Indonesia meets Google Places and Facebook Places
PT Aneka Tambang Tbk, Tanjung Barat, Jakarta Selatan
Kamis, 20 September 2012 14:25:41
photo: che/indoplaces
Gara-gara krisis Eropa, sejak awal 2012 harga emas gonjang-ganjing. Rugikah BUMN tambang emas PT Aneka Tambang Tbk? Ternyata tidak juga. Angka penjualannya baik-baik saja. Pada kuartal I 2012, penjualannya naik 3 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Atau kongkritnya, berhasil menjual emas seberat 1.783 kg, dengan nilai Rp 911 miliar. Ini sama dengan 37 persen dari total penjualan bersih Antam, sebutan singkat untuk PT Aneka Tambang Tbk. Total penjualan bersihnya sebesar Rp 2,5 triliun.

Penjualan emas hingga akhir semestar I 2012 pun tetap oke: 3.632 kg (3,6 ton), naik 1 persen dari tahun sebelumnya (tahun lalu, dalam setahun Antam menjual sekitar 6 ton emas). Nilai total penjualan emas selama semester I itu mencapai Rp 1,8 triliun, atau 41 persen dari total penjualan Antam semester II 2012 yang tercatat sebesar Rp 4,5 triliun. Angka total yang terakhir ini turun 7 persen dibanding semester I tahun 2011 lalu. Penyebab sudah tentu bukan merosotnya pendapatan dari bisnis emas. Melainkan dinisbatkan kepada menurunnya penjualan feronikel.

Sebagai perusahaan tambang. Aneka Tambang memang tak cuma bermain emas yang dihasilkan tambang emas di Pongkor dan Cibaliung. Ia juga menambang bauksit di Tayan, Kalimantan Barat; batubara di Sarolangun, Jambi; dan nikel di Halmahera Timur.

Mulai tahun 2012 ini, Aneka Tambang mulai merambah bisnis baru. Bisnis apa? Properti. Antam berniat membangun gedung perkantoran modern di area perkantorannya yang sekarang, yang berada di Tanjung Barat, Pasar Minggu, di pinggir tol lingkar luar Jakarta. Bakal dinamai Antam Office Park, peletakan batu pertama proyek pembangunannya sudah dilakukan pada akhir Juni silam.
PT Aneka Tambang Tbk (Persero)

Kantor Pusat
Gedung Aneka Tambang
Jalan Letjen TB Simatupang No. 1
Tanjung Barat
Jakarta Selatan - 12530,

Tel: 021-7891234, 7812635
Fax: 021-7891224

Website: www.antam.com

Link:
Logam Mulia - www.logammulia.com
Dana Pensiun Antam - www.dapen-antam.org
Antam Office Park, atau disebut juga Antam Tower 2, tidak dibangun sendiri oleh PT Aneka Tambang Tbk. Perusahaan yang bakal memilik dan mengelolanya, PT Menara Antam Sejahtera, dibangun sebagai kongsi dari: Dana Pensiun Aneka Tambang 30%, Antam 25%, PT Minerina Bhakti 25%, dan PT Hutama Karya Realtindo 20%. Yang terakhir ini tak lain anak perusahaan BUMN pekerjaan umum PT Hutama Karya.

Gedung perkantoran yang akan disewakan ini, dan juga bakal dihuni sejumlah anak perusahaan, dibangun setinggi 16 lantai. Investasi yang dibenamkan akan mencapai Rp 180 miliar.

Akan laris maniskah gedung perkantoran Antam kelak? Sekilas sih, mungkin biasa-biasa saja. Soalnya, gedung yang sekarang pun sudah lebih dari sepuluh tahun hadir sendirian di sana. Bangunan tinggi terdekat hanyalah Gedung Nestle, yang usianya kurang lebih hampir sama. 'Gedung tinggi' lainnya adalah gedung markas besar PKS, yang berada di sebelah baratnya, berseberangan dengan Gedung Nestle. Bisa sepi dari gedung tinggi lantaran kawasan tersebut dari dulunya memang lebih dominan dipakai sebagai kawasan hunian dan daerah resapan.

Tapi itu cuma pandangan sekilas. Adapun menurut pandangan pengamat dan pemasar properti, proyek perkantoran itu bakal laris manis. Alasannya, kawasan Tanjung Barat bakal jadi primadona perkantoran pada 2014, setelah selama ini gedung perkantoran mengisi sisi barat tol lingkar luar Jakarta di kawasan Lebak Bulus dan Pondok Indah.

Colliers International Indonesia, misalnya, termasuk yang yakin kawasan jalan TB Simatupang bakal tambah padat pada 2014. Pasokan perkantoran di kawasan TB Simatupang pada 2014 bakal bertambah 451.390 meter persegi, dari luas sekarang 780.358 meter persegi. Colliers bahkan menyebut akan terjadi oversupply hingga 70 persen untuk kawasan TB Simatupang.

Selain Aneka Tambang Tower 2, yang bakal punya luas lantai 16.000 meter persegi, masih banyak proyek lain yang juga bakal rampung pada 2014 di sana. Yakni: The Manhattan Square, 37.699 meter persegi; Beltway Office Park Tower B, 9.600 meter persegi; South Quarter Tower 1, 2 dan 3, masing-masing 40.778 meter persegi; Graha Elnusa 2, 40.000 meter persegi; 18 Office Park, 36.627 meter persegi, dan Plaza Oleos, 39.778 meter persegi.
Places TerdekatKm
Universitas Tama Jagakarsa, Tanjung Barat, Jakarta Selatan 0,259
Telkomsel TTC TB Simatupang, Jakarta Selatan 0,438
Kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera 0,597
Kantor DPP Partai Amanat Nasional, Rumah PAN 0,961
PT Siemens Indonesia 1,001
Graha Simatupang, Universitas Gunadarma 1,575
PT Merck Tbk 1,891
RSUD Pasar Rebo 2,157
Susu Bendera, PT Frisian Flag Indonesia 2,405
Ragunan Zoological Gardens 2,540
Hotel TerdekatKm
Hotel Cipta 2 5,376
Hotel Maharani 6,483
The Dharmawangsa Hotel, Jakarta Selatan 6,838
Dafam Teraskita Hotel, Cawang, Jakarta Timur 7,202
Park Hotel, Hotel Pembangunan Perumahan 7,384
Gran Melia Jakarta, Kuningan, Jakarta Selatan 7,616
Puri Denpasar Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan 7,695
The Margo Hotel, Kota Depok 7,827
Losari Blok M2 Hotel, Jakarta Selatan 7,976
The Falatehan Hotel, Jakarta Selatan 8,010
Berita Jakarta
Lorena dan Mercedes-Benz Luncurkan Bus Tingkat Jakarta-Jawa Timur
Muara Angke Bakal Jadi Pelabuhan Pariwisata
Lain dengan Ahok, Djarot Tak Akan Layani Sendiri Aduan Warga
83 Rumah Instan Dibangun di Cilincing
Mendagri: Djarot Gantikan Ahok tanpa Proses Pelantikan
Massa Pendukung Ahok Lakukan Aksi Long March ke Cipinang
Jokowi Angkat Suara soal Vonis 2 Tahun Penjara Ahok
Ahok Ditahan, Djarot Resmi Jabat Plt Gubernur Sore Ini
Ahok Tiba di Rutan Cipinang
Hakim Vonis Ahok Dua Tahun Penjara