Indonesia meets Google Places and Facebook Places
PT Brantas Abipraya (Persero) dan Underpass Cibubur
Jumat, 20 September 2013 18:48:51
photo: che/indoplaces
Underpass Cibubur sudah selesai. Agustus lalu Menteri Pekerjaan Umum sudah menengoknya. September ini rencananya bakal diresmikan. Underpass Cibubur ini tak lain terowongan yang dibuat di bawah jalan tol Jagorawi, di area seberang danau Bumi Perkemahan Cibubur. Kabarnya, ini proyek istimewa yang digarap PT Brantas Abipraya (persero), BUMN konstruksi yang berafiliasi dengan Kementerian PU. Sunggguh istimewa? Katanya begitu: dari segi teknik konstruksi. Yang jelas, bagi para 'penglaju' di kawasan Cibubur, mereka tahu kalau tak jauh dari tempat itu, dari dulu juga sudah ada terowongan di bawah tol Jagorawi. Yang satu dekat exit toll Cimanggis, yang bisa didatangi dari arah Plaza Cibubur. Yang satu di Harjamukti, yang bisa didatangi dari 'gang' di samping Daihatsu Cibubur, di seberang Hanamasa Cibubur.

Ketika Underpass Cibubur mulai dibangun, yang terbayang dibenak banyak orang adalah bakal hadirnya 'jambul terowongan Casablanca' ala Syahrini. Maksudnya, seperti underpass lain di Jakarta --termasuk underpass Cawang dan underpass UKI dekat kantor pusat PT Brantas Abipraya di Jalan DI Panjaitan--, terowongan itu akan berupa terowongan normal: terowongan dengan banyak lajur jalan dan dua arah. Ketika bulan lalu sebagian pagar proyek mulai dibuka, sosok sang terowongan mulai kelihatan. Ternyata, meski ukurannya lebih besar, dia mirip kedua kakaknya tadi: terowongan satu lajur. Bedanya, kalau sang kakak menembus lurus di bawah tanah, sang 'adik baru' digali menyilang miring, menyesuaikan pintu masuk di barat: seberang danau Bumi Perkemahan Cibubur atau outlet Roti Bakar Eddy Cibubur; dan pintu keluar di sisi timur: samping Taman Bunga Wiladatika dan exit toll Cibubur dari arah Bogor. Dengan kata lain, terowongan ini bakal jadi pintu masuk ke tol Jagorawi menuju Jakarta, bagi kendaraan yang datang dari Jalan Trans Yogi atau Jalan Alternatif Cibubur-Cileungsi. Termasuk di antaranya, tentu saja, rombongan Presiden SBY yang biasa menempuk jalur Puri Cikeas, Nagrak, Trans Yogie, Cibubur Junction, lalu Toll Jagorawi.

Panjang terowongan bawah tanah Cibubur itu hanya 93 meter. Terowongan dibuat dengan memasukkan 10 gorong-gorong kotak raksasa sepanjang 9,3 meter, dengan lebar 8 meter dan tinggi 6 meter. Nilai kontrak yang diperoleh PT Brantas Abipraya untuk mengerjakan terowongan itu mirip panjang terowongan: 92 miliar. Orang awam bakal bilang: satu meter terowongan harganya Rp 1 miliar. Tapi sebenarnya tidak begitu. Biaya proyek itu tidak untuk terowongannya saja, melainkan untuk pengerjaan jalur masuk dan keluar terowongan juga. Totalnya, panjang proyek itu satu kilometer lebih dikit: 1.099 meter.
PT Brantas Abipraya (Persero)
Jl. DI Panjaitan Kav. 14
Cawang
Jakarta Timur - 13340,

Tel: 021-8516290
Fax: 021-8516095

Website: www.brantas-abipraya.co.id


Lokasi proyek Underpass Cibubur: http://goo.gl/maps/ONWSP


Link:

Astra Daihatsu Cibubur

Roti Bakar Eddy - Cibubur

Cibubur Junction
Pertengahan Agustus 2013 lalu Menteri PU Djoko Kirmanto sudah menengok proyek pembangunn Underpass Cibubur. Dimulai pembangunannya pada 2012, terowongan di bawah jalan tol Jagorawi ini diniatkan bakal jadi, meminjam judul Detik: Juru Selamat Kemacetan di Transyogi. Istilah itu mungkin terasa lebay: terowongan satu jalur kok mau mengurai kemacetan? Tapi, ya biar sajalah. Yang pasti, pengerjaan terowongan itu kabarnya terbilang kerja hebat. Metode atau teknik yang dipakai namanya 'tunnel box jacking'. Maksudnya? Majalah Media Tren Konstruksi sudah memaparkan teknologi itu Juli silam: Tunnel Box Jacking Underpas Cibubur, Pertama dan Terpanjang di Indonesia.

