Satu Indonesia, Berjuta-juta Places-nya
//EMPTY DIV!!
//EMPTY DIV!!

Banten

  • de Latinos, BSD City, Serpong

    Kamis, 09 Februari 2012 19:47:19
    Dulu namanya kota mandiri Bumi Serpong Damai. Sekarang, atau semenjak diambil alih grup Sinar Mas pada 2003 dari grup Ciputra, kota mandiri seluas 6.000 hektar itu berganti nama jadi BSD City. Salah satu kawasan hunian kelas real estate di kota mandiri BSD City adalah de Latinos, yang masuk ke dalam area Sektor X, atau berada di sisi timur 'pusat kota' BSD City. Perumahan di dalam de Latinos tersebar di beberapa cluster yang memakai nama bernuansa latin. Antara lain cluster Bahamas, Carribean Islands, Mexicano, Centro Havana, Santiago, The Rio, Vintage, dan Virgin I...
  • Masjid Jami Al-Hidayah, Rawa Buntu, Serpong

    Kamis, 09 Februari 2012 19:18:26
    Masjid Jami Al-Hidayah bertetangga baik dengan Perumahan De Latinos di BSD City Sektor X. Biasanya, jika Lebaran Haji tiba, warga De Latinos menggelar sholat Idul Adha di halamanan ruko De Latinos. Tapi giliran potong-memotong hewan kurban, semua kambing dan sapi diserahkan pengurusan dan pembagiannya ke Masjid Jami Al-Hidayah, yang berada di seberang Jalan. Masjid jami bermenara kembar dan berdinding luar marmer ini masih terlihat fresh, seperti baru di renovasi, dan masih belum berpagar. Di dominasi warna putih dan garis hijau, masjid ini tak terlalu besar. Ukurannya...
  • STIKES Banten, Rawa Buntu, Serpong

    Kamis, 09 Februari 2012 18:30:13
    Namanya Sekolah Tinggi Kesehatan Banten (Stikes Banten). Tapi lokasi berada jauh dari yang namanya Banten, meski masih masuk juga ke Provinsi Banten. Stikes ini berada di dekat BSD City, tepatnya di Jalan Rawa Buntu, atau Jalan Buaran ala Google, Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Provinsi Banten. Lebih tepatnya lagi, di samping stasiun kereta api Rawa Buntu, dekat dengan jalan Tol BSD Serpong. STIKES Banten sudah berdiri sejak 2003. Program yang digelarnya: S1 Keperawatan, S1 Kesehatan Masyarakat, D3 Manajemen Rumah Sakit, dan D3 Kebidanan. Gedung kampus S...
  • Kawasan Nuklir Serpong - RSG GA Siwabessy

    Senin, 28 Maret 2011 17:18:08
    Reaktor Serbaguna Gerrit Augustinus Siwabessy merupakan reaktor terbesar dan yang paling sungguh-sungguh kereaktorannya, serta banyak instalasinya. Reaktor ini berada di Puspiptek Serpong atau yang menurut leaflet Batan disebut sebagai Kawasan Nuklir Serpong. Tak lagi memakai reaktor buatan AS, reaktor Siwabessy didesain dan dibangun oleh Interatom GmbH, dari Republik Federasi Jerman. Adapun bangun fisik di atas area seluas 25 hektarnya dikerjakan oleh PT Waskita Karya (persero). Reaktor serba guna berdaya 30 MW ini mulai dibangun pada 1983. Presiden Suharto meresmi...
  • Gedung 600, PT Angkasa Pura II

    Jumat, 18 Maret 2011 20:29:53
    Gedung 600 namanya. Gedung di tengah area Bandara Soekarno-Hatta ini jadi kantor pusat PT Angkasa Pura II (persero), BUMN yang mengelola Bandara Soekarno-Hatta. Gedung ini pembangunanya dikerjakan oleh PT Waskita Karya (persero) pada 1999-2001. PT Angkasa Pura II sendiri lahir pada 13 Agustus 1984, dengan nama Perum Pelabuhan Udara Jakarta Cengkareng. Perusahaan ini ditugasi mengelola dan mengusahakan Bandara Internasional Soekarno Hatta dan Bandara Halim Perdana Kusuma. Tahun 1986, namanya diubah menjadi Perum Angkasa Pura II. Dan baru pada 2 Januari 1993 statusnya...
  • Menara 501 - UBP Kargo Bandara Soekarno-Hatta

    Jumat, 18 Maret 2011 18:44:28
    Istilah di bandara memang macam-macam. Di area kargo Bandara Soekarno ada gedung yang berlabel 501 - UBP Kargo. Apa artinya? Kalau coba googling 'UBP Kargo', yang ketemu cuma kantor-kantor perusahaan kargo dan logistik swasta yang beralamat di Gedung atau Menara UBP Kargo. Tapi kalau kepajangannya dipakai, Unit Bisnis Pelayanan Kargo, barulah ketahuan apa sebenarnya bisnis yang dilaukan UBP Kargo itu. Unit Bisnis Pelayanan Kargo atau UBP Kargo ini tak lain unit bisnis PT Angkasa Pura II (persero), perusahaan pengelola Bandara Soekarno-Hatta. Sesuai namanya, unit ini...
  • Gapura Cargo, PT Gapura Angkasa

    Jumat, 18 Maret 2011 16:42:43
    Gapura Cargo merupakan unit bisnis PT Gapura Angkasa, perusahaan patungan antara PT Garuda Indonesia dengan dua BUMN pengelola bandara: PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II. Di Bandara Soekarno-Hatta, Gapura Cargo memiliki setidaknya dua warehouse di area Gudang 510. Yang satu terjepit di antara gudang Garuda Cargo dan kantor pabean. Yang satu lagi di antara gudang lain milik Garuda Cargo. Bisnis kargo hanya salah satu bisnis PT Gapura Angkasa. Pada intinya, perusahaan ini menangani segala urusan ground handling di Bandara Soekarno-Hatta dan banyak bandar...
  • Garuda Cargo di Gudang 510

    Jumat, 18 Maret 2011 16:05:57
    Gudang 510 merupakan kawasan gudang kargo yang berada dekat landasan pacu Bandara Soekarno Hatta. Info di website Bandara Soekarno-Hatta menyebut Garuda Indonesia tercatat sebagai pemilik gudang terbesar di area Gudang 510: 8.467 meter persegi. Jauh lebih besar dari PT Gapura Angkasa yang 4.233 meter persegi, atau DHL yang hanya 2.011 meter persegi. Gudang kargo ini dikelola 'Garuda Cargo', salah satu unit bisnis strategis PT Garuda Indonesia. Menurut Garuda Cargo, area gudangnya di 510 mencapai 11 ribu meter persegi. Ditambah gudang atau warehouse lain di area Gu...
  • Republic Express, RPX, dan FedEx

    Jumat, 18 Maret 2011 15:22:57
    Republic Express Airlines. Kalau disingkat jadi RPX. Perusahaan kargo udara dan logistik ini milik PT Republik Express (RPX Group). Menurut catatan Kementerian Perhubungan, RPX punya 3 pesawat kargo Boeing 737-200. Menyertai pesawat kargonya, RPX punya gudang tersendiri di kawasan kargo Bandara Soekarno-Hatta. Gudangnya diapit gudang DHL dan gudang Garuda Indonesia. Selain mengelola muatan kargo milik sendiri, RPX juga menjadi perwakilan FedEex (Federal Express), perusahaan kargo asal AS. Ini karena FedEx hanya punya izin mengirim barang sampai ke Bandara Soekarno-H...
  • Kantor Tukar Pos Udara, Bandara Soekarno-Hatta

    Jumat, 18 Maret 2011 14:13:19
    Sebuah kardus terbungkus plastik putih ukuran 60 x 20 cm tak berhasil dibaca scanner sinar-x yang dipakai petugas Kantor Tukar Pos Udara di Bandara Soekarno-Hatta. Karena curiga, paket seberat 2,4 kg itu pun lantas dibuka. Ternyata, isinya dua pucuk pistol merk Pietro Bareta Kaliber 45 mm buatan Amerika Serikat, berikut dua magazennya. Temuan pada September 2009 itu lantas dilaporkan ke Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta untuk ditindaklanjuti. Berbagai barang memang setiap hari melintas di Kantor Tukar Pos Udara milik PT Pos Indonesia, yang berada tepat disamping l...