Satu Indonesia, Berjuta-juta Places-nya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Masjid Agung Darussalam, Purbalingga

Sabtu, 22 Februari 2014 04:12:09
photo: jobojero/indoplaces

Pemberlakuan otonomi daerah pada 1 Januari 2001, membuat banyak pemerintah daerah kontan menggeliat. Semangat itu juga melanda Kabupaten Purbalingga. Bupatinya yang baru, Triyono Budi Sasongko, langsung 'tancap gas'. Purbalingga dipoles. Alun-alun kota ditata dengan siraman dana Rp 2 miliar. Menyusul kemudian renovasi besar-besaran Masjid Agung Darusalam yang berada di sisi barat alun-alun. Renovasi berbiaya Rp 6,1 miliar itu rampung pada pertengahan 2004. Diniatkan bernuansa Masjib Nabawi, masjid berdaya tampung 2.500 orang ini sekarang dilengkapi dengan dua menara setinggi 33 meter di sisi utara dan selatan. Masjid Nabawi yang asli, di Madinah sana, punya 10 menara setinggi 105 meter.

Masjid Agung Darussalam merupakan masjid klasik. Dia dibangun pada 1853. Ketika itu masjid ini hanya berukuran 25 meter persegi. Bukti pembangunannya yang berupa prasasti kayu masih tersimpan dengan baik. Ketuaannya juga dibuktikan lewat surat tanah keluaran Belanda yang masih tersimpan di BPN: Zaakblad 2, Kotak D.7, tertanggal 20 Februari 1892. Meski masjidnya dulunya kecil, luas lahannya --serpti tertera di sertifikat tanah-- dari dulu tak pernah berkurang: 5.500 meter.

Meski luas tanahnya tak berubah, luas bangunnya jelas berubah. Berkat renovasi terakhir tadi, yang dananya dipetik dari APBD selama tiga tahun berturut-turut hingga 2004, luas Masjid Agung Darussalam --dua lantai--kini mencapai 1.800 meter persegi. Yang juga menjadi lebih luas tentulah bagian atapnya. Masjid ini sekarang jadi punya dua atap atau kubah: kubah bundar ala masjid Timur Tengah, plus atap limasan bersusun tiga yang merupakan ciri khas masjid Jawa.

Peta & Citra Satelit

Masjid Agung Purbalingga

Masjid Agung Darussalam
Jl. Jambu Karang No. 1 (Alun-alun Barat)
Kecamatan Purbalingga
Kabupaten Purbalingga
Jawa Tengah