Satu Indonesia, Berjuta Placesnya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Platinum Hotel, Kota Palopo

Minggu, 05 Mei 2019 23:28:03
photo: platinum hotel / google sv

Platinum Hotel kerap disebut hotel terbesar di Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Pemiliknya pun disebut sebagai calon kepala daerah paling kaya di Sulawesi Selatan. Sang pemilik tak lain adalah Andi Ikhzan Abdul Mutthalib, pak kyai yang biasa dipanggil Buya Andi Ikhzan. Besar kekayaannya bisa disimak lewat LHKPN yang disampaikan ke KPU, dalam rangka pencalonannya sebagai calon walikota Palopo pada Pilkada Serentak 2018. Ia tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp 205 miliar. Lebih kaya dari calon gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Halid, yang kekayaannya hanya Rp 167 miliar.

Kekayaan Andi Ikhsan Abdul Muthalib juga jelas-jelas lebih tinggi dari pesaingnya, Judas Amir, Walikota Palopo yang ikut pilwako lagi. Pak Walikota hanya punya kekayaan Rp 11,7 miliar. Berhasilkah Buya jadi walikota Palopo? Ternyata sudah kalah di tahap awal. Maju sebagai calon walikota dari jalur independen, ia tak lolos seleksi KPU. Yang akhirnya menang dan sudah dilantik pada 26 September 2018 adalah Walikota Judas Amir.

Ketika ditanya dari mana ia memperoleh kekayaan, Buya Andi Ikhsan bilang kalau dia memang punya banyak harta bergerak dan tak bergerak. Salah satu asetnya yang nyata adalah Pasar Niaga Palopo. Beberapa tahun lalu, sesuai keputusan Mahkamah Agung, ia mendapatkan ganti rugi senilai Rp 38 miliar dari Pemerintah Kota Palopo (Walikota Judas Amir) karena mengklaim lahan pasar sebagai milik pemkot. Itu baru dari lahannya. Dari bangunan ruko yang ada Pasar Niaga Palopo ada pemasukan lagi. Kalau dijual, satu ruko harganya bisa Rp 1,5 miliar, sementara di sana ada ratusan ruko.

Pendapatan lain lagi? Selain hasil dari pendapatan sebagai da'i semasih di Jakarta (ia dibayar Rp 5 juta sekali ceramah), Buya menyebut pula asetnya yang lain, yakni Platinum Hotel, hotel yang dikenal sebagai hotel terbesar di Palopo. Hoter terbesar? Silakan cek 'n ricek ke Sandiaga Uno. Cawapres ini, di musim kampanye lalu, 1 April 2019, datang ke Kota Palopo dan menginap di Hotel Platinum. Di hotel, selain menginap, ia juga mengadakan jumpa pers di hotel. Dan kedatangannya membuat Platinum Hotel diserbu ribuan pendukung yang ingin bertemu cawapres. Adapun agenda utama Sandiaga Uno adalah kampanye akbar di Stadion Lagaligo.

Berapa banyak kamar di 'hotel terbesar' di Kota Palopo ini? Ternyata tidak banyak. Dibangun pada 2010, bangunan 2 lantainya hanya bisa menghadirkan 32 kamar saja, yang dibagi menjadi 4 kelas: Standard Room, Superior Twin Room, Junior Suite, dan Platinum Suite. Hotel milik Buya atau Kyai ini punya syarat khusus bagi tamu yang menginap? Tentu saja. Meski tidak menyebut diri sebagai hotel syariah, Platinum Hotel --yang huruf NU pada namanya diberi akses kotak-- hanya membolehkan pasangan muhrim yang menginap secara berpasangan. Berapa tarifnya? Berbagai website reservasi hotel 'malu-malu' menampilkan tarifnya. Tapi kalau mau menengok tarifnya di malam tahun baru 2015, yang tidak naik dari tarif hari biasa, tarifnya berkisar antara Rp 400 ribu untuk kamar standard, hingga Rp 1,5 juta untuk Platinum Suite.

Peta & Citra Satelit

Hotel Palopo

Platinum Hotel
Jl. Andi Djemma No. 86 (Jl. Andi Makkulau No. 86)
Kelurahan Batupasi
Kecamatan Wara Utara
Kota Palopo
Sulawesi Selatan

Tel: 0471-21467