Indonesia meets Google Places and Facebook Places
BPR Karyajatnika Sadaya, KK Wastu Kencana, Kota Bandung
Jumat, 12 Agustus 2016 10:23:10
photo: che/indoplaces
April 2016 lalu, majalah Infobank merilis daftar Bank Perkreditan Rakyat (BPR) beraset jumbo, alias asetnya lebih besar dari aset bank umum. BPR Eka Bumi Artha, yang berpusat di Kota Metro, Lampung, berada di urutan pertama dengan aset Rp 5,61 triliun. BPR yang satu ini, BPR Karyajatnika Sadaya, di Kota Bandung, berada di urutan ke-dua dengan aset Rp 4,47 triliun. BPR Sri Artha Lestari, yang berkantor pusat di Denpasar, Bali, di urutan ke-tiga dengan aset Rp 3,04 triliun. Pertanyaannya: bank umum mana yang dikalahkan barisan BPR jumbo ini? Bank Mandiri? Bank Sampoerna?

Bank Mandiri tentu saingan yang amat jauh bari para PBR. Dia jadi bank umum beraset terbesar, menurut peringkat 10 bank umum beraset terbesar versi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per September 2015, dengan aset Rp 905,76 triliun. Yang berada di urutan ke-10 adalah Bank Maybank Indonesia, dengan aset Rp 153,92 triliun. Jadi, bank umum mana --dari total 118 bank umum yang ada--yang benar-benar dilibas BPR beraset Jumbo? Salah satunya, kalau mau pakai data tahun lalu, adalah Bank Sampoerna, yang semester awal tahun lalu asetnya cuma Rp 4,9 triliun. Tapi kemarin, 11 Agustus 2016, Bank Sampoerna mengabarkan kalau asetnya sudah melonjak jadi Rp 6,97 triliun. Yang juga sudah buka kartu adalah Bank Mayora, yang tahun lalu asetnya hanya Rp 4,63 triliun, tapi per Juni 2016 sudah naik jadi Rp 5,60 triliun.

Adapun daftar BPR beraset jumbo tadi, kalau diteruskan hingga 10 besar, urutannya seperti berikut ini. Di urutan ke-empat, BPR Jawa Timur, berkantor pusat di Kota Surabaya, dengan aset Rp 2,14 triliun; lalu BPR Palu Lokadana Utama, Kota Palu, Rp 1,67 triliun; BPR Modern Express, Kota Ambon, Rp 1,21 triliun; BPR Hasa Mitra, Kota Makassar, Rp 1,15 triliun, BPR Surya Yudhakencana, Banjarnegara, Rp 1,14 triliun, BPR Utomo Manunggal Sejahtera Lampung, Kota Bandar Lampung, Rp 1,06 triliun, dan BPR Irian Sentosa, Kota Jayapura, Rp 797,39 miliar.

Menjadi BPR beraset jumbo tak otomatis berarti kinerja BPR yang bersangkutan terbilang oke. Majalah Infobank biasa pula merilis peringkat BPR berkinerja terbaik. Pada 2015 lalu, majalah ini merating 599 dari total 1.642 BPR yang ada. Kesimpulannya: mayoritas BPR yang masuk 10 besar berkinerja terbaik adalah BPR-BPR papan bawah, yang beraset antara Rp 50 hingga Rp 100 miliar. Dan kebetulan, tak satu pun dari 10 BPR beraset jumbo tadi masuk dalam daftar BPR berkinerja bagus tahun 2015. Mungkin tahun ini bakal ada yang masuk.
BPR Karyajatnika Sadaya - Kantor Kas Wastu Kencana
Jl. Wastu Kencana No. 65
Kelurahan Babakan Ciamis
Kecamatan Sumur Bandung
Kota Bandung
Jawa Barat

Tel: 022-4200418

BPR Karyajatnika Sadaya - Kantor Pusat
Jl. Abdurahman Saleh No.2
Kota Bandung
Jawa Barat

Tel: 022-6033236

Website: www.bprks.co.id
Jumlah nasabah BPR Karyajatnika Sadaya melejit menjadi 401.953 nasabah pada 2011, dari tahun sebelumnya yang hanya 334.528 nasabah. Tapi di tahun berikutnya, 2012, jumlah nasabah merosot jadi hanya 356.437, dan naik sedikit di tahun berikutnya lagi, 2013, menjadi 357.117 nasabah. Untunglah, pada 2014, nasabanya melambung lagi menjadi 460.470 nasabah. Mengapa jumlah nasabahnya bisa naik-turun dengan tajam? Entahlah. Mungkin karena pada Maret 2011 bank ini ramai jadi bahan pemberitaan karena jadi korban perampokan yang menewaskan seorang office boy.

