Indonesia meets Google Places and Facebook Places
Stasiun Cirebon, Kota Cirebon
Jumat, 10 Juli 2015 19:01:33
photo: che/indoplaces
Pasca beroperasinya jalur rel ganda lintas utara Jawa (Jakarta-Surabaya), yang diresmikan Juni 2014, Stasiun Cirebon jadi teramat sibuk. Jumlah penumpang yang naik-turun di seantero wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia Daops 3 Cirebon pun melonjak dari 1,3 juta orang pada 2013 menjadi 1,9 juta orang pada 2014. Siapa lagi yang untung dari proyek rel ganda itu? PT LEN Industri (persero) termasuk di antaranya. Perusahaan pelat merah ini kebagian proyek senilai Rp 1,7 triliun untuk mengerjakan sistem persinyalan sepanjang 400 km dari Stasiun Cirebon sampai Stasiun Pasarturi, Surabaya.

Dirut PT Len Industri (Persero) Abraham Mose, pada Mei 2013, mengakui kalau proyek persinyalan itu merupakan proyek besar. Seberapa besar nilai itu bagi sang perusahaan, disimak dari paparan Direktur Keuangan Andra Yoga Agussalam sebulan kemudian. Katanya, dari target yang ditetapkan Rp 1,8 triliun, realisasinya bisa Rp 2,3 triliun. Karenanya menaikkan target pendapatan 2013 menjadi Rp 2,6 triliun.

Keberhasilan pendapatan perseroan tahun 2012-2013 itu, terang Andara, ditopang oleh salah satu lini bisnis andalan perusahaan: railway signalling. Lini bisnis itu ''sedang melakukan pembangunan paket persinyalan double track lintas utara Pulau Jawa sepanjang lebih dari 400 km dari Stasiun Cirebon sampai Stasiun Pasarturi Surabaya,'' jelas Andra. Dan selain proyek pensinyalan jalur rel ganda lintas utara Jawa itu, PT Len Industri juga sedang mengerjakan proyek persinyalan lainnya: Jogja-Solo, Duri-Tangerang dan Parung-Maja.

Sistem persinyalan jalur rel ganda Cirebon-Surabaya itu tentu sekarang sudah berfungsi, karena jalur itu --yang dibangun dengan biaya Rp 9,89 triliun, plus Rp 1 trilun lagi untuk membeli rel dari China-- sudah diresmikan pengoperasiannya pada Juni 2014. Sekarang PT KAI Daops 3 Cirebon sedang menuntaskan jalur rel ganda lintas selatan Jawa, yang sementara ini baru pada tahap jalur Cirebon-Purwokerto (Jawa Tengah). Pada April 2015, penggalan Cirebon-Purwokerto ini sudah rampung pengerjaannya, tinggal menunggu uji coba, dan kemudian bakal diresmikan.

Kehadiran jalu rel ganda sudah membawa efek bagus bagi kinerja Daops 3 Cirebon. Januari 2015, Daops 3 Cirebon mengabarkan kalau volume penumpang pada 2014 melebihi target. Targetnya 1.636.693 orang, pencapaiannya 1.903.984 orang. Jumlah penumpang ini lebih tinggi 37 persen dari jumlah penumpang pada 2013: 1.384.374 orang. Soal berapa nilai nominal rupiahnya, Daops 3 Cirebon tidak mau bilang. Hanya saja disebut kalau pendapatannya 28,38 persen melebih target.

Pendapatan melebihi target juga terjadi di angkutan barang. Tanpa menyebut nominal, disebut kalau pendapatan angkutan barang naik 55,1 persen dari tahun sebelumnya. Namun, volume barang yang diangkut hanya mencapai 656.038 ton, atau hanya 92,4 persen dari target 2014 yang 709.802 ton.

Stasiun Cirebon merupakan satu dari dua stasiun utama yang ada di kota Cirebon. Karena berada di Kecamatan Kejaksan, dia biasa juga disebut Stasiun Kejaksan. Juga agar lebih jelas bedanya, ia kerap disebut Stasiun Besar Cirebon. Kekhasan stasiun ini adalah hanya kereta eksekutif dan kelas bisnis yang berhenti di sini. Adapun kereta kelas ekonomi berhenti di kota Cirebon di Stasiun Cirebon Prujakan, yang hanya berjarak 1 kilometer dari Stasiun Cirebon. Stasiun yang terakhir ini juga jadi 'simpang tiga' berpisahnya jalur rel ganda lintas utara Jawa dengan jalur rel ganda lintas selatan Jawa. Sebagai tetangga dekat, keduanya sama-sama dilewati 54 trayek kereta api reguler, yang perharinya menghadirkan 144 perjalanan kereta api.
Stasiun Cirebon - Stasiuk Kejaksan
Jl. Raya Siliwangi
Kelurahan Kebon Baru - 45124
Kecamatan Kejaksan
Kota Cirebon
Jawa Barat

Tak sekedar dilewati kereta api, Cirebon juga punya armada kereta sendiri. PT KAI Daops 3 Cirebon tercatat mengelola 3 kereta api: KA Cirebon Ekspres, kereta ekonomi Cirebon-Jakarta; KA Argo Jati, kereta eksekutif Cirebon-Jakarta; dan KA Ciremai Ekspres, kereta ekonomi Cirebon-Bandung. Semua kereta ini punya garasi dan bengkel sendiri di Cirebon, yakni Dipo Lokomotif Daops 3 Cirebon, yang berada di sisi utara Stasiun Cirebon.
Tetangga TerdekatKm
Stasiun Cirebon Prujakan, Kota Cirebon 1,551
Berlian Cirebon, Dealer Yamaha 2,602
VW Cirebon, PT Eiyu Damai Sejahtera 2,654
Mulya Hyundai 2,688
Honda Mulya Putra dan Mulya Hyundai, Cirebon 2,704
Mazda Cirebon dan Ford Cirebon, Manhattan Square 2,733
Kawasaki Cirebon, PT Mulya Putra Citra Mobil 2,864
Korem 063 Sunan Gunung Jati, Cirebon 2,954
Terminal Harjamukti: Menyongsong Renovasi Rp 5 Miliar 3,759
Alfamart Terminal Harjamukti, Cirebon 3,817
Taman Wahana Tata Nugraha Cirebon 3,856
BNI Syariah - KLN Plered, Cirebon 4,332
Bank OCBC NISP - KCP Plered, Cirebon 4,389
Pasar Kue Plered, Pasar Kue Weru 4,726
Pasar Pasalaran, Pasar Becek dan Pasar Politik Cirebon 5,392
Hotel di Jawa Barat
The La Oma Hotel, Lembang, Kabupaten Bandung Barat
Hotel Ciputra Cibubur, CitraGran, Kota Bekasi
The Margo Hotel, Kota Depok
Pangrango 2 Hotel, Kota Bogor
Zest Hotel Bogor, Kota Bogor
Amaris Hotel Padjajaran, Kota Bogor
Amaris Hotel Pakuan, Kota Bogor
Hotel Savoy Homann Bidakara, Asia-Afrika, Bandung
Amaris Hotel - Bekasi Barat
Amaroossa Grande Bekasi Hotel
Berita Jawa Barat
Gubernur Sulawesi Selatan Minta Eksekusi Asrama Mahasiswa di Bogor Ditunda
Menhub: Pembangunan 'Kanal Cikarang Bekasi Laut' Kurangi Beban Jalan Raya
Presiden Jokowi Sambangi Cirebon
Presiden Jokowi Blusukan ke BIP Lihat Produk Asli Bandung
Presiden Jokowi: Teras Cihampelas Perlu Ditiru Kota Lain
Patung Lilin Chris John Bakal Hadir Di GOR Jaya Perkasa Purwakarta
Antam Sosialisasikan Penutupan Tambang Emas Pongkor
Pertamina Gelontorkan Rp 15 Miliar Bangun Jalan Pantura Karawang
Peran Bandara Husein Sastranegara Akan Digantikan Bandara Kertajati
Kampus IPDN Jatinangor Terpangkas Tol Cisumdawu