Satu Indonesia, Berjuta Placesnya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Gran Malindo Hotel, Kota Bukittinggi

Rabu, 24 April 2019 17:42:13
photo: hotel gan malindo / google sv

Berbintang 2, Gran Malindo Hotel terbilang populer sebagai sarana konvensi atau pertemuan. Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, misalnya, akhir 2018 datang ke hotel di Kota Bukittinggi ini guna menghadiri Rakerwil Asosiasi Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Sumatera Barat yang diikuti 220 perwakilan UPK dari 11 kabupaten se-Sumbar. Februari lalu, Bawaslu Kota Bukittinggi juga menggelar sosialisasi pemilu bagi para wartawan. Yang lebih baru, 27–28 Maret 2019, Dinas Pariwisata Sumbar mengadakan bimtek pengembangan usaha Homestay bagi pengusaha dan wali nagari se-Sumbar.

Tak diketahui seberapa besar daya tampung Aula Gran Malindo Hotel yang dipakai menggelar aneka pertemuan itu. Yang pasti, selain dipakai pertemuan akbar seperti yang didatangi Gubernur Iwan Prayitno, aula ini juga biasa ditawarkan untuk resepsi pernikahan. Yang pasti pula, hotel ini cukup bersahabat dengan berbagai instansi pemerintah, termasuk Bawaslu Kota Bukittingi dan Dinas Pariwisata Sumbar. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Solok pun, yang kantornya berjarak hampir seratus kilometer dari Kota Bukittinggi, pernah menghelat pertemuan 3 hari bagi para pengelola pasar se-Kabupten Solok di Grand Malindo Hotel.

Hadir sejak tahun 2000, dan Direktori Hotel BPS edisi 2006 sudah mencatatnya, Hotel Gran Malindo hanya punya 58 kamar, mulai dari kamar biasa sampai suite. Rinciannya: Superior Room (20 meter persegi, 6 kamar, bertarif Rp 450 ribuan), Deluxe Room (44 kamar, Rp 500 ribuan), Family Room (2 kamar, Rp 750 ribuan), Suite Room (25 meter persegi, 4 kamar, Rp 650 ribuan), dan Malindo Suite Room (2 kamar, Rp 900 ribuan). Meki kamarnya terbilang sedikit, hotel 3 lantai ini terlihat besar dan punya area parkir dan halaman dalam yang lapang. Tamu hotel ini, menurut GM Hotel Gran Malindo Agus Sasimintarso, 50 persen tamu domestik dan 50 pesen lagi tamu asing. Tamu domestik didominasi orang-orang dari Riau, Jambi, dan Palembang. Sedangkan tamu asing didominasi wisatawan asal Malaysia. Mengapa Malaysia? Mungkin ada kaitannya dengan nama sang hotel, yang dalam istilah umum jadi singkatan Malaysia-Indonesia.

Peta & Citra Satelit

Hotel Bukittinggi

Gran Malindo Hotel
Jl. Panorama No.30
Kelurahan Kayu Kubu
Kecamatan Guguk Panjang
Kota Bukittinggi
Sumatera Barat

Tel: 0752-625823, 625824
Fax: 0752-62479

Website: http://hotelgranmalindo.com