Outlet BPR KS yang dirampok tak lain Kantor Kas yang satu ini, yang berada di Jalan Wastu Kencana, tak seberapa jauh dari Kantor Walikota bandung. Perampokan terjadi pada 1 Maret 2011, sekitar pukul 22.30. Malam itu, bank hanya dijaga seorang satpam (outsourcing dari PT Inti Bumi Perkasa) dan kebetulan ditemani seorang office boy, non-karyawan yang kebetulan biasa numpang menginap di sana. Kemudian datanglah dua prima bermotor ke sana dan menuju ke ATM. Ketika hendak disapa, salah seorang pria ber-helm itu langsung melepaskan tembakan ke satpam dan office-boy. Satpam terkena leher kiri, office boy terkena bagian kepala. Sang office boy akhirnya meninggal di rumah sakit. Pelaku perampokan sulit diintifikasi kamera CCTV karena mengenakan helm dan masker. Uang yang dirampok? Kabarnya tak ada uang yang dibawa. Setelah sebulan, kasus ini pun tak terdengar lagi kabar-beritanya.

PT BPR Karyajatnika Sadaya, atau BPR KS, sekarang ini berkantor pusat di Kota Bandung. Tapi ketika hadir pada 14 September 1990, ia lahir sebagai bank di wilayah Kabupaten Bandung. Baru 9 tahun kemudian, pada 16 Desember 1999, Bank Indonesia merestuinya untuk memindahkan kantor pusatnya ke Jl. Abdurachman Saleh No. 2, Kota Bandung. Saat ini, BPR KS tercatat memiliki 27 kantor cabang dan 20 kantor kas yang tersebar di banyak kota di Jawa Barat. Antara lain di kota Jatibarang, Losari, Kadipaten, Tasikmalaya, Garut, Cianjur, Sukabumi, Cirebon, Sumedang, Purwakarta, dan Cimahi.
Places TerdekatKm
Gereja Kerasulan Baru di Indonesia, Dago, Kota Bandung 0,317
Dinas Perikanan dan Kelautan Jabar, Wastukencana, Kota Bandung 0,597
Angkringan Dago, Juanda, Kota Bandung 0,692
DSE Factory Outlet, Juanda, Kota Bandung 0,735
Bank BNI - Kanwil Bandung, Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung 0,788
Gereja Bethel, Wastukencana, Kota Bandung 0,789
Living Plaza, Dago Plaza, Kota Bandung 0,791
Balubur Town Square, Bandung 0,868
Kedai Nyonya Rumah - Trunojoyo 0,899
De Arum Manis Factory Outlet, Cihampelas, Bandung 1,220
Hotel TerdekatKm
Vue Palace Hotel, Kota Bandung 0,772
eL Royale Hotel Bandung, Kota Bandung 1,054
Sensa Hotel, Cihampelas Walk, Kota Bandung 1,352
Puma Hotel, Kota Bandung 1,456
Gino Feruci Kebonjati Hotel, Kota Bandung 1,473
Hotel Savoy Homann Bidakara, Asia-Afrika, Bandung 1,726
Supratman Hotel, Kota Bandung 2,207
Mitra Hotel, Kota Bandung 2,247
Baltika Hotel, Kota Bandung 2,496
Tidar Hotel, Kota Bandung 2,537
Berita Jawa Barat
Pemkot Bekasi Batal Berikan Dana Hibah Pendidikan ke Jawa Barat
Kuda Nil Kerdil Lahir di Taman Safari Indonesia
Besok, Kebun Raya Bogor Berumur 2 Abad
Bogor Canangkan Sekolah Ibu di 6 Kecamatan
Pemkot Bekasi Alokasikan Beasiswa Rp 2 Miliar Bagi yang Masuk Unpad
Pabrik AMDK Le Minerale di Pandeglang Tolok Ukur Masuknya Investor Lain
Ahok Dipindahkan ke Markas Brimob Kelapa Dua Depok
Gubernur Sulawesi Selatan Minta Eksekusi Asrama Mahasiswa di Bogor Ditunda
Menhub: Pembangunan 'Kanal Cikarang Bekasi Laut' Kurangi Beban Jalan Raya
Wali Kota Sukabumi Laporkan 4 Akun Facebook ke Polisi