalingga 0,585
Badan Lingkungan Hidup Purbalingga 0,595
Neutron Yogyakarta, Cabang Purbalingga 0,598
Bank BNI Cabang Purbalingga 0,603
Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Purbalingga 0,610
SMPN 5 Purbalingga 0,611
SMPN 1 Purbalingga 0,646
Hotel di Jawa Tengah
Dunia Hotel, Gombong, Kabupaten Kebumen
Dafam Hotel, Kota Pekalongan
Horison Hotel, Kota Pekalongan
Omah Eling, Borobudur, Magelang
Garuda Hotel, Kemranjen, Banyumas
Hotel Syariah Solo
Hotel Aston Imperium Purwokerto
Surya Yudha Hotel, Banjarnegara
Hotel Wongso, Kebumen
Sanjaya Inn Hotel, Purworejo
Berita Jawa Tengah
Industri Logam Ceper Produksi Blok Rem Kereta Komposit
Siswa SMA Taruna Nusantara Ditemukan Meninggal di Barak
Biznet Hadir Serat Optik di Purwokerto
KPK Kebut Pemberkasan Bupati Klaten Sri Hartini
Temanggung TV Mengudara Agustus 2017
Purbalingga akan Kembangkan 6 Desa Wisata
Beringin Rumah Dinas Bupati Karangayar Roboh
Mobil Wali Kota Pekalongan Diseruduk Truk di Salatiga
Ganjar: Ahok Janji Gaji Juara MTQ itu Salah Besar
Air Asia Tutup Rute Solo-Kuala Lumpur