Dalam bahasa awamnya: terowongan Cibubur itu --agar pembangunannya tidak menggangu lalu lintas tol Jagorawi-- dibuat dengan tidak mengeduk atau membuat galian di atas jalan tol. Semuanya dilakukan dari bawah jalan tol. Caranya, gorong-gorong atau dibuat terlebih dahulu (pracetak), lalu didorong masuk dengan menggunakan dongkrak raksasa, sambil mengorek keluar tanah yang digantikannya.

Gorong-gorong pracetak yang berbentuk kotak memang spesial: panjang 9,3 meter, lebar 9 meter, tinggi 6 meter. Tebal beton samping dan atas 60 cm. Tebal bawah 80 cm. Pembuatannya cukup singkat. Setelah dicetak, 3 hari kemudian gorong-gorong sudah bisa dipindahtempatkan ke jalur dorong di depan calon terowongan. Setelah 7 hari, gorong-gorong itu siap untuk didorong masuk. Berat satu gorong-gorong pracetak yang sudah jadi sekitar 5.700 ton. Untuk mendorongnya masuk dibutuhkan daya dorong sebesar 6.800 ton. Maka, PT Brantas Abiparaya pun menghadirkan 8 dongkrak atau jack hidrolik dari Taiwan yang masing-masing berkekuatan 1.000 ton. Setelah aksi dorong-mendorong selama 3 bulan, terowongan pun rampung. Cerita teknik selengkapnya silakan baca tulisan Tunnel Box Jacking Underpas Cibubur, Pertama dan Terpanjang di Indonesia.

Kini proyek Underpass Cibubur, seperti dibilang Pak Menteri PU, sudah 100 persen selesai. Ia yakin pada bulan September sudah bisa dioperasikan. Namun sebelum itu, akan terlebih dahulu dilakukan uji kelaikan selama sepekan oleh tim gabungan dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Kepolisian. Setelah itu, mungkin perlu waktu untuk melakukan beberapa usulan perbaikan yang bakal datang dari tim gabungan tadi.
Tetangga TerdekatKm
STT Sapta Taruna, Sekolah Tinggi-nya PU 0,058
Patria Park Apartment & Office, Cawang, Jakarta Timur 0,361
Institut Bisnis Nusantara, Gunung Sewu Group 0,363
SD Putra I, Kalimalang, Jakarta Timur 0,508
PT Duta Putera Sumatera, ATPM Truk MAN 0,547
TK Putra I, Kalimalang, Jakarta Timur 0,580
Tamansari Hive Office Park, DI Panjaitan, Jakarta Timur 0,584
Gedung Pertemuan Yayasan Pendidikan Putra, Kalimalang, Jakarta Timur 0,624
PT Waskita Karya Tbk 0,690
PT Hutama Karya 0,732
H Residence MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur 0,751
Tiara Motor, AHASS 7513, Kalimalang, Jakarta Timur 0,758
MTH Square, Cawang, Jakarta Timur 0,939
Bank BRI Unit Panca Warga, Kali Malang, Jakarta Timur 1,078
Kompor Cawang: Pilih Bersumbu atau Disembur Gas 1,208
Hotel di Jakarta
TravellerS Hotel Jakarta, Pangeran Jayakarta
Hotel Tugu Asri, Tanah Abang
Hotel Banyuwangi Sintera, Pasar Baru
Gran Melia Jakarta, Kuningan, Jakarta Selatan
Dafam Teraskita Hotel, Cawang, Jakarta Timur
The Sultan Hotel & Residence, Senayan
Puri Denpasar Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan
Park Hotel, Hotel Pembangunan Perumahan
Hotel Setiabudi, Karet, Setiabudi
Harris Hotel - Tebet
Berita Jakarta
Swiss-Belhotel Kelapa Gading Terbakar, Dua Tewas
Pulogadung Segera jadi Kawasan International Halal Hub
Ganjar: Ahok Janji Gaji Juara MTQ itu Salah Besar
Dishub DKI Siap Kandangkan 3.482 Armada Taksi Online yang Belum Uji KIR
Ahok Janji Gaji Juara MTQ Nasional Asal DKI
Jokowi Rombak Kabinet, Wiranto jadi Menko Polhukkam
KKP akan Kembangkan Pelelangan Ikan Muara Baru
Presiden Apresiasi TNI/Polri Lumpuhkan Kelompok Teroris Santoso
Wapres Hargai Kinerja Satgas Tinombala
Menhub Minta Maaf Jatuhnya Korban Meninggal Saat Mudik