Indonesia meets Google Places and Facebook Places
Institut Teknologi Bandung, Ganesha, Bandung
Selasa, 21 April 2015 22:10:31
photo: che/indoplaces
ITB. Institut Teknologi Bandung. Apalagi yang mau diomongkan soal kampus yang satu ini. Semua orang rasanya sudah tahu. Tapi, daripada tidak ada yang dituliskan tentang ITB, ada asyiknya menulis 'secara ilmiah' hal yang rasanya tak pernah berubah dari ITB. Apanya? Area pintu masuk utamanya, yang berada di seberang Masjid Salman. Dari dulu, area pintu masuknya selalu ditumbuhi pepohonan sejenis Bougenvile. Lalu di kiri-kanannya berjejer pohon yang selalu dicukur karena pantang menutupi sosok bangunan klasik beratap sirap di belakangnya. Dan di bagian terdepan, di tepi Jalan Ganesha, ditanami tanaman pendek ala pagar hidup pedesaan.

Daripada melantur dalam membicarakan taman ITB, enaknya kita simak saja paparan Taufikurahman, dosen ITB yang memang pakar Plant Science dan lansekap. Katanya, di kampus ITB itu ada 280 jenis tumbuhan yang berasal dari 94 keluarga (famili). Tumbuhan itu wujudnya berupa pohon, perdu, dan herba. Beberapa di antaranya tergolong tumbuhan langka, semisal Dillenia philippenis (sempur), Phoenix sp, Erythroxylon navogranatense, dan Cola nitida. Bahkan ada juga yang tergolong tumbuhan beracun: Dieffenbachia furneri, Euphorbia tirucali, dan Nerium indicum.

Keanekaragaman tumbuhan yang cukup tinggi itu, kata Taufikurahman, sangat membantu bagi kepentingan kuliah, praktikum, serta penelitian bagi sivitas akademis di jurusan Biologi, Farmasi, dan Kimia. Meski begitu, ia mengakui, tumbuhan yang dominan di kampus ITB adalah tumbuhan hias. Ini tak lepas dari ekosistemnya yang pada dasarnya memang ekosistem buatan, yang dirancang untuk menghadirkan estetika di kampus. Tanaman hias yang dominan adalah Lagerstroemia flos-reginae (kembang bungur), Bougenvillea spectabilis (kembang kertas), Congea velutina (kembang kolecer), Pyrostegia venusta (Stepanut), Bauhinia purpurea (kembang kupu-kupu), Elaeocarpus grandflorus (anyang-anyang), dan Codiaeum variegatum (puring).

Soal Bougenvile di gerbang kampus, Taufikurahman menyebutnya Bougenvillea spectabilis (kembang kertas). Ditanam bergerumbul dan masif, tanaman menjalar itu memang membuat tampilan gerbang jadi cantik. Dan sebenarnya ada lagi tanaman menjalar lain yang tak kalah menarik, yakni Stepanut, tumbuhan menjalar yang terlihat di Aula Barat dan Aula Timur ITB. Tanaman ini punya bunga berwarna oranye yang biasanya mekar di bulan Agustus hingga Oktober, atau besamaan dengan masa tahun ajaran baru. Walhasil, jalaran Stepanut itu seolah mengucapkan ''Selamat datang dan selamat berjuang'' kepada para mahasiswa baru.
Institut Teknologi Bandung - ITB
Jl. Ganesha No. 10
Kelurahan Lebakgede
Kecamatan Coblong
Kota Bandung - 40132

Tel: 022-2500935

Website: www.itb.ac.id
Cerita atau paparan Taufikurahman di atas tadi adalah cerita tahun 2008. Sekarang situasinya bisa dipastikan sudah berubah dan ragam tumbuhannya pasti sudah bertambah banyak. Soalnya, di zaman demam ramuan herbal dan kedokteran holistik sekarang ini, ITB ikut sibuk juga memadati area kampus dengan tananam obat, sekaligus untuk menjadikan dirinya green campus. Pada Juni 2010, bekerjasama dengan Matha Thilaar Group, ITB meresmikan kehadiran Taman TOKA (Tanaman Obat Kosmetik dan Aromaterapi), seluas 800 meter persegi, di area Sekolah Farmasi ITB, di antara Gedung Yusuf Panigoro dan Gedung Ahmad Bakrie. Sejak itu, area Taman TOKA terus dikembangkan ke berbagai penjuru kampus.

Ada tanaman di Taman TOKA yang unik? Ternyata ada. Daun Ungu atau Graptophyllum pictum menjadi tanaman yang amat suit dirawat. Memangnya Daun Ungu itu untuk obat apa? Hmmm... dia berkhasiat menyembuhkan wasir dan bisul.
Berada di kota wisata, ITB mau tak mau juga jadi obyek wisata. Setidaknya area Jalan Ganesha di depan gerbangnya biasa di lintasi kuda dan delman sewaan. Kuda-kuda ini biasanya memadati dan mangkal di ujung barat Jalan Ganesha, di gerbang Kebun Binatang Bandung. Selain kuda-kuda yang berkaca mata atau bertutup mata, 'atraksi' lain yang bisa dinikmati adalah mahasiswa bertutup mata. Mereka adalah sebagian mahasiswa baru yang, dalam rangkap opspek, diajak berkeliling kawasan kampus dengan mata tertutup kain hitam.

Selain wisata kuda dan wisata rohani Masjid Salman, ITB juga punya Sabuga, kependekan dari Sasana Budaya Ganesha. Yang satu ini tak lain adalah gedung yang biasa dipakai menggelar konser musik dan pertunjukan akbar.
Tetangga TerdekatKm
Institut Teknologi Bandung, Ganesha, Bandung 0,000
Masjid Salman ITB, Ganesha, Bandung 0,116
Kawasan Nuklir Bandung - Triga 2000 0,670
Balubur Town Square, Bandung 0,684
Cihampelas Walk, Ciwalk, Bandung 0,688
Cihampelas: Dari Sentra Jeans ke Gurita Kagum Hotel 0,702
De Arum Manis Factory Outlet, Cihampelas, Bandung 0,745
Living Plaza, Dago Plaza, Kota Bandung 0,885
DSE Factory Outlet, Juanda, Kota Bandung 0,939
Angkringan Dago, Juanda, Kota Bandung 0,990
Kedai Nyonya Rumah - Trunojoyo 1,146
GKP Telkom, Gedung Kantor Pusat Telkom 1,152
Gereja Kerasulan Baru di Indonesia, Dago, Kota Bandung 1,429
BPR Karyajatnika Sadaya, KK Wastu Kencana, Kota Bandung 1,544
Pepper Lunch, Steak Cepat Saji ala Jepang 1,650
Hotel di Jawa Barat
Hotel Ciputra Cibubur, CitraGran, Kota Bekasi
The Margo Hotel, Kota Depok
Pangrango 2 Hotel, Kota Bogor
Zest Hotel Bogor, Kota Bogor
Amaris Hotel Padjajaran, Kota Bogor
Amaris Hotel Pakuan, Kota Bogor
Hotel Savoy Homann Bidakara, Asia-Afrika, Bandung
Amaris Hotel - Bekasi Barat
Amaroossa Grande Bekasi Hotel
Royal Amaroossa Bogor Hotel
Berita Jawa Barat
Antam Sosialisasikan Penutupan Tambang Emas Pongkor
Pertamina Gelontorkan Rp 15 Miliar Bangun Jalan Pantura Karawang
Peran Bandara Husein Sastranegara Akan Digantikan Bandara Kertajati
Kampus IPDN Jatinangor Terpangkas Tol Cisumdawu
Atap Aula Kantor Bupati Bekasi Ambruk
Sebulan Pasca Diperiksa KPK, Bupati Indramayu Malah dapat Kado dari Mendikbud
Jokowi Kukuhkan 2.139 Praja IPDN di Jatinanggor
Pemkot Bekasi akan Restorasi Kampung Cina
ICMI Akan Buka 400 Toko di Jawa Barat
Pawai 999 Bedug Bakal Ramaikan Malam Takbiran di Purwakarta