Indonesia meets Google Places and Facebook Places
Pangrango 2 Hotel, Kota Bogor
Senin, 13 Juli 2015 18:32:43
photo: che/indoplaces
Pertengahan Juni 2015 lalu, Dispenda Kota Bogor sibuk memasang stiker besar 'Obyek Pajak dalam Pengawasan' di sejumlah hotel dan restoran di kota Bogor. Yang kebagian ditempili stiker itu antara lain Hotel Pangrango 2, Hotel Pajajaran Suite Bogor Nirwana Residence, dan Restoran Gumati. Adapun makna kongkrit dari stiker itu adalah sang pengelola obyek pajak sudah memungut pajak dari konsumen, tapi hasil pungutan pajaknya belum disetorkan ke Dispenda Kota Bogor.

''Hari ini kita melakukan pemasangan stiker di beberapa hotel dan restoran. Sifatnya memberitahukan kepada pengelola bahwa pajak hotel dan restoran adalah pajak yang dipungut oleh pengusaha dan harus dibayarkan ke Dispenda,'' kata Kabid Penetapan Dispenda Kota Bogor Lia Kania Dewi. Berapa nilai tunggakan pajak hotel dan restoran di Kota Bogor, sampai obyek pajaknya harus ditempeli stiker besar yang tak enak dilihat itu? Ternyata nilainya tak terlalu fantastis. Per April 2015, Dispenda mencatat tunggakan pajak hotel sebesar Rp 388 juta, sementara restoran sebesar Rp 98 juta. Khusus Hotel Pangrango 2, pada 2006, akibat lesunya bisnis perhotelan, hotel ini juga pernah menunggak pembayaran PBB.

Hotel Pangrango 2, yang ikut ditempeli stiker, bukanlah hotel baru. Hotel berbintang 3 ini sudah hadir sejak 1996. Kamar hotelnya yang berjumlah 97, secara keseluruhan punya 168 tempat tidur. Hotel yang didirikan pasangan Muhammad Torik dan Aminah Torik ini lebih ramai di hari biasa ketimbang di hari libur. Penyebabnya tak lain, dan sudah menjadi rahasia umum, hotel di Kota Bogor tumbuh dan berkembang berkat kesibukan aparat pemerintah berlokakarya dan berdiklat di Kota Bogor.

Sejak 2005, pengelolaan Hotel Pangrango 2 diserahkan kepada salah seorang putranya, Paul Torik. Sebagai Dirut Pangrango Hotel Group, ia bertanggung jawab juga atas pengelolaan dua Hotel Pangrango lainnya: Pangrango I (73 kamar), juga di Jalan Pajajaran; dan Pangrango III (30) kamar, di jalan Pangrango, kawasan di belakang barat Jalan Pajajaran.
Hotel Pangrango 2
Jl. Raya Pajajaran No. 32
Kecamatan Bogor Utara
Kota Bogor
Jawa Barat

Tel: 0251-321482
Fax. 0251-377750
Selain mengelola hotel, Paul Torik juga dikenal sebagai pemilik RM Lombok di Jalan Cassablanca, Jakarta Selatan, dan RM Lombok di Jalan Gatot Subroto, Solo. Restoran yang dibuka pada 2007 itu omsetnya mencapai miliaran. Di Kota Bogor sendiri, sebelum mengelola hotel, ia juga membuka usaha jual-beli mobil: Pangrango Auto Showroom.

Soal rencana pengembangan hotelnya, Paul Torik bilang takkan ada penambahan hotel baru. Yang ingin ia lakukan adalah mengembangkan Hotel Pangrango Group agar semua hotel minimal punya 100 kamar.