Satu Indonesia, Berjuta-juta Places-nya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

The Jayakarta SP Jakarta Hotel & Spa, Hayam Wuruk, Jakarta Barat

Sabtu, 05 Agustus 2017 21:50:59
photo: the jayakarta sp jakarta / google street view

PT Pudjiadi & Sons Tbk, pemilik The Jayakarta SP Jakarta Hotel & Spa, rugi Rp 3,6 miliar tahun 2016. Padahal tahun sebelumnya perusahaan publik ini mengantongi laba Rp 16,4 miliar. The Jayakarta SP Jakarta Hotel & Spa tak laku? Bukan. Perusahaan milik The Jayakarta Group ini rugi karena hotelnya yang lain, The Jayakarta Anyer Hotel, di kawasan Anyer, Kabupaten Serang, terpaksa tutup sejak Juli 2016 karena dihantam banjir bandang. Adapun hotel yang di Jakarta terbilang oke. Pendapatan kamar hotelnya naik dari Rp 16,4 miliar pada 2015 menjadi Rp 17,0 miliar pada 2016.

Kenaikan pendapatan sekitar Rp 575 juta tadi, seperti sudah disebut, adalah kenaikan pendapatan kamar hotel. Adapun pendapatan keseluruhan sang hotel pada 2016 turun Rp 515,7 juta, dari Rp 36,4 miliar pada 2015, menjadi Rp 35,9 miliar pada 2016. Kenapa bisa turun? Pendapatan totalnya turun karena pendapatan usaha makanan dan minum di The Jayakarta SP Jakarta Hotel & Spa turun sekitar Rp 1 miliar dari Rp 11,3 miliar pada 20015 menjadi Rp 10,3 miliar pada 2016. Mengapa usaha makanan dan minuman sang hotel menuru, PT Pudjiadi & Sons Tbk tak banyak cerita pada laporan tahunan 2016-nya.

PT Pudjiadi & Sons Tbk, dan juga PT Pudjiadi Prestige Tbk, merupakan dua perusahaan populer di lingkungan The Jayakarta Group, kelompok usaha yang didirikan oleh Sjukur Pudjiadi pada 1952. PT Pudjiadi & Sons Tbk, yang didirikan pada 1970, bermain di bisnis hotel. Adiknya, PT Pudjiadi Prestige Tbk, yang lahir pada 1980, berbisnis sebagai pengembang properti, terutama apartemen dan real estate. Nama sang group, The Jayakarta Group, boleh jadi diambil dari nama hotel pertama yang dibangun PT Pudjiadi & Sons Tbk, yang sekarang menjadi The Jayakarta SP Jakarta Hotel & Spa.

Hotel di 'kawasan Glodok' ini dibangun atas imbauan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin. Pembangunannya dimulai pada 1970 dan bisa mulai beroperasi pada 17 Desember 1972. Waktu itu sosoknya berupa hotel 4 lantai dengan 52 kamar. Nama Jayakarta Hotel tentu saja diambil dari nama lama Jakarta dan juga dari nama Pangeran Jayakarta. Tak cuma hotel, di sana dihadirkan pula perkantoran, supermarket, dan bioskop. Sekarang, area non-hotel yang berada di tepian Jalan Hayam Wuruk ini dikenal dengan nama Jayakarta Plaza, yang jadi milik PT Pudjiadi Prestige Tbk.

Jayakarta Hotel ternyata terbilang laris. Maka, pada periode 1977-1978 hotel itu dibongkar habis dan dibangun ulang menjadi hotel setinggi 21 lantai: hotel tertinggi di masanya. Jumlah kamarnya sama dengan yang sekarang: 334 kamar. Agar lebih keren, nama sang hotel lantas diubah menjadi Jayakarta Tower Hotel. Ketika Indonesia berulang tahun ke-50, 17 Agustus 1995, Presiden Soeharto mengeluarkan imbauan agar nama-nama asing di Indonesia-kan. Nama sang hotel pun di Indonesia-kan menjadi Hotel Jayakarta Jakarta. Kata 'Jakarta' perlu disematkan karena sang pemilik sudah menebar hotelnya ke banyak kota. Di Bandung, misalnya, pada 10 Maret 1994 hadir Jayakarta Suites Hotel. Karena aturan tadi, namanya ditukar jadi Hotel Jayakarta Bandung pada 1995. Presiden Soeharto, pada 6 Desember 1995, menyempatkan diri melakukan grand opening Hotel Jayakarta Bandung.

Setelah Soeharto lengser, The Jayakarta Group kembali senang bahasa Inggris. Nama berbagai hotelnya ingin diseragamkan dengan sebutan ''The Jayakarta''. Maka pada 2003, Hotel Jayakarta Jakarta berganti nama menjadi The Jayakarta Jakarta Hotel & Spa. Belakangan, namanya ditambahi kata SP menjadi The Jayakarta SP Jakarta Hotel & Spa. Apa maknanya? Entahlah. Mungkin singkatan itu dipetik dari nama pendiri The Jayakarta Group: Sjukur Pudjiadi. Adapun sang pemilik sudah jauh awal ketambahan kata Tbk (terbuka), menjadi PT Pudjiadi & Sons Tbk, setelah go public pada 8 Maret 1990. Sebagaimana sang adik, PT Pudjiadi Prestige Tbk, yang jadi pemegang saham mayoritas perusahaan publik ini adalah PT Istana Kuta Ratu Prestige.

Semua hotel bermerek 'The Jayakarta' dikelola salah satu anak perusahaannya: PT Jayakarta Inti Manajemen, alias The Jayakarta Hotels & Resorts. Selain mengelola dan memasarkan hotel berlabel 'The Jayakarta' yang berkelas bintang 4 ke atas, perusahaan ini juga mulai menangani hotel budget dengan nama 'J Hotel'. Perusahaan ini mulai Mei 2013 mengembangan The Jayakarta Club; program membership bagi para tamu dan pelanggan hotel The Jayakarta maupun The J Hotel.

Hotel berlabel 'The Jayakarta' yang sekarang dimiliki langsung PT Pudjiadi & Sons Tbk adalah The Jayakarta Jakarta SP Hotel & Spa, The Jayakarta Hotel Bandung, The Jayakarta Hotel Anyer dan The Jayakarta Hotel Cisarua. Hotel 'The Jayakarta' lainnya dimilik bersama dengan PT Pudjiadi Prestige Tbk via PT Hotel Juwara Warga: The Jayakarta Hotel Bali, The Jayakarta Hotel Lombok, The Jayakarta Hotel Yogyakarta. Adapula The Jayakarta Komodo Flores, yang dimilik lewat anak perusahaan yang lain lagi.

Tak seperti umumnya hotel sekarang yang gemar memasang label 'Convention Center' pada namanya, The Jayakakarta SP Jakarta Hotel & Spa tampil beda dengan memasang kata 'Spa' pada hotel-hotelnya. Tenyata Spa-nya, sang pemilik tak banyak cerita di laporan tahunannya. Tapi soal fasilitas konvensi, meski punya banyak ruang pertemuan, ukuran ruangnya tak terlalu besar. The Jayakarta Ballroom, yang terbesar, hanya berukuran 2149 meter, hanya bisa mengakomodasi 500 orang. Begitu juga dengan Aula Fatahillah. Ruang pertemuan lainya dalah Teras Marbela, Bella Vista Conference Room (5 unit) dan Sunda Meeting Room (3 unit).

Adapun kamar hotelnya --yang tingkat hunian pada 2016 turun 0,01 persen menjadi 47,70 persen, dari semula 48,81 persen pada 2015-- lumayan beragam kelasnya. 334 kamar yang tersedia dipilah menjadi: 63 kamar Standard, 119 kamar Deluxe (luas 32 meter persegi), 43 kamar Business Executive (34 meter persegi), 24 kamar Family (36 meter persegi), 72 kamar Executive Club atau Executive Deluxe (61 meter persegi), 9 Junior Suite atau Executive Club Suite (102 meter persegi, di lantai 10 dan 11), dan 2 Jayakarta Suite atau Presidential Suite (173 meter persegi, 3 kamar tidur, di lantai 8 dan 9).

Peta & Citra Satelit

Hotel Mangga Besar

The Jayakarta SP Jakarta Hotel & Spa
Jl. Hayam Wuruk 126
Kelurahan Mangga Besar
Kecamatan Taman Sari
Jakarta Barat
DKI Jakarta


Tel: 021-6496760, 6294408
Fax: 021-6293000, 6295000

Website:
Jayakarta Hotels and Resorts - PT Jayakarta Inti Manajemen - www.jayakartahotelsresorts.com
Jayakarta Club - www.jayakartaclub.com

Link:
PT Pudjiadi Prestige Tbk - www.pudjiadiprestige